Sains

Alasan Nyamuk Menggigit Orang Tertentu

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 27 Oktober 2022
Alasan Nyamuk Menggigit Orang Tertentu

Orang-orang tertentu tampaknya menarik lebih banyak nyamuk daripada yang lain. (Foto: freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAH dengar guyonan seseorang tidak digigit nyamuk karena rasa darahnya pahit? Ternyata hal ini dapat dijelaskan secara ilmiah. Sains memiliki penjelasan alasan nyamuk hanya menggigit orang tertentu.

Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Profesor Leslie Vosshall di Universitas Rockefeller mencoba mengidentifikasi masalah ini. Temuan penelitian ini dipublikasikan di jurnal Cell pada 18 Oktober 2022.

Baca Juga:

Cara Aman Membasmi Nyamuk di Halaman Rumah

Sebanyak 64 sukarelawan menjadi subjek penelitian yang dilakukan selama tiga tahun ini. Mereka mengenakan stoking nilon di lengan mereka selama enam jam sehari dalam beberapa hari.

Setelah selesai digunakan, setiap stoking mereka diletakkan di sebuah ruang kaca akrilik. Kemudian para peneliti melepas nyamuk aedes aegypti di dalam ruang tersebut untuk memastikan stoking mana yang lebih menarik perhatian mereka.

Orang yang menjadi magnet nyamuk memiliki tingkat asam karboksilat yang jauh lebih tinggi. (Foto: Freepik/jcomp)

Alhasil, terdapat stoking yang benar-benar disukai nyamuk karena memiliki 50 senyawa molekul lebih tinggi daripada stoking lainnya. Stoking tersebut mengandung asam karboksilat yang tinggi. Asam karboksilat ditemukan dalam sebum, zat berminyak yang menciptakan penghalang dan membantu menjaga kelembapan kulit

"Asam karboksilat adalah molekul besar. Mereka tidak terlalu bau," ujar Profesor Leslie Vosshall yang memimpin penelitian ini seperti diberitakan CNN.

Menurut Vosshall, bakteri memakan asam ini, yang kemudian menghasilkan bau khas manusia. Hal ini kemungkinan besar yang menarik nyamuk kata Vosshall.

Baca Juga:

Usir Nyamuk Pakai 3 Tanaman Ini

Mengenai Aedes aegypti, nyamuk betina lebih suka menggunakan darah manusia untuk bahan bakar produksi telur mereka. Predator mini ini menggunakan berbagai mekanisme untuk mengidentifikasi dan memilih manusia yang mereka gigit.

Asam karboksilat bukan satu-satunya faktor yang menarik perhatian nyamuk. Panas tubuh dan karbon dioksida yang kita keluarkan dari bernapas juga menjadi faktor lain yang memicu kehadiran nyamuk di tubuh kita.

Aedes aegypti memerlukan darah manusia sehingga mereka mengidentifikasi mangsanya dengan berbagai cara. (Foto: Pexels/Anuj)

Profesor Matthew DeGennaro di Florida International University yang berspesialisasi dalam neurogenetika nyamuk, mengatakan belum ada faktor spesifik membuat nyamuk menyukai manusia. Namun, ia yakin asam karboksilat memang menjadi penyebabnya.

Bahan kimia tersebut aromanya sebenarnya sulit untuk dicium dari kejauhan. Namun, karena proses tertentu pada kulit manusia, aroma asam karboksilat bisa berubah dan memiliki aroma yang disukai nyamuk.

"Bisa jadi bahan kimia ini diubah oleh, katakanlah mikrobioma kulit, dan itu menyebabkan jenis bau tertentu. Atau bisa jadi faktor lain di lingkungan sedikit memecah bahan kimia sehingga lebih mudah dideteksi nyamuk," tutupnya. (aru)

Baca Juga:

Bunga Lavender yang Bagus Untuk Kulit

#Sains
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Fun
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Museum MACAN meluncurkan Water Turbine Project, program pendidikan seni kolaborasi dengan Grundfos Indonesia. Angkat isu air, lingkungan, dan keberlanjutan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Desember 2025
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Lifestyle
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Jejak-jejak yang sebagian berdiameter hingga 40 sentimeter itu tersusun sejajar dalam barisan paralel.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Indonesia
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Founder dan Chairman Mayapada Group, Dato Sri Tahir, menemui Jokowi di Solo. Ia mengatakan, Museum Sains dan Teknologi diresmikan Maret 2026.
Soffi Amira - Jumat, 12 Desember 2025
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
ShowBiz
Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya
Studi yang dipublikasikan di Journal of Epidemiology & Community Health ini menyebut popularitas mempersingkat usia hingga 4,6 tahun.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
 Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya
Indonesia
Sepakat Kerja Sama di Bidang Ekonomi dan Sains, Presiden Brasil Harap Bisa Untungkan 2 Negara
Brasil dan Indonesia sepakat bekerja sama di bidang ekonomi dan sains. Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, berharap kerja sama ini bisa menguntungkan dua negara.
Soffi Amira - Kamis, 23 Oktober 2025
Sepakat Kerja Sama di Bidang Ekonomi dan Sains, Presiden Brasil Harap Bisa Untungkan 2 Negara
Dunia
Ilmuwan Peneliti Material Baru Terima Hadiah Nobel Kimia, Temuannya Dapat Bantu Selamatkan Planet
Penemuan mereka berpotensi mengatasi beberapa masalah terbesar di planet ini, termasuk menangkap karbon dioksida untuk membantu mengatasi perubahan iklim dan mengurangi polusi plastik melalui pendekatan kimia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Oktober 2025
 Ilmuwan Peneliti Material Baru Terima Hadiah Nobel Kimia, Temuannya Dapat Bantu Selamatkan Planet
Dunia
Tiga Ilmuwan Raih Hadiah Nobel Fisika, Berjasa dalam Komputasi Kuantum
Membuka jalan bagi lahirnya generasi baru komputer superkuat.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
Tiga Ilmuwan Raih Hadiah Nobel Fisika, Berjasa dalam Komputasi Kuantum
Lifestyle
Kayak Manusia, Kucing Juga Bisa Kena Demensia
Temuan ini akan membantu ilmuwan mencari pengobatan baru bagi manusia.
Dwi Astarini - Jumat, 15 Agustus 2025
Kayak Manusia, Kucing Juga Bisa Kena Demensia
Lifestyle
Populasi Serangga Terancam Alterasi Pola El Nino yang Dipicu Perubahan Iklim
Artropoda disebut menjadi sumber makanan penting bagi burung dan hewan yang lebih besar.??
Dwi Astarini - Kamis, 07 Agustus 2025
Populasi Serangga Terancam Alterasi Pola El Nino yang Dipicu Perubahan Iklim
Dunia
Arkeolog Temukan Bukti Penyintas Letusan Gunung Vesuvius Kembali Tinggal di Reruntuhan Pompeii
Pompeii setelah tahun 79 muncul kembali, bukan sebagai kota, melainkan sebagai kumpulan bangunan yang rapuh dan suram, semacam kamp.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Agustus 2025
Arkeolog Temukan Bukti Penyintas Letusan Gunung Vesuvius Kembali Tinggal di Reruntuhan Pompeii
Bagikan