MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk bersiap melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna menghadapi potensi kekeringan pada musim kemarau.
Menurut Pramono, Kamis (30/7), langkah tersebut akan dilakukan apabila kondisi di lapangan memang memerlukan intervensi melalui hujan buatan.
Pemerintah DKI Jakarta sendiri mempunyai Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan saya sudah sampaikan ke internal Balai Kota bahwa kalau memang harus diperlukan modifikasi cuaca, saya izinkan,
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Jakarta Sudah Tiga Minggu Tanpa Hujan
Pramono mengungkapkan, Jakarta sudah tidak diguyur hujan selama sekitar tiga minggu. Kondisi tersebut juga diikuti munculnya kekeringan di sejumlah wilayah.
"Karena memang sekarang ini hampir 2—3 minggu tidak pernah ada hujan sama sekali, apalagi di atas juga beberapa tempat terjadi kekeringan," ucapnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi kekeringan yang terjadi.
Baca juga:
BMKG Sudah Gelar 290 Sorti Penerbangan Modifikasi Cuaca di Kawasan Rawan Karhutla
Komunikasi antara BPBD DKI Jakarta dan BMKG juga mencakup pembahasan mengenai pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca sebagai salah satu langkah mitigasi.
Pramono menjelaskan, keputusan pelaksanaan OMC akan segera ditetapkan setelah mempertimbangkan kondisi cuaca dan hasil koordinasi dengan instansi terkait.
"Nanti akan segera kita putuskan untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah melakukan apa rekayasa cuaca di Jakarta. Karena selama ini yang kita lakukan adalah untuk mendorong hujan ke laut, kali ini untuk membuat hujan di Jakarta," ucapnya. (Asp)

