Amankah Menggunakan Masker Kain?

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 07 April 2020
Amankah Menggunakan Masker Kain?

Masker wajah sangat dibutuhkan untuk aktivitas di luar selama pandemi COVID-19. (Foto: Pixabay/15734951)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEJAK awal pandemi global coronavirus, banyak orang telah diberikan peringatan untuk tidak menggunakan masker kecuali sedang sakit. Masker diperuntukkan untuk orang-orang yang sedang bekerja di bagian medis dan untuk orang yang sakit.

Namun sejak kemarin pemerintah menghimbau agar semua warga Indonesia menggunakan masker bila melakukan kegiatan di luar rumah. Hal yang sama juga diumumkan oleh CDC yang merekomendasikan orang-orang mempertimbangkan untuk memakai penutup wajah berbahan kain.

Baca Juga:

Masker N95 vs Surgical Mask, Mana Lebih Efektif Cegah Penularan Virus Corona?

masker
Masker berbahan kain tidak masalah untuk digunakan. (Foto: Pixabay/Manfredrichter)

Mengingat harga masker yang tinggi dan stok masker diperlukan untuk tenaga medis, Laman CDC menuliskan, masker kain bisa dijadikan alternatif. Apakah masker efektif untuk mencegah penyebaran virus? Manfaat utama pemakaian masker ini adalah untuk melindungi orang lain. Tampaknya banyak orang yang terinfeksi virus, melalui batuk, bersin, dan tetesan pernapasan lainnya, selama 48 jam sebelum mereka mulai merasa sakit.

Itu sebabnya mengenakan masker walau tidak sakit menjadi ide yang lebih baik. Jika kamu batuk atau bersin, masker bisa memberikan perlindungan agar virus tidak mendarat di permukaan orang lain.

Baca Juga:

Pemerintah Baru Wajibkan Masker, Pengamat: Bagus daripada tidak Sama Sekali

masker
Selama pandemi COVID-19 dihimbau untuk memakai masker. (Foto: Pixabay/3dman_eu)

"Jadi itu tidak melindungi dirimu, melainkan melindungi orang-orang disekitarmu. Jika orang-orang disekitarmu melakukan hal yang sama, mereka juga akan melindungimu. Jadi masker yang dikenakan dengan benar berpotensi menguntungkan banyak orang," kata Dr. Daniel Griffin dari Columbia University.

Masker terbaik untuk melawan virus adalah N95. Tetapi masyarakat umum dianjurkan untuk tidak menggunakannya karena stok yang terbatas dan kebutuhan prioritas bagi petugas kesehatan saat ini. Oleh karena itu masker rumahan bisa kamu produksi sendiri dengan bahan-bahan seperti kain. Kelebihannya kamu tidak perlu membeli banyak. Cukup 2 atau 3 buah masker saja, karena bahan dasar yang bisa dicuci membuat kamu lebih irit. (nic)

Baca Juga:

4 Tanaman Herbal Antivirus, Bisa Cegah Corona?

#Masker #COVID-19 #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
warga juga diminta memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Praktik tersebut dinilai merugikan masyarakat yang membutuhkan masker untuk melindungi kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kelompok rentan. Pramono Anung meminta pedagang tak memainkan harga masker.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Indonesia
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Harga masker mengalami kenaikan imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Masyarakat pun mulai mengeluhkan sulitnya mendapat masker.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Berita Foto
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Petugas Satpol PP memberikan masker gratis kepada pejalan kaki saat beraktivitas di trotoar kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026)
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Bagikan