Headline

Alumni Lemhannas Sumandi Akui Taplai Beri Energi Positif untuk Para Kader INTI

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 14 Juli 2018
Alumni Lemhannas Sumandi Akui Taplai Beri Energi Positif untuk Para Kader INTI

Alumni Lemhannas Sumandi Widjaja (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Alumni Lemhannas RI, PPSA 17 Tahun 2011, Sumandi Widjaja mengatakan, pihaknya menyambut baik kebijakan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) yang akan menggelar program pendidikan Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan dan Pelatihan Kepemimpinan atau Taplai kepada anggota Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI).

"Saya menyambut baik kebijakan Lemhannas RI memberikan kesempatan dan kerjasama dengan ormas INTI melalui program pendidikan taplai utk kader-kader INTI," kata Sumandi Widjaja.

Sehingga, lanjut dia, para kader INTI nantinya menjadi pemimpin-pemimpin nasional yang mempunyai pedoman dan arahan dalam melaksanakan tugas.

Ia berharap program pendidikan Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan ini bisa ditularkan kepada masyarakat, agar negara Indonesia menjadi bangsa yang kokoh ke depannya.

"Untuk itu pemantapan nilai-nilai kebangsaan harus segera diimplementasikan, kalau perlu didoktrinkan dan ditanamkan dalam setiap hati sanubari bangsa Indonesia, sehingga kesadaran setiap insan dalam berbangsa dan bernegara semakin mantap dan kokoh," jelasnya.

sumandi
Alumni Lemhannas Sumandi Widjaja. Foto: Dok Pribadi

Pasalnya, menurut Sumandi, potret Nilai-nilai Kebangsaan paska refoemasi menjadi pudar di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Negara dengan semboyan Bhinneka tunggal Ika (berbeda-beda tetapi tetap satu) dalam kehidupan masyarakat yang pluralis. Sejak BP7 dan penataran P4 yg saat ini menjadi semakin langka diadakan, diseminarkan mau pun di diskusikan membuat para pemimpin kehilangan pegangan dan pedoman dalam penghayatan dan pengamalan ideologi negara RI yaitu Pancasila," tuturnya

Juru Bicara (Jubir) INTI, Lexyndo Hakim mengajak seluruh pihak untuk dapat berpartisipasi mengirimkan dan merekomendasikan kader terbaiknya dari tiap-tiap organisasi dan atau perusahaan maupun perorangan pribadi yang ingin menjadi peserta Program Taplai ini.

Jubir INTI Lexyndo Hakim
Jubir INTI Lexyndo Hakim (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Kegiatan pendidikan ini akan diselenggarakan pada Senin 30 Juli sampai Minggu 5 Agustus 2018 mendatang, mulai dari pukul 7 pagi sampai sore, bertempat di Gedung Panca Gatra, komplek Lemhannas RI Jl. Medan Merdeka Selatan No.10 Jakarta Pusat

Namun demikian, lanjut Lexy, karena terbatasnya peserta, panitia akan melakukan proses seleksi, dan pengumuman peserta di umumkan pada 20 Juli 2018 di Sekretariat Perhimpunan INTI, MGK Office Tower B Lt. 10, Kota Baru Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dengan adanya pendidikan Lemhannas RI dan Perhimpunan INTI ini, Lexy mengharapkan partisipasi dan antusias peserta yang tinggi, sebab Lemhannas yang didirikan Presiden pertama Ir. Soekarno, diyakini menjadi salah satu modal utama dalam pemantapan nilai-nilai kebangsaan.

"Dan bahkan untuk program pendidikan regulernya juga merupakan kunci utama untuk menjadi seorang pemimpin dengan jabatan strategis yang dipastikan telah memiliki karakter sesuai dengan paradigma nasional," tutupnya.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: INTI Ajak Masyarakat Berpartisipasi Dalam Pendidikan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan dan Kepemimpinan

#TAPLAI INTI #Lemhannas #INTI #Perhimpunan Indonesia Tionghoa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Universitas Republik Indonesia Resmi Dibentuk, Ini Tujuan, Konsep, dan Bedanya dengan Lemhannas
Universitas Republik Indonesia resmi dibentuk sebagai pusat pendidikan kepemimpinan nasional. Mengadopsi konsep sekolah elite Prancis, diproyeksikan mencetak calon pemimpin.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Universitas Republik Indonesia Resmi Dibentuk, Ini Tujuan, Konsep, dan Bedanya dengan Lemhannas
Berita Foto
Gubernur Lemhannas Dampingi Peserta P4N Pelajari Pencegahan Korupsi di KPK
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily (tengah) saat kunjungan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 23 April 2026
Gubernur Lemhannas Dampingi Peserta P4N Pelajari Pencegahan Korupsi di KPK
Indonesia
KPK–Lemhannas Gembleng 110 Calon Pemimpin, Ditekankan Integritas di Tengah Risiko Konflik Kepentingan
KPK dan Lemhannas gembleng 110 calon pemimpin nasional, fokus pada integritas dan risiko konflik kepentingan. Ini tujuannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
KPK–Lemhannas Gembleng 110 Calon Pemimpin, Ditekankan Integritas di Tengah Risiko Konflik Kepentingan
Indonesia
Gubernur Lemhannas Ungkap Rencana Pemanfaatan Apartemen Hibah Senilai Rp 3,52 M dari KPK
KPK menghibahkan dua apartemen senilai Rp 3,52 miliar ke Lemhannas. Ace Hasan memastikan proses sesuai aturan dan tercatat sebagai aset negara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Gubernur Lemhannas Ungkap Rencana Pemanfaatan Apartemen Hibah Senilai Rp 3,52 M dari KPK
Indonesia
Lemhannas Gandeng KPK, Calon Pimpinan Nasional Ditempa Integritas Antikorupsi
Lemhannas bersama KPK memperkuat pendidikan antikorupsi bagi peserta P4N. Ace Hasan Syadzily menegaskan pentingnya integritas calon pemimpin nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Lemhannas Gandeng KPK, Calon Pimpinan Nasional Ditempa Integritas Antikorupsi
Indonesia
KPK Serahkan Aset Rampasan Rp 3,52 Miliar ke Lemhannas
KPK serahkan dua apartemen hasil korupsi senilai Rp3,52 miliar ke Lemhannas sebagai bagian strategi asset recovery dan pencegahan korupsi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
KPK Serahkan Aset Rampasan Rp 3,52 Miliar ke Lemhannas
Indonesia
Penghormatan Terakhir Bagi Intelektual Militer dan Reformasi TNI Agus Widjojo
Agus Widjojo, mantan Gubernur Lemhannas RI periode 2016-2022, meninggal pada Minggu (8/2) malam pukul 20.15 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Februari 2026
Penghormatan Terakhir Bagi Intelektual Militer dan Reformasi TNI Agus Widjojo
Indonesia
Hadiri Munas INTI 2025, Pramono Anung Tegaskan Jakarta Milik Semua Golongan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri Munas INTI ke-VI 2025 dan menegaskan komitmen membangun Jakarta yang inklusif bagi semua golongan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Hadiri Munas INTI 2025, Pramono Anung Tegaskan Jakarta Milik Semua Golongan
Indonesia
Gubernur Pramono: Jangan Hanya Andalkan APBD, ASN DKI Jakarta Harus Lebih Kreatif
Pramono Anung menekankan pentingnya transformasi ekonomi untuk menjadikan birokrasi Jakarta lebih transparan dan fleksibel.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 September 2025
Gubernur Pramono: Jangan Hanya Andalkan APBD, ASN DKI Jakarta Harus Lebih Kreatif
Indonesia
Gibran Sudah Final Dipilih Rakyat, Usulan Pemakzulan Dianggap Tak Layak Dikaji
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily menyatakan bahwa usulan tersebut tidak perlu dikaji.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Mei 2025
Gibran Sudah Final Dipilih Rakyat, Usulan Pemakzulan Dianggap Tak Layak Dikaji
Bagikan