Lebaran 2019

Ancaman Bom Jelang Lebaran, Polri: Walau Pelakunya Amatir, Kami Tidak Underestimate

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 04 Juni 2019
 Ancaman Bom Jelang Lebaran, Polri: Walau Pelakunya Amatir, Kami Tidak Underestimate

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Teror bom bunuh diri yang terjadi di Pos Pantau Polres Sukoharjo, Jawa Tengah menghentakan masyarakat yang tengah bersiap menyambut Idul Fitri 1440 Hijriyah. Rasa keamanan publik sedikit terganggu meski pelakunya oleh sebagian kalangan disebut masih amatiran.

Kendati masih amatiran, pihak kepolisian melalu Karopenmas Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan pihaknya tidak menganggap remeh (underestimate) ancaman bom tersebut.

"Ya, Polri tidak underestimate walau pelakunya amatir tetap kami fokus untuk antisipasi segala macam ancaman dan gangguan yang mungkin bisa terjadi. Kami akan laksanakan secara maksimal," kata Brigjen Pol Dedi Prasetyo di kantornya di Jakarta, Selasa (4/6).

Kejadian itu menambah tugas ekstra personel kepolisian yang tengah giat melakukan pengamanan Lebaran dalam Operasi Ketupat 2019. Selain itu, Dedi menambahkan tak ada peningkatan status pengamanan di salah satu wilayah seperti Solo, Jawa Tengah ataupun wilayah lainnya. Namun, kewaspadaan setiap anggota terus dilakukan.

"Kalau peningkatan status nggak. Tapi, kalau waspada terus," tutur Dedi.

Apel Siaga Pengamanan Lebaran 2019
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat Apel Pengamanan Idulfitri 2019 (MP/Kanu)

Dedi menyebut tak ada tambahan jumlah personel dalam operasi ketupat, meski telah terjadi teror bom jelang H-2 Lebaran. Pasalnya, dalam Apel Gabungan Operasi Ketupat 2019, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mewanti-wanti bahwa pengamanan Lebaran kali ini lebih kompleks lantaran bersamaan dengan tahapan Pemilu 2019.

Meski demikian Dedi melanjutkan, pihaknya tidak akan menambah jumlah personel keamanan.

"Tetap ya (jumlah personel) yang terlibat operasi sudah cukup memadai dalam rangka pengamanan," ucap Dedi.

BACA JUGA: Malam Takbiran, Umat Muslim Papua Tak Gelar Pawai

Amankan Malam Takbiran, Polda Metro Jaya Siagakan 5000 Personel

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Rofik Asharudin nekat meledakkan diri di Pos Pantau Polres Sukoharjo di simpang Kartasura, Solo, Jawa Tengah, Senin (3/6) malam.

Bom yang digunakan Rofik pun jenis low eksplosive dalam aksinya itupun Rofik tak mempunyai tujuan. Ditambah rekam jejak Rofik di kelompok JAD maupun jaringan teroris lainnya belum terlihat.

Rofik melakukan bom bunuh diri di Pos Pengamanan Mudik Lebaran di Kertasura. Bom diletakan Rofik di pinggangnya saat melakukan aksi. Dalam keseharian, Rofik Asharudin dan keluarganya dikenal sebagai pribadi tertutup.(Knu)

#Operasi Ketupat #Polri #Bom Bunuh Diri #Teror Bom #Lebaran 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Polisi yang Jaga Demo BEM SI Dipastikan tak Pakai Senjata Api
Polisi akan menjamin pelaksanaan aspirasi dari mahasiswa berjalan dengan baik.
Dwi Astarini - 29 menit lalu
Polisi yang Jaga Demo BEM SI Dipastikan tak Pakai Senjata Api
Indonesia
Kapolri Peringatkan Massa Demo Reformasi Jilid II jangan Anarkistis
Polri akan tetap menjalankan tugasnya untuk mengawal setiap kegiatan penyampaian pendapat agar berlangsung kondusif.
Dwi Astarini - 1 jam, 29 menit lalu
Kapolri Peringatkan Massa Demo Reformasi Jilid II jangan Anarkistis
Indonesia
DPR Janji UU Kepolisian Terbaru Bikin Wajah Polri Bebas Citra Negatif
Aturan terkini turut merombak total struktur Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
DPR Janji UU Kepolisian Terbaru Bikin Wajah Polri Bebas Citra Negatif
Indonesia
Komisi I DPR Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi Tangani Begal
Sinergi tersebut perlu terus ditingkatkan agar mampu memberikan rasa aman yang lebih optimal kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Komisi I DPR Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi Tangani Begal
Indonesia
Politikus Gerindra KlaimPolri Aktif di Jabatan Sipil Sesuai Putusan MK
Pasal 28A dalam UU Polri yang baru merupakan tindak lanjut atas Putusan MK Nomor 114/PUU-XXIII/2025 dan Putusan MK Nomor 223/PUU-XXIII/2025.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Politikus Gerindra KlaimPolri Aktif di Jabatan Sipil Sesuai Putusan MK
Indonesia
Dukung Perpanjangan Usia Pensiun Polisi, Pengamat: Pengalamannya Dibutuhkan
Polisi bukan hanya soal kekuatan fisik. Dalam banyak kasus, yang dibutuhkan ialah pengalaman, kebijaksanaan, kemampuan berkomunikasi, dan pemahaman terhadap karakter masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Dukung Perpanjangan Usia Pensiun Polisi, Pengamat: Pengalamannya Dibutuhkan
Indonesia
UU Polri Baru Disepakati, Mensesneg Klaim Aturan Usia Pensiun Sesuai Kebutuhan Institusi
UU Polri terbaru juga memberi kewenangan kepada presiden memperpanjang masa dinas perwira tinggi bintang empat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
UU Polri Baru Disepakati, Mensesneg Klaim Aturan Usia Pensiun Sesuai Kebutuhan Institusi
Indonesia
Soroti UU Polri, Pakar Hukum Tata Negara Nilai Usia Pensiun 60 Tahun Sudah Ideal
Pakar Hukum Tata Negara, Muhammad Rullyandi mengatakan, bahwa batas usia pensiun polri 60 tahun sudah tepat.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
Soroti UU Polri, Pakar Hukum Tata Negara Nilai Usia Pensiun 60 Tahun Sudah Ideal
Indonesia
UU Polri Disahkan, Wamenkum Beberkan Alasan Polisi Aktif Bisa Bertugas di Luar Struktur
Ketentuan tersebut dikembalikan pada amanat Pasal 30 ayat (4) UUD 1945. 

Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
UU Polri Disahkan, Wamenkum Beberkan Alasan Polisi Aktif Bisa Bertugas di Luar Struktur
Indonesia
Batas Usia Pensiun Polri Resmi Berubah, DPR Sebut 60 Tahun Masih Prima
Usia pensiun Polri kini diperpanjang hingga 60 tahun. Komisi III DPR menegaskan, bahwa usia 60 tahun masih produktif.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
Batas Usia Pensiun Polri Resmi Berubah, DPR Sebut 60 Tahun Masih Prima
Bagikan