Parenting

Agar si Kakak tak Cemburui Adik

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 05 Desember 2021
Agar si Kakak tak Cemburui Adik

Kakak berpotensi cemburu pada adik yang baru lahir. (Foto_ Pixabay_ 460273)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBELUM adik lahir, si sulung pasti merasa menjadi satu-satunya anak yang paling disayang dan dimanja kedua orangtua. Ketika sudah ada adik, orangtua mau tidak mau harus lebih memerhatikan sang adik. Alasannya, bayi baru lahir lebih membutuhkan perhatian ekstra ketimbang si sulung yang sudah mulai bisa mandiri.

Menjelaskan kepada si sulung, seperti dilansir Verywellfamily.com, bahwa sebentar lagi rumah akan semakin ramai karena ada adik memang gampang-gampang susah. Di satu sisi anak sulung merasa senang karena akhirnya memiliki teman bermain. Namun, hati kecilnya pasti merasa cemburu ketika melihat orangtua sibuk dengan sang adik. Jika beruntung, si sulung akan dengan mudah mengerti ketika orangtua menjelaskan secara perlahan.

BACA JUGA:

Alasan Bayi Perlu Produk Perawatan Kulit Alami

1. Berikan pengertian sejak masa kehamilan

parenting
Jelaskan kepada kakak agar lebih mengerti ketika adik lahir. (Foto_ Pixabay_ timkraaijvanger)

Sejak masa kehamilan dimulai, orangtua wajib menjelaskan kepada si sulung bahwa sebentar lagi akan ada tambahan anggota keluarga yaitu adik. Berikan pengertian bahwa orangtua tidak bisa lagi meluangkan waktu sepenuhnya karena untuk sementara harus menjaga adik 24 jam penuh.

Kalau perlu, orangtua juga boleh menjelaskan perawatan seperti apa yang dibutuhkan bayi baru lahir sehingga sang kakak akan mengerti bahwa orangtuanya harus mengawasi adik sepanjang waktu.

2. Awasi anak

anak-anak
Tetap awasi ketika anak sedang bermain bersama. (Foto_ Pixabay_ Bessi)

Bukan tidak mungkin setelah diberikan penjelasan si sulung tetap merasa cemburu. Kondisi emosional setiap anak berbeda-beda. Ada yang bisa tumbuh mandiri dengan sendirinya, ada juga yang harus selalu dekat dan diperhatikan orangtuanya.

Ketika anak kecil merasa marah, mereka akan meluapkan emosi dengan cara berteriak, membanting barang di sekitarnya, atau menyakiti orang lain. Ada baiknya kedua buah hati selalu diawasi ketika sedang bermain agar orangtua bisa segera melerai ketika terjadi pertengkaran.

3. Jangan membandingkan anak

anak
Dilarang membandingkan kakak dan adik secara gamblang. (Foto_ Pixabay_ Mandyme27)

Jangan pernah sesekali membandingkan si sulung dengan adiknya. Kenyataan bahwa kasih sayang kepada anak sulung akan terbagi ketika adik lahir saja sudah menyakiti hatinya. Apalagi jika ditambah orangtua membandingkan mereka secara gamblang? Sudah pasti si sulung akan semakin merasa cemburu jika orangtua selalu membandingkannya dengan adik.

4. Berikan perlakuan yang adil

keluarga
Sayangi anak-anak secara adil. (Foto_ Pixabay_ chillla70)

Jika adik dibelikan mainan, sebaiknya si sulung juga dibelikan hal yang sama. Memiliki dua anak atau lebih tentunya memberikan tantangan tersendiri bagi orangtua. Setiap anak harus diperlakukan dengan adil baik secara finansial maupun emosional. Orangtua harus memberikan fasilitas yang sama dan kasih sayang yang adil untuk semua anak.

5. Melibatkan si sulung

anak
Ajak kakak untuk ikut mengurus adik. (Foto_ Pixabay_ AnnieSpratt)

Salah satu cara menghindari anak sulung yang cemburu ialah melibatkannya dalam mengurus sang adik. Meskipun si sulung masih kecil, orangtua boleh kok sesekali memberikan tugas ringan untuk mengurus adik. Si sulung bisa ikut membantu memandikan adik, mengoleskan minyak telon di perut adik, atau membantu mengajari adik memegang botol susu sendiri.(Mar)

#Parenting #Ilmu Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Iis R. Soelaeman mendorong dukungan pemerintah bagi anak dengan cerebral palsy melalui akses terapi, kesehatan, pendidikan inklusif, dan fasilitas aksesibel.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Lifestyle
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
World Cerebral Palsy Day 2026 jadi momentum untuk memperkuat dukungan bagi anak dengan CP. Tekankan potensi anak dan pentingnya support system bagi keluarga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
Lifestyle
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Bagikan