Ajari Anak untuk Berani Melawan Bullying

Muchammad YaniMuchammad Yani - Sabtu, 20 Juli 2019
Ajari Anak untuk Berani Melawan Bullying

Ajadi anak melawan bullying (Sumber: Pixabay/Alteredego)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BULLY adalah hal yang sering terjadi di sekolah. Meski sudah ada peraturan keras soal bully, tindakan ini selalu saja terjadi. Biasanya korban bully tidak berani mengungkapkan siapa pelakunya dan memilih diam karena terlanjur diancam.

Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting untuk memberantas bullying. Bimbingan kepada anak merupakan langkah awal. Hal itu karena pendidikan yang paling penting berada di dalam rumah. Ajari anakmu apa itu bully serta bagaimana seharusnya menanggapi hal tersebut.

1. Dampingi anak

Dampingi anak (Sumber: Pixabay/Skalekar1992)
Dampingi anak (Sumber: Pixabay/Skalekar1992)

Sebagai orang tua seharusnya mendampingi anak sepanjang waktu. Terutama jika kebetulan ada teman yang berusaha membullynya. Jangan merendahkan mental si anak dengan balik memarahi karena tidak berani bertindak tegas terhadap pelaku bully.

Sesungguhnya dalam kondisi tersebut anakmu sedang sangat ketakutan dan tidak tahu harus berbuat apa. Dampingi ia secara lembut dan tumbuhkan motivasi pada dirinya agar berani melawan secara positif.

2. Tanamkan rasa percaya diri

Percaya diri itu penting (Sumber: Pixabay/HaiRobe)
Percaya diri itu penting (Sumber: Pixabay/HaiRobe)

Menanamkan rasa percaya diri bukan hanya bermanfaat di dalam performa akademiknya saja. Lebih dari itu, penanaman ini juga berfungsi untuk mengajari anak menghargai dirinya sendiri.

Ketika rasa percaya diri tersebut sudah tumbuh di dalam diri anak, akan ada perasaan tidak terima ketika muncul orang lain yang berusaha mem-bully. Ia dengan sendirinya mampu membela diri melalui cara-cara positif yang sudah diajarkan oleh orang tua.

3. Ajari toleransi

Ajari anak menghargai sesama (Sumber: Pixabay/StockSnap)
Ajari anak menghargai sesama (Sumber: Pixabay/StockSnap)

Mengajari anak untuk menghargai perbedaan merupakan salah satu cara mencegah tindak bully. Orang tua tidak akan tahu dan menyangka anaknya menjadi korban bahkan pelaku.

Agar menghindari dua kemungkinan tersebut, tanamkan toleransi sejak dini. Dengan begitu anakmu akan selalu menghargai siapa pun yang berada di sisinya. Anak juga bisa membela yang tidak bersalah jika jiwa toleransinya kuat.

4. Selesaikan Masalah Sampai Akhir

Ajarkan menyelesaikan masalahnya sendiri (Sumber: Pixabay/bullycm)
Ajarkan menyelesaikan masalahnya sendiri (Sumber: Pixabay/bullycm)

Biasakan anak menyelesiakan masalahnya sendiri sampai selesai. Alangkah baiknya untuk membiasakan anak menyelesaikan masalah dengan cara-cara yang positif sehingga ia terbiasa untuk berpikiran positif tanpa menyimpan dendam. (mar)

#Bullying
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Santri Tewas di Wonogiri, Polisi Tetapkan 4 Anak Pondok Pesantren sebagai Pelaku
Polres Wonogiri menetapkan empat santri sebagai pelaku penganiayaan yang menyebabkan santri berusia 12 tahun meninggal dunia di pondok pesantren.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Kasus Santri Tewas di Wonogiri, Polisi Tetapkan 4 Anak Pondok Pesantren sebagai Pelaku
Indonesia
Polres Wonogiri Bongkar Makam Santri, Diduga Korban Bullying Senior di Ponpes
Korban dilaporkan meninggal dunia pada Senin (15/12). Sejumlah orang telah ditahan atas meninggalnya santri itu.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Polres Wonogiri Bongkar Makam Santri, Diduga Korban Bullying Senior di Ponpes
Indonesia
Dewan PSI Minta Disdik Cabut Izin Sekolah yang Cuek Tangani Kasus Bullying
Para orangtua murid melayangkan laporan kepada kepolisian perihal perundungan yang dialami bisa jadi merupakan indikasi sekolah terkait tak responsif.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Desember 2025
Dewan PSI Minta Disdik Cabut Izin Sekolah yang Cuek Tangani Kasus Bullying
Indonesia
Aturan Antiperundungan di Sekolah Terbit Tahun Depan, Peran Guru dan BK bakal Dimaksimalkan untuk Pencegahan
Selain memperbarui regulasi, pemerintah juga menyiapkan surat edaran bersama 5 kementerian memperkuat pembangunan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Dwi Astarini - Minggu, 23 November 2025
Aturan Antiperundungan di Sekolah Terbit Tahun Depan, Peran Guru dan BK bakal Dimaksimalkan untuk Pencegahan
Indonesia
Pramono Anung Lantik 673 Kepala Sekolah, Minta Sekolah Bebas Perundungan
Gubernur DKI Pramono Anung tegaskan komitmen pencegahan bullying serta penguatan mutu pendidikan di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 November 2025
Pramono Anung Lantik 673 Kepala Sekolah, Minta Sekolah Bebas Perundungan
Indonesia
Marak Kasus Bullying, Sekolah Harus Punya Ahli Psikolog
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengingatkan pentingnya sekolah memiliki ahli psikologi profesional.
Frengky Aruan - Senin, 17 November 2025
Marak Kasus Bullying, Sekolah Harus Punya Ahli Psikolog
Olahraga
Siswa SMPN di Tangsel Tewas Akibat Perundungan, DPR RI: Sekolah Wajib Memastikan Keamanan Pelajar
Seorang siswa kelas I SMP Negeri di Tangerang Selatan, MH (13), meninggal dunia setelah mengalami luka serius di kepala yang diduga akibat perundungan oleh teman sekelasnya
Frengky Aruan - Senin, 17 November 2025
Siswa SMPN di Tangsel Tewas Akibat Perundungan, DPR RI: Sekolah Wajib Memastikan Keamanan Pelajar
Indonesia
Siswa SMP di Tangsel Tewas Diduga Akibat Bully dan Viral, Polisi Lakukan Investigasi Cari Bukti Pidana
Penyidik Polres Tangsel telah mendatangi sekolah untuk meminta keterangan kepala sekolah, wali kelas, serta saksi pelajar yang mengetahui kejadian.
Frengky Aruan - Minggu, 16 November 2025
Siswa SMP di Tangsel Tewas Diduga Akibat Bully dan Viral, Polisi Lakukan Investigasi Cari Bukti Pidana
Indonesia
Jangan Biarkan Perundungan di Sekolah, Dampak Bullying Akan di Luar Kendali
Upaya deteksi dini dan respons cepat dalam menangani kasus perundungan, penting dilakukan untuk mencegah dampak yang lebih buruk dari perilaku perundungan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 November 2025
Jangan Biarkan Perundungan di Sekolah, Dampak Bullying Akan di Luar Kendali
Indonesia
Berkaca dari Kasus Ledakan SMAN 72 Jakarta, Pramono: Bullying Tidak Boleh Terulang Kembali
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, bahwa kasus bullying tak boleh terulang kembali. Hal itu berkaca dari kasus ledakan SMAN 72 Jakarta.
Soffi Amira - Senin, 10 November 2025
Berkaca dari Kasus Ledakan SMAN 72 Jakarta, Pramono: Bullying Tidak Boleh Terulang Kembali
Bagikan