Headline

Akibat Bencana, BPBD Manado Catat Kerugian Sekitar Rp 200 Miliar

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 19 Desember 2017
Akibat Bencana, BPBD Manado Catat Kerugian Sekitar Rp 200 Miliar

Satu mobil terbalik akibat terseret banjir di kawasan Kantor Walikota Manado, Sulawesi Utara (ANTARA FOTO/Fiqman Sunandar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Badai Cempaka dan Dahlia yang menghempas sejumlah di wilayah di Tanah Air pada beberapa hari yang lalu telah menimbulkan kerugian mencapai ratusan miliar rupiah. Beberapa wilayah yang terkena dampak langsung seperti Manado, Sulawesi Utara mencatat bencana yang terjadi pada 13-17 Desember mengakibatkan kerugian sekitar Rp 200 miliar.

"Itu adalah taksiran kerugian yang kami hitung berdasarkan jumlah rumah yang dihantam banjir dan tanah longsor sebanyak 5.3722 unit di enam kecamatan di daerah ini," kata Kepala BPBD Kota Manado, Max Tatahede, di Manado, Selasa (19/12).

Max Tatahede mengatakan, meskipun sudah mendata kerugian rata-rata berdasarkan jumlah rumah dan KK yang terkena bencana, namun untuk sarana dan prasarana seperti sekolah, jalan serta rumah ibadah seperti sekolah, Puskesmas dan lainnya belum dihitung.

"Untuk itu kami masih melakukan pendataan, tetapi sudah menyampaikannya ke provinsi dan telah dipanggil rapat untuk melakukan koordinasi dalam menangani semua kondisi darurat di Manado," katanya.

Max Tatahede sebagaimana dilansir Antara menjelaskan, akibat bencana dan kerugian yang ditimbulkannya itu, pemerintah Manado sudah menetapkan status darurat bencana untuk Manado, dan melakukan penanganan tanggap darurat bencana.

Penetapan tanggap darurat bencana itu ditegaskan melalui SK Wali Kota Manado, nomor 223/2017, dan langsung mengeluarkan instruksi kepada perangkat daerah terkait untuk melakukan langkah penanganan.

"Dinas PUPR, Dinas Sosial, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan PDAM Manado semuanya kebagian tugas untuk melakukan langkah penanganan bencana secara cepat dan tepat, yang secara harus membersihkan jalan dan drainase yang tertutup lumpur, membuka akses area yang terisolir, menyediakan sarana air bersih," katanya.

Kemudian tugas lainnya adalah menyediakan makanan siap saji bagi warga yang masih mengungsi, mendata apa saja kerugian yang ditimbulkannya serta melaporkan ke provinsi dan pusat tentang kondisi tersebut.(*)

#Bencana Alam #Kota Manado #Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Polisi mengatakan warga negara asing yang hilang berasal dari 36 negara.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
  2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Dunia
Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Tim penyelamat masih menemukan jenazah di antara timbunan puing dan lumpur.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
 Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Dunia
Ahli Iklim Sebut Gletser yang Runtuh Picu Banjir Bandang Mematikan di Nepal
Sebagian besar bagian ujung gletser runtuh dan memicu peristiwa tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
   Ahli Iklim Sebut Gletser yang Runtuh Picu Banjir Bandang Mematikan di Nepal
Indonesia
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Presiden Prabowo Subianto baru kunjungi NTT pada hari ke-11 pascagempa Flores agar penanganan darurat tidak terganggu seremonial pejabat pusat.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Dunia
Banjir Bandang Nepal, 95 Orang Tewas dan 403 Orang masih Hilang
Tibet melaporkan adanya banyak korban dan sejumlah orang hilang di wilayah Gyirong yang berbatasan dengan Nepal.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
 Banjir Bandang Nepal, 95 Orang Tewas dan 403 Orang masih Hilang
Dunia
Banjir Bandang Terjang Nepal, Jalan, Jembatan, dan Proyek Pembangkit Listrik Rusak
Tibet melaporkan adanya banyak korban dan sejumlah orang hilang di wilayah Gyirong yang berbatasan dengan Nepal setelah tanah longsor menghantam sebuah jalur penyeberangan antara China dan Nepal.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Banjir Bandang Terjang Nepal, Jalan, Jembatan, dan Proyek Pembangkit Listrik Rusak
Indonesia
Presiden Prabowo Sentil Daerah soal Bencana: Gubernur dan Bupati Harus Punya Lumbung Cadangan
Prabowo mengatakan pemerintah daerah seharusnya sudah memiliki gudang dan persediaan makanan untuk menghadapi kondisi darurat.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Presiden Prabowo Sentil Daerah soal Bencana: Gubernur dan Bupati Harus Punya Lumbung Cadangan
Indonesia
BNPB Ungkap Aktivitas Gempa Susulan di Flores Mulai Menurun, Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu
Gempa susulan di Flores kini mulai menurun. Namun, BNPB tetap mengingatkan warga agar tetap waspada.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
BNPB Ungkap Aktivitas Gempa Susulan di Flores Mulai Menurun, Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu
Indonesia
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Sebanyak 110 ribu pengungsi gempa di NTT kini terancam terkena penyakit. Air bersih dan sanitasi pun terbatas.
Soffi Amira - Selasa, 25 Agustus 2026
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Indonesia
Langkah Pengiriman Logistik ke Daerah Bencana NTT dan Karhutla, Pemerintah Pastikan Warga Terdampak Tidak Berjalan Sendiri
Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengumumkan hingga Minggu (23/8) total jumlah korban jiwa akibat gempa bumi yang menimpa Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 91 jiwa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Langkah Pengiriman Logistik ke Daerah Bencana NTT dan Karhutla, Pemerintah Pastikan Warga Terdampak Tidak Berjalan Sendiri
Bagikan