Gubernur DKI Optimistis Bank Jakarta IPO Tahun Depan, Ini Strategi Besarnya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 25 Januari 2026
Gubernur DKI Optimistis Bank Jakarta IPO Tahun Depan, Ini Strategi Besarnya

Gubernur Jakarta Pramono Anung. (foto: dok Bank Jakarta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis Bank Jakarta dapat melantai di bursa melalui penawaran umum perdana saham (IPO) pada tahun depan. Optimisme tersebut didasarkan pada penguatan budaya kerja, profesionalisme, serta kesiapan fundamental perusahaan.

Pramono menegaskan bahwa pembangunan corporate culture menjadi fondasi utama dalam mempersiapkan Bank Jakarta sebagai perusahaan terbuka. Budaya kerja harus dibangun sejak dini dan melekat pada seluruh insan Bank Jakarta.

Menurutnya, corporate culture yang kuat akan menentukan arah perusahaan, kualitas kinerja, serta daya saing, terutama dalam menghadapi tuntutan transparansi dan akuntabilitas sebagai perusahaan publik.

“Untuk menjadi bank IPO, corporate culture itu harus betul-betul dibentuk dan menjadi bagian inheren dari perusahaan,” ujar Pramono, Sabtu (24/1).

Baca juga:

Menuju IPO, Pramono Tekankan Work Smart dan Budaya Transparansi di Bank Jakarta

Selain budaya kerja, Pramono juga menyoroti pentingnya membangun teamwork yang efektif dengan mengedepankan pola kerja work smart. Ia menilai, sektor perbankan membutuhkan ketepatan, efisiensi, dan kecermatan dalam pengambilan keputusan.

“Saya menyarankan karena ini dunia perbankan, tidak perlu terlalu work hard, tetapi harus work smart,” katanya.

Ia meyakini teamwork yang cerdas, disiplin, dan ditopang budaya organisasi yang kuat akan mendorong proses kerja yang lebih transparan.

“Kalau transparansi sudah terbentuk, ruang untuk sengketa, intrik, dan kepentingan personal akan hilang dengan sendirinya,” tambahnya.

Baca juga:

Kolaborasi Bank Jakarta–Visa, Pramono Anung: Siap Dipakai di Seluruh Dunia

Pramono juga meminta manajemen Bank Jakarta mengedepankan profesionalisme, termasuk melalui peningkatan efisiensi dan pemangkasan birokrasi. Menurutnya, birokrasi yang berlebihan tidak boleh tumbuh dalam entitas bisnis karena berpotensi menurunkan daya saing.

“Kalau orang datang ke Bank Jakarta lalu melihat birokrasinya panjang, perusahaan tidak akan dianggap menjanjikan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa kepercayaan (trust) merupakan kunci utama dalam dunia usaha. Bank Jakarta diharapkan mampu memperluas basis nasabah dan tidak hanya bergantung pada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Kalau trust sudah terbangun, nasabah utamanya bukan lagi hanya Pemprov DKI, tetapi publik,” ujarnya.

Dengan nilai teamwork, transparansi, debirokratisasi, dan kemampuan problem solving yang konsisten, Pramono optimistis Bank Jakarta dapat melantai di bursa pada tahun depan.

“Saya yakin mudah-mudahan tahun depan Bank Jakarta sudah IPO, menjadi milik publik, dipercaya publik, dan teamwork-nya semakin solid serta berorientasi memberi kontribusi bagi Jakarta,” katanya.

Baca juga:

Dana Rp 1 Triliun Tersalur Tepat Waktu, Bank Jakarta Siap Perluas Pembiayaan

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo menyatakan kesiapan manajemen menindaklanjuti arahan Gubernur DKI Jakarta. Ia mengungkapkan, Bank Jakarta telah menyiapkan tiga inisiatif strategis sepanjang 2026 untuk memperkuat fundamental perusahaan dan meningkatkan kepercayaan investor.

“Sebagai bagian dari upaya memperkuat fundamental Bank Jakarta dan meningkatkan kepercayaan calon investor, kami menyiapkan tiga inisiatif besar strategis sepanjang 2026,” ujar Agus.

Inisiatif pertama adalah pembangunan infrastruktur teknologi informasi yang lebih andal, meliputi pengembangan dua data center modern, perbaikan sistem inti perbankan, serta penguatan keamanan siber yang ditargetkan rampung pada September 2026.

Inisiatif kedua mencakup pengembangan aplikasi mobile banking generasi baru yang dirancang lebih aman, cepat, dan efisien sesuai kebutuhan masyarakat Jakarta. Aplikasi ini ditargetkan meluncur pada Juni 2026 setelah memenuhi seluruh ketentuan regulator.

Sementara itu, inisiatif ketiga difokuskan pada penguatan portofolio produk melalui persiapan peluncuran Kartu Kredit Bank Jakarta yang diharapkan menjadi sumber pendapatan baru sekaligus melengkapi ekosistem transaksi nasabah. (Asp)

#Bank Jakarta #BUMD #Pramono Anung #Gubernur DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Pramono memiliki keinginan agar para peserta LPDP ala Jakarta tak hanya belajar mata kuliah yang umum tetapi juga belajar keterampilan yang dibutuhkan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Tarif Transjakarta bakal naik mulai 1 Januari 2027. Lalu, ada enam golongan masyarakat yang bisa naik gratis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Indonesia
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Indonesia
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bank Jakarta menyiapkan Rp 5,87 triliun untuk proyek strategis DKI. Hal ini melalui kerja sama dengan BUMD, BUMN, hingga perangkat daerah DKI Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Indonesia
Pramono Belum Berani Hapus Ganjil-Genap DKI, Tunggu MRT Kota Tua Selesai
Gubernur DKI Pramono Anung tunda keputusan ganjil-genap hingga proyek MRT Kota Tua tuntas. Simak kajian Pemprov DKI terkait aturan lalu lintas Jakarta!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Pramono Belum Berani Hapus Ganjil-Genap DKI, Tunggu MRT Kota Tua Selesai
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Pemprov DKI Jakarta mempercepat proyek jalan tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung. Jalan ini ditargetkan seleai 2027.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Bagikan