Anggota DPR Minta PLN Transparan soal Subsidi ke Pelanggan 450 VA dan 900 VA

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 21 April 2025
Anggota DPR Minta PLN Transparan soal Subsidi ke Pelanggan 450 VA dan 900 VA

PLN. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi VI DPR RI Asep Wahyuwijaya meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero dapat mengedepankan transparansi.

Menurutnya, transparansi oleh PLN mutlak diperlukan lantaran ada gelontoran uang rakyat dalam bentuk anggaran subsidi dan kompensasi.

Hal tersebut disampaikannya menanggapi banyaknya keluhan dari masyarakat soal membengkaknya tagihan listrik. Membengkaknya tagihan listrik disebabkan selesainya program diskon tarif listrik bagi pelanggan rumah tangga dengan daya 2.200 VA ke bawah pada 1 Maret 2025.

“Saya kira transparansi tetap harus dilakukan tetapi bukan karena gara-gara soal diskon tarif ini. Diskon ini kan hanya menyasar beberapa golongan pelanggan saja sehingga bisa juga jadi tak seberapa angkanya,” kata Asep kepada wartawan di Jakarta, Senin,(21/4).

Legislator Nasdem ini mengingatkan, pada tahun 2024 PLN telah menerima anggaran subsidi sekitar hampir Rp 70 triliun. Sementara pada tahun 2025, anggaran subsidi yang dialokasikan kepada PLN jauh lebih besar karena hampir Rp 90 triliun.

Baca juga:

Tagihan Listrik Melonjak Setelah Diskon Berakhir, DPR Desak PLN Segera Dievaluasi

Asep mempertanyakan, apakah penerima subsidi listrik kelompok masyarakat pelanggan daya 450 VA dan 900 VA yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) valid dan sesuai.

“Pertanyaan, apakah DTKS kita valid? Kedua, andai data pelanggan yang terdaftar dalam DTKS tersebut valid, apakah betul anggaran subsidi yang diberikan oleh negara kepada PLN itu sepenuhnya terserap oleh mereka?” ujar Asep.

Ia menekankan, transparansi PLN bisa dimulai dari urusan subsidi yang tepat sasaran atau tidak. Apabila subsidi tak tepat sasaran, kata Asep, maka telah terjadi inefisiensi.

“Kalau dari sisi rezim keuangan negara bisa dikategorikan penyimpangan yang bisa mengarah pada korupsi jika ternyata digunakan untuk keperluan yang tak sepatutnya,” imbuhnya.

Dengan kondisi demikian, ia berharap, transparansi PLN bisa dilakukan secara komprehensif dan tidak parsial. Asep pun menegaskan transparansi PLN berkaitan erat untuk akselerasi Danantara ke depan.

“Semestinya berangkat dari kondisi yang lebih komprehensif, tidak parsial, apalagi ke depan pun kita memerlukan anggaran yang tidak sedikit untuk keperluan Danantara mengakselerasi dunia industri dan pertumbuhan ekonomi kita kan?,” tutupnya. (Pon)

#DPR RI #Subsidi Listrik #PLN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla Berbulan-bulan, DPR Desak Pemerintah Pertimbangkan Bantuan Singapura
Penerimaan bantuan luar negeri bukan berarti Indonesia tidak memiliki kemampuan.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Karhutla Berbulan-bulan, DPR Desak Pemerintah Pertimbangkan Bantuan Singapura
Indonesia
Buntut Pemadaman di Batam, Pemerintah Evaluasi Rencana Cadangan PLN Saat Blackout
nantara akan melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan jajaran PLN untuk menyusun usulan transformasi yang akan disampaikan kepada Presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Buntut Pemadaman di Batam, Pemerintah Evaluasi Rencana Cadangan PLN Saat Blackout
Indonesia
Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara
Penanganan bencana tidak cukup hanya mengandalkan koordinasi dan pernyataan resmi.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara
Indonesia
Rekam Jejak Suroso Isnandar, Mantan Teknisi Listrik yang Kini Jadi Bos PLN
Penunjukan Suroso Isnandar membawa angin segar bagi industri ketenagalistrikan nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Rekam Jejak Suroso Isnandar, Mantan Teknisi Listrik yang Kini Jadi Bos PLN
Indonesia
Profil Suroso Isnandar, Direktur Utama Baru PLN yang Bergelar Doktor ITB
Suroso Isnandar resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero), menggantikan Darmawan Prasodjo. Berikut profilnya.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
Profil Suroso Isnandar, Direktur Utama Baru PLN yang Bergelar Doktor ITB
Indonesia
Darmawan Prasodjo Dicopot dari Dirut PLN, Suroso Isnandar Jadi Pengganti Sementara
Suroso Isnandar kini menjadi Dirut baru PLN. Ia menggantikan Darmawan Prasodjo yang dicopot dari jabatannya, Rabu (14/10).
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Darmawan Prasodjo Dicopot dari Dirut PLN, Suroso Isnandar Jadi Pengganti Sementara
Indonesia
Apa Penyebab Blackout di Batam? Bahlil Singgung Petir dan Gangguan Teknis
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkap penyebab blackout di Batam. Ia menyinggung gangguan petir hingga teknis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Apa Penyebab Blackout di Batam? Bahlil Singgung Petir dan Gangguan Teknis
Indonesia
PLN Batam Bantah Isu Blackout Sengaja Direncanakan 3 Hari, Listrik Dijatah 6 Jam
PT PLN Batam pastikan isu pemadaman listrik terencana 3 hari dan nyala 6 jam adalah hoaks. Simak klarifikasi resmi dan imbauan kanal resminya!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
PLN Batam Bantah Isu Blackout Sengaja Direncanakan 3 Hari, Listrik Dijatah 6 Jam
Indonesia
Batam Alami Pemadaman Listrik, Menteri ESDM: Nanti Saya Cek
Manajer Komunikasi PLN Batam Yoga Perdana Sulastama mengatakan bahwa prioritas utama PLN Batam yakni melakukan pemulihan sistem terlebih dahulu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Batam Alami Pemadaman Listrik, Menteri ESDM: Nanti Saya Cek
Indonesia
Batam Blackout, Bandara Internasional Hang Nadim Gelap Gulita Saat Jam Sibuk
Pemadaman listrik massal alias Batam blackout melumpuhkan Bandara Hang Nadim dan area Kepri sejak pukul 06.30 WIB. Cek situasi terkini dan penyebabnya!
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
Batam Blackout, Bandara Internasional Hang Nadim Gelap Gulita Saat Jam Sibuk
Bagikan