Adu Cepat Internet Negara ASEAN, Indonesia Peringkat Berapa?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Januari 2022
Adu Cepat Internet Negara ASEAN, Indonesia Peringkat Berapa?

Melihat data kecepatan internet komputer dan telepon genggam negara-negara ASEAN. (Foto: Pexels/@SHVETS production)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAMA beberapa tahun terakhir, terlebih setelah pandemi melanda, hidup manusia sudah berubah jadi piksel di dalam layar. Oleh karena itu, satu senjata utama yang harus ada ialah internet. Ya, rasa-rasanya sekarang lebih baik ketinggalan dompet daripada enggak punya internet karena toh uang pun sudah bisa berubah jadi digital, bukan? Jadi ketika kuota habis atau wi-fi tidak bisa ditemukan, seperti ada yang hilang.

Akan tetapi, jika dibandingkan absennya internet, satu hal yang lebih menyebalkan adalah internet lemot. Dan sayangnya, Indonesia memiliki masalah ini. Kalau dibandingkan dengan negara-negara lain, di ASEAN misalnya, jaringan kita masih kalah jauh. Tapi sebenarnya, berapa sih urutan kecepatan internet Indonesia?

Baca juga:

Meningkatnya Penggunaan Data Internet di Masa Pandemi

Adu Cepat Internet Negara ASEAN, Indonesia Peringkat Berapa?
Kecepatan internet Indonesia ternyata hanya peringkat tujuh di ASEAN. (Foto: Pixabay/@JESHOOTS-com)

Seperti dilansir dari laman Asean Thai, ternyata kecepatan internet di negeri kita masih di bawah rata-rata. Berdasarkan data tahun 2021 itu, kecepatan internet Indonesia 24,98 Mbps alias peringkat 114 dunia. Sementara di ASEAN, ibu pertiwi harus puas duduk di urutan ketujuh.

Sedangkan jika melihat data kecepatan internet seluler, lebih memalukan. Indonesia ada di urutan 115 dunia dan terakhir untuk negara-negara ASEAN karena hanya 17,74 Mpbs saja. Pantas ya kalau nonton atau main di ponsel sering tersendat-sendat. Ternyata karena memang kurang cepat.

Kalau dibandingkan dengan negara urutan pertama, Singapura, perbedaannya cukup jauh. Negara tetangga kita itu memiliki kecepatan internet kabel 98,67 Mpbs dan kecepatan internet seluler 48,40 Mbps. Indonesia bahkan enggak sampai setengahnya ya? Berikutnya di posisi kedua ada Thailand dengan 234,40 Mbps untuk internet kabel dan 66,93 Mbps. Kalau buat nge-gim pasti cepet tuh.

Setelahnya untuk internet komputer ada Malaysia (98,46 Mbps), Vietnam (61,24 Mbps), Filipina (46,25 Mbps), Laos (43,07 Mbps), Kamboja (23,78 Mbps), dan terakhir ada Myanmar (19,76 Mbps). Setidaknya Indonesia bukan urutan terakhir ya? Masih ada yang lebih parah. Sayangnya, tidak ada data internet broadband untuk Brunei Darusalam. Jadi kita tidak mengetahu berapa kecepatan internet mereka.

Baca juga:

Paket Internet Mumpuni, Kunci Jaga Silaturahmi di Masa Pandemi

Adu Cepat Internet Negara ASEAN, Indonesia Peringkat Berapa?
Dibandingkan negara ASEAN lain, kecepatan mobile phone Indonesia paling rendah. (Foto: Unsplash/@Frederik Lipfert)

Sementara untuk laju cepatnya internet ponsel, berikut datanya:

1. Singapore (66.93 Mbps)

2. Thailand (47.11 Mbps)

3. Brunei (40.00 Mbps)

4. Viet Nam (34.82 Mbps)

5. Lao PDR (28.07 Mbps)

6. Malaysia (25.44 Mbps)

7. Philippines (25.43 Mbps)

8. Cambodia (18.56 Mbps)

9. Myanmar (18.02 Mbps)

10. Indonesia (17.74 Mbps)

Jadi jangan bingung lagi ya kalau main internet di ponse; tapi jalannya lama banget. Sebenarnya itu karena kecepatan kita emang paling belakang. Nah, kalau sudah tahu faktanya seperti ini, kira-kira apa yang bisa dilakukan untuk memperbaikinya ya? Atau justru kamu enggak masalah dengan kecepatan ini? (sam)

Baca juga:

Wifi Down, Akses Internet Negeri Aing Tertutup

#Kecepatan Internet #Internet #ASEAN
Bagikan
Ditulis Oleh

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness

Berita Terkait

Indonesia
Kabar Gembira, Bakal Ada Layanan Internet Murah Bagi 10,8 Juta Rumah Tangga
Kemkomdigi terus mengupayakan agar layanan akses internet murah dengan kecepatan lebih dari 100 Mbps tersedia di daerah pelosok yang sudah terjangkau jaringan fixed broadband.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Kabar Gembira, Bakal Ada Layanan Internet Murah Bagi 10,8 Juta Rumah Tangga
Dunia
Malaysia Panggil Menteri Luar Negeri se-Asia Tenggara Demi Redam Amarah Kamboja-Thailand di Perbatasan
Mengingat tingginya sensitivitas materi yang dibahas, otoritas Malaysia dilaporkan melakukan pembatasan ketat terhadap akses peliputan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 21 Desember 2025
Malaysia Panggil Menteri Luar Negeri se-Asia Tenggara Demi Redam Amarah Kamboja-Thailand di Perbatasan
Dunia
Jet Junta Myanmar Jatuhkan Bom di Rumah Sakit, 33 Orang Meninggal
Bentrokan etnis telah memperparah krisis kemanusiaan Myanmar karena negara itu masih dilanda konflik sipil hampir empat tahun setelah kudeta militer Februari 2021.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Desember 2025
Jet Junta Myanmar Jatuhkan Bom di Rumah Sakit, 33 Orang Meninggal
Olahraga
Rangking FIFA Terbaru Timnas Indonesia Stagnan di 122, Kian Tertinggal dari Thailand-Vietnam-Malaysia
Malaysia mencatat perkembangan paling signifikan dengan naik 2 peringkat ke 116 Rangking FIFA terbaru
Wisnu Cipto - Kamis, 20 November 2025
Rangking FIFA Terbaru Timnas Indonesia Stagnan di 122, Kian Tertinggal dari Thailand-Vietnam-Malaysia
Indonesia
DPRD DKI Desak Penyaringan Konten Kekerasan, Minta Pemprov Gandeng Komdigi untuk Hindari Overblocking
DPRD DKI mendorong Pemprov menggandeng Komdigi untuk merumuskan aturan penyaringan konten kekerasan, tanpa membatasi akses internet bagi pelajar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 November 2025
DPRD DKI Desak Penyaringan Konten Kekerasan, Minta Pemprov Gandeng Komdigi untuk Hindari Overblocking
Indonesia
Cloudflare Alami Gangguan Global, Ribuan Situs dan Layanan Internet Terdampak
Cloudflare mengalami gangguan global pada 18/11, menyebabkan ribuan situs dan layanan digital seperti X, Canva, dan ChatGPT tidak dapat diakses.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 18 November 2025
Cloudflare Alami Gangguan Global, Ribuan Situs dan Layanan Internet Terdampak
Indonesia
OJK Sebut Indonesia Pemain Utama Ekonomi Digital ASEAN, DPR: Jangan Berpuas Diri
OJK sebelumnya menyebut nilai ekonomi digital Indonesia berpotensi menembus Rp 4.500 triliun pada tahun 2030, dengan peluang besar menjadi pusat pertumbuhan digital di ASEAN.
Frengky Aruan - Senin, 03 November 2025
OJK Sebut Indonesia Pemain Utama Ekonomi Digital ASEAN, DPR: Jangan Berpuas Diri
Indonesia
Presiden Prabowo Pulang Lebih Awal ke Tanah Air dari KTT ASEAN, Disebut Ada Hal Mendesak
Menlu meminta agar tidak ada pihak yang berspekulasi bahwa Presiden Prabowo pulang lebih awal karena kesalahan penyebutan nama. Presiden Prabowo, kata dia, pulang karena ada hal penting di tanah air.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Oktober 2025
Presiden Prabowo Pulang Lebih Awal ke Tanah Air dari KTT ASEAN, Disebut Ada Hal Mendesak
Indonesia
Timor Leste Resmi Gabung ASEAN, DPR: Kerja Sama Regional Makin Kuat, Indonesia di Garis Depan
Ketua BKSAP DPR menilai bergabungnya Timor Leste ke ASEAN sebagai momentum penting bagi penguatan solidaritas dan integrasi kawasan Asia Tenggara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Oktober 2025
Timor Leste Resmi Gabung ASEAN, DPR: Kerja Sama Regional Makin Kuat, Indonesia di Garis Depan
Dunia
China dan AS Capai Kesepakatan Dagang di KTT ASEAN, Tensi Mulai Mereda?
China dan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan dasar dalam pembicaraan perdagangan dan ekonomi di Malaysia, meski kedua pihak tetap berpegang pada posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Oktober 2025
China dan AS Capai Kesepakatan Dagang di KTT ASEAN, Tensi Mulai Mereda?
Bagikan