Ada 5.410 Kasus Baru COVID-19 dalam 24 Jam

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 21 Juli 2022
Ada 5.410 Kasus Baru COVID-19 dalam 24 Jam

Data nasional kasus COVID-19. (Foto: Kemenkes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penambahan kasus harian COVID-19 terus terjadi. Dilaporkan hari ini, Kamis (21/7), kasus baru positif harian COVID-19 bertambah 5.410.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan dengan penambahan kasus baru hari ini, maka total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia telah mencapai 6.154.494 sejak kasus pertama diumumkan pemerintah pada Maret 2020.

Baca Juga:

Tiga Siswa Terpapar COVID-19, SMPN 85 Jaksel Di-lockdown 10 Hari

Sementara, untuk angka positivity rate harian COVID-19 hari ini juga menurun sedikit yakni 6,00. Namun angka ini masih di atas standar yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yaitu di bawah 5 persen. Sedangkan kemarin, angka positivity rate harian 6,47 persen.

Kemenkes melaporkan dalam 24 jam terakhir jumlah orang yang diperiksa sebanyak 90.112 orang dengan angka positivity rate 6,00 persen. Jumlah orang diperiksa hari ini naik dibandingkan kemarin sebanyak 87.431 orang dan angka positivity rate 6,47 persen.

Sedangkan jumlah spesimen yang diperiksa dalam kurun waktu yang sama sebanyak 122.986 dengan positivity rate 7,41 persen. Selanjutnya untuk kasus aktif hari ini dilaporkan naik sebanyak 2.480, sehingga total kasus aktif menjadi 36.781.

Sementara, untuk angka kesembuhan hari ini tercatat 2.925 orang, dan total pasien sembuh telah mencapai 5.960.833. Angka kematian hari ini juga dilaporkan sebanyak lima orang menurun dibandingkan kemarin ada 10 orang yang meninggal dunia. Kemenkes mencatat hari ini ada 6.200 orang yang berstatus suspek.

Baca Juga:

Kemenag Minta Tak Khawatir Terkait Belasan Jemaah Haji Positif COVID-19

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat waspada dan memperketat protokol kesehatan, pasalnya sub varian COVID-19 yang baru yakni BA.2.75 telah masuk ke Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, Mohammad Syahril mengungkapkan bahwa telah terdeteksi subvarian baru yaitu BA.2.75. Namun menurutnya tingkat keparahan yang ditimbulkan sama dengan varian sebelumnya yaitu BA.4 dan BA.5.

"Artinya masih sedikit kasusnya, kita belum melihat data secara keseluruhan," ucap Syahril.

Dia menjelaskan di beberapa negara yang sudah melaporkan, ada sekitar 14 negara termasuk India dan Singapura, mereka mengatakan memang tingkat keparahannya lebih rendah dari varian BA.4 dan BA.5. (Knu)

Baca Juga:

Jemaah Haji Terpapar COVID-19 Semakin Bertambah

#Kemenkes #COVID-19 #Kasus COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla
Kemenkes mengungkapkan ada 7 provinsi serta 63 kabupaten dan kota terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla
Indonesia
Hasil Cek Kesehatan Gratis, 2,95 Juta Orang Alami Gangguan Mata, Bisa Alami Kebutaan
Banyak dari orang-orang itu tidak menyadari bahwa dirinya punya gangguan penglihatan, dan menunda tindak lanjut hingga terlambat atau buta permanen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Hasil Cek Kesehatan Gratis, 2,95 Juta Orang Alami Gangguan Mata, Bisa Alami Kebutaan
Indonesia
Kemenkes Bakal Bangun 1.988 Puskesmas Baru, Rombak Wajah Layanan Kesehatan
Wamenkes menekankan pentingnya kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan untuk mengimbangi modernisasi fasilitas medis.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Kemenkes Bakal Bangun 1.988 Puskesmas Baru, Rombak Wajah Layanan Kesehatan
Lifestyle
Influenza A Merebak, Gunakan Masker Buat Kurangi Risiko Penularan
Influenza menular melalui melalui partikel pernapasan yang dikeluarkan ketika penderita batuk, bersin, berbicara, atau bernapas,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Influenza A Merebak, Gunakan Masker Buat Kurangi Risiko Penularan
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Indonesia
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Dampaknya mencakup keterbatasan akses air bersih, peningkatan suhu ekstrem, risiko karhutla, penurunan kualitas udara, hingga ancaman ketahanan pangan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Indonesia
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Komisi IX DPR RI meminta Kemenkes dan BNN menyusun regulasi penggunaan vape. Sebab, vape mengandung etomidate merajalela.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Indonesia
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Kemenkes mencatat 174.694 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla sepanjang Agustus hingga 21 September 2026. Sebanyak 40.363 kasus merupakan balita.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Bagikan