Pemerintah Baru Wajibkan Masker, Pengamat: Bagus daripada tidak Sama Sekali

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 06 April 2020
Pemerintah Baru Wajibkan Masker, Pengamat: Bagus daripada tidak Sama Sekali

Seorang warga mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah di Kelurahan Ampenan Tengah, Mataram, NTB, Minggu (5/4/2020). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/aww.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat politik Ujang Komarudin mengkritik langkah pemerintah yang terkesan terlambat dalam meminta masyarakat untuk menggunakan masker dalam mencegah penyebaran COVID-19. Sebab, imbauan tersebut baru datang setelah korban di tanah air sudah lebih dari 2 ribu.

"Ketika ribuan rakyat sudah terpapar Corona dan ratusan orang meninggal dunia, kebijakan menggunakan masker bagi masyarakat baru diumumkan," ujar Ujang kepada wartawan di Jakarta, Senin (6/4).

Baca Juga

Update Corona Solo, Pasien PDP Sembuh Bertambah dan ODP Capai 177 Orang

Pengajar dari Universitas Al Azhar ini menilai idealnya seluruh kebijakan yang dikeluarkan pemerintah itu memiliki sifat antisipatif.

"Harusnya sedia payung sebelum hujan. Namun anehnya, wabah Corona ini sudah banyak menelan korban, baru masyarakat diimbau menggunakan masker," imbuh Ujang.

Namun, Ujang mengapresiasi kebijakan ini sebab daripada tidak sekali. Ia juga mendukung jika ada sanksi tegas kepada masyarakat jika menolak mengenakan masker.

"Jadi lebih baik mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker. Daripada tidak sama sekali," tutup Ujang.

COVID-19 juga bisa menular ketika berbicara (Foto: Pixabay/vperemencom)
COVID-19 juga bisa menular ketika berbicara (Foto: Pixabay/vperemencom)

Sebelumnya, Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto menegaskan bahwa pemerintah menjalankan program 'masker untuk semua' per 5 April 2020 sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Semua harus menggunakan masker. Sedangkanm masker bedah dan masker N95 hanya untuk petugas kesehatan. Gunakan masker kain, Ini menjadi penting karena kita tidak pernah tahu orang tanpa gejala didapatkan di luar," ujar Yuri pada konferensi pers, Minggu (5/4).

Baca Juga

Ahli Epidemiologi: Rapid Test Menunjukkan Positif Belum Tentu Positif COVID-19

Yuri mengatakan masyarakat harus menggunakan masker kain jika hendak keluar rumah dan ia menganjurkan penggunaan masker kain tidak lebih dari 4 jam lalu kemudian harus di cuci dengan sabun. (Knu)

#Masker
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
warga juga diminta memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Praktik tersebut dinilai merugikan masyarakat yang membutuhkan masker untuk melindungi kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kelompok rentan. Pramono Anung meminta pedagang tak memainkan harga masker.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Indonesia
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Harga masker mengalami kenaikan imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Masyarakat pun mulai mengeluhkan sulitnya mendapat masker.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Berita Foto
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Petugas Satpol PP memberikan masker gratis kepada pejalan kaki saat beraktivitas di trotoar kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026)
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lifestyle
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Malah bikin kulit jadi kering loh.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Maret 2025
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Bagikan