Aneh Tapi Nyata, Coba Cara Ini Untuk Atasi Insomnia

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 16 Februari 2020
Aneh Tapi Nyata, Coba Cara Ini Untuk Atasi Insomnia

Cara mudah untuk membantu tidur saat insomnia (Foto: pexels/Bruce Mars)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIDAK bisa tidur terus menerus atau insomnia bisa diatasi dengan mengonsmsi makanan bergizi. Namun, ketika itu tidak membantu, jangan putus asa. Apalagi kalau kamu sampai menggunakan obat tidur demi bisa terlelap.

Masih ada beragam cara yang bisa digunakan untuk mencoba tidur seperti menghitung domba, minum susu hangat, atau membaca buku sebelum tidur.

Baca juga:

Ini Perbedaan Insomnia dengan Hipersomnia

Kasus insomnia dialami oleh hampir semua orang di dunia. Survei yang dilakukan Crampex pada 2017 menyebutkan setidaknya ada 86% orang Inggris mengalami masalah pada tidurnya.

Mengutip beberapa sumber, ada berbagai cara yang bisa dicoba untuk mendapatkan tidur yang lebih baik, meskipun cara tersebut tergolong aneh seperti berikut ini:

1. Bernapas lewat lubang hidung kiri

Tidur dengan hidup tertutup merupakan salah satu bagian dari yoga dan berguna untuk membantu tidur (Foto: pexels/Ivan Oboleninov)

Terasa aneh tapi sebenarnya ini adalah salah satu bagian dari yoga yang bisa menurunkan tekanan darah, sehingga kamu bisa lebih tenang. Tidurlah ke arah kiri dan letakkan jari di lubang hidung kanan lalu mulailah bernapas perlahan.

2. Putar bola mata

Memutar bola mata dapat memicu mata jadi lelah dan ngantuk (Foto: Pexels/victoria Borodinova)

Cara ini dipercaya dapat membuat seseorang merasa ngantuk karena bola mata yang berputar dapat merangsang hormon tidur, melatonin. sehingga bisa cepat membuat ngantuk serta lelah. Menurut Sammy Margo pada bukunya The Good Sleep Guide, cara ini dapat membuat ngantuk dan lelah.

3. Tekuk jari kaki

Tekuk jari kaki dipercaya bisa untuk menenangkan hati dan pikiran (Foto: pexels/Barry Plott)

Berbaringlah dengan posisi terlentang dan kaki menghadap ke atas, lalu tekuk jari kaki dengan perlahan dan tahan beberapa detik. Ulangi beberapa kali sampai dirasa sudah cukup rileks dan tenang lalu cobalah untuk tidur.

Baca juga:

Tak Ingin Insomnia? Hindari Makanan Berikut

4. Sembunyikan jam

Sembunyikan jam agar tidak cemas memikirkan sudah jam berapa (Foto: pexels_Acharaporn Kamornboonyarush)

Saat tak bisa tidur kita pasti cemas karena melihat jam yang menunjukkan waktu sudah melebihi tengah malam. Namun, semakin merasa cemas kamu akan sulit tidur. Untuk mengatasi hal itu, maka sembunyikan jam yang membuat kita jadi stres dan cemas.

5. Hitung mundur

Cobalah untuk menghitung mundur agar otak lelah dan mengantuk (Foto: pexels/Mike)

Cara ini merupakan cara lama untuk tidur. Cobalah menghitung secara terbalik dari angka terbesar ke kecil karena membuat otak jadi lelah, kamu pun akan terlelap.

Aneh kan caranya? Tapi jangan sepelekan, cara di atas bisa bikin kamu gampang tidur lho! (lio)

Baca juga:

Bantu Atasi Insomnia, 4 Minuman Pemicu Rasa Kantuk

#Tidur #Tips Tidur #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan