Hadiri Munas INTI 2025, Pramono Anung Tegaskan Jakarta Milik Semua Golongan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Hadiri Munas INTI 2025, Pramono Anung Tegaskan Jakarta Milik Semua Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri Munas ke-VI Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI). (Foto: dok Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) ke-VI Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Tahun 2025 yang digelar di Aston Hotel, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (12/12).

Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merasa terhormat dapat menjadi tuan rumah pelaksanaan Munas INTI ke-VI.

Ia menilai momentum tersebut sejalan dengan komitmen Jakarta yang tengah bertransformasi menjadi kota yang inklusif, aman, dan terbuka bagi seluruh golongan masyarakat.

“Dulu, ketika saya diundang INTI, saya pernah mengatakan bahwa jika dipercaya memimpin Jakarta, saya akan menjadi gubernur bagi semua golongan. Karena bagi seorang pemimpin, ucapan dan konsistensi adalah hal yang sangat penting,” ujar Pramono.

Baca juga:

Di Hadapan Perhimpunan INTI, RK Tegaskan Jakarta Junjung Tinggi Toleransi

Selain itu, Pramono turut mengapresiasi jajaran pengurus Perhimpunan INTI atas peran strategisnya sebagai jembatan budaya, perekat kebangsaan, serta mitra pemerintah dalam memperkuat pembangunan, baik di Jakarta maupun secara nasional.

Ia berharap pelaksanaan Munas ke-VI INTI dapat berjalan lancar serta menghasilkan keputusan dan kepengurusan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya warga Jakarta.

“Mudah-mudahan Munas INTI ke-VI menghasilkan kepengurusan yang baik. Yang terpenting, jangan sampai ada kepentingan pribadi yang mengalahkan urusan kemanusiaan. Saya berharap semua pihak dapat bersama-sama membesarkan INTI,” imbuhnya.

Baca juga:

26 Tahun Kiprah Perhimpunan INTI, Ambil Peran Merajut Kebinekaan Indonesia

Menurut Pramono, Munas ini menjadi momentum penting bagi INTI untuk memperkuat visi organisasi ke depan sekaligus memperluas peran strategisnya dalam menghadapi dinamika perubahan zaman.

Ia juga menilai kontribusi masyarakat Tionghoa Indonesia selama ratusan tahun telah menjadi bagian penting dalam perjalanan Jakarta, mulai dari sektor usaha, pendidikan, seni budaya, hingga aksi sosial kemanusiaan.

Pramono mencontohkan dukungan nyata masyarakat Tionghoa Indonesia terhadap warga di Sumatera yang tengah terdampak musibah.

“Kesamaan tujuan mulia inilah yang menjadi fondasi kerja bersama. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Perhimpunan INTI memiliki ruang kolaborasi yang luas untuk mendorong kreativitas, membuka peluang usaha, merawat toleransi, serta menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap langkah pembangunan,” tutup Pramono. (Asp)

#INTI #Pramono Anung #Gubernur Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pramono bakal Bangun 3 PLTSa Atasi Masalah Sampah di Jakarta
Melalui wacana pembangunan tiga pembangkit listrik tenaga sampah ini dapat mengatasi persoalan sampah hingga 7.000 ton.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Pramono bakal Bangun 3 PLTSa Atasi Masalah Sampah di Jakarta
Indonesia
KJMU Tahap II 2026 Terlambat Cair, Pramono Ungkap Penyebab dan Targetkan Rampung 6 November
Pramono Anung meminta maaf atas keterlambatan pencairan KJMU Tahap II 2026. Pemprov DKI menargetkan bantuan pendidikan rampung paling lambat 6 November.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
KJMU Tahap II 2026 Terlambat Cair, Pramono Ungkap Penyebab dan Targetkan Rampung 6 November
Indonesia
Gubernur Pramono Keliling Kecamatan Cari Masalah, Dimulai Selasa (3/11)
Akan mendatangi 44 kecamatan di Ibu Kota untuk menggali persoalan wilayah yang selama ini belum tersentuh.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Gubernur Pramono Keliling Kecamatan Cari Masalah, Dimulai Selasa (3/11)
Indonesia
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Penasaran dengan nasib konser Andrea Bocelli di Jakarta yang sempat memicu penolakan? Gubernur Pramono Anung akhirnya buka suara soal polemik perizinan. Cek faktanya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Indonesia
Pramono Buka Suara soal Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Begini Responsnya
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara soal konser Andrea Bocelli yang menuai penolakan.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Pramono Buka Suara soal Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Begini Responsnya
Indonesia
Pasar Baru Bakal Jadi Wisata Kuliner 24 Jam ala Myeongdong Korea Selatan
Pemprov DKI menyiapkan Pasar Baru sebagai pusat wisata kuliner 24 jam ala Myeongdong setelah MRT Fase 2A rampung. Glodok dan Kota Tua juga dikembangkan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Pasar Baru Bakal Jadi Wisata Kuliner 24 Jam ala Myeongdong Korea Selatan
Indonesia
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Kawasan Mampang dan sekitarnya menjadi salah satu wilayah rawan banjir karena kondisi geografisnya yang berupa cekungan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Indonesia
Lahan Makam Jakarta Terbatas, Pramono Relokasi Warga TPU ke Rusun untuk Tambah Ruang
Pemprov DKI Jakarta menata TPU Menteng Atas dengan merelokasi warga, membuka opsi makam tumpang, dan memfinalisasi lokasi pemakaman baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Lahan Makam Jakarta Terbatas, Pramono Relokasi Warga TPU ke Rusun untuk Tambah Ruang
Indonesia
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Kerusakan Fasilitas Publik Usai Demo Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut demo 28 Oktober berlangsung tertib. Tak ada laporan kerusakan fasilitas publik dan pembersihan selesai pukul 02.00.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Kerusakan Fasilitas Publik Usai Demo Jakarta
Indonesia
Kampung Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, dari 445 Jadi 211 Lokasi di 2026
Penurunan lebih dari 52 persen itu ditopang pemanfaatan infrastruktur sosial di tingkat masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kampung Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, dari 445 Jadi 211 Lokasi di 2026
Bagikan