60 Persen Penduduk Indonesia Rentan Terkena Hepatitis B, Terinfeksi Pada Masa Remaja

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
60 Persen Penduduk Indonesia Rentan Terkena Hepatitis B, Terinfeksi Pada Masa Remaja

Petugas medis menyuntikkan vaksin hepatitis A pada seorang siswa saat pemberian vaksinasi hepatitis A dan PCV13 di Balaikota Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/4/2025). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/Spt.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan bahwa prevalensi hepatitis B aktif (HBsAg) pada anak usia 1–4 tahun hanya 0,1 persen, jauh di bawah target WHO untuk eliminasi hepatitis B pada anak.

Data SKI 2023 juga memberikan gambaran yang jelas mengenai perubahan epidemiologi tersebut. Pada seluruh kelompok umur, prevalensi hepatitis B aktif (HBsAg) kini mencapai 2,4 persen. Sebanyak 19,7 persen penduduk menunjukkan bukti pernah terpapar virus hepatitis B (anti-HBc positif), sedangkan hanya 24,3 persen yang memiliki antibodi pelindung terhadap hepatitis B (anti-HBs positif).

Kementerian Kesehatan mengatakan lebih dari 60 persen penduduk Indonesia masih rentan terhadap hepatitis B meski program imunisasi nasional sejak 1997 berhasil menekan penularan penyakit tersebut pada anak.

Indonesia sedang mengalami perubahan epidemiologi hepatitis B. Penularan pada generasi yang memperoleh imunisasi sejak bayi telah menurun secara drastis, sedangkan beban penyakit pada kelompok usia dewasa masih mencerminkan tingginya penularan yang terjadi pada masa sebelum imunisasi universal diperkenalkan,

kata Ketua Komite Ahli Hepatitis Kemenkes dr. David H Muljono.

Distribusi antibodi pelindung (anti-HBs) memperlihatkan pola bimodal. Angkanya tinggi pada anak-anak sebagai hasil keberhasilan imunisasi, menurun pada usia remaja dan dewasa muda, kemudian meningkat kembali pada kelompok usia yang lebih tua akibat terbentuknya kekebalan setelah infeksi alami.

Baca juga:

Kemenkes Imbau Masyarakat Cegah Penularan Hepatitis B

Temuan lain yang perlu mendapat perhatian adalah bahwa lebih dari 60 persen penduduk Indonesia masih tidak memiliki ketiga penanda serologi hepatitis B, yaitu HBsAg, anti-HBc, maupun anti-HBs. Kelompok ini belum pernah terinfeksi, tetapi juga belum memiliki kekebalan terhadap hepatitis B.

Temuan ini menunjukkan bahwa penularan hepatitis B telah menurun secara bermakna dibandingkan dua dekade sebelumnya, tetapi masih terdapat proporsi masyarakat yang besar yang belum memiliki kekebalan terhadap infeksi hepatitis B,

ujarnya.

Selama penularan horizontal masih berlangsung, mereka tetap berisiko terinfeksi pada masa remaja maupun dewasa. Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan tidak dapat berhenti pada imunisasi bayi saja, tetapi perlu dilengkapi dengan strategi perlindungan bagi kelompok usia yang lebih tua.

Strategi eliminasi hepatitis di Indonesia perlu berkembang dari pendekatan yang berfokus pada imunisasi menjadi pendekatan yang mencakup seluruh perjalanan penyakit, mulai dari pencegahan infeksi baru hingga pencegahan sirosis dan kanker hati.

Upaya tersebut meliputi perluasan skrining berbasis risiko, peningkatan akses terhadap pemeriksaan laboratorium, diagnosis dini, tata laksana yang sesuai dengan pedoman nasional dan WHO, pencegahan penularan dalam keluarga, serta pemberian vaksinasi catch-up bagi individu yang belum memiliki kekebalan terhadap hepatitis B,

ujarnya.
#Hepatitis #Hari Hepatitis Sedunia #Kemenkes
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
DPR Desak Penyidik PNS Kemenkes dan BPOM Aktif Usut Keracunan MBG
DPR RI mendesak PPNS Kemenkes dan BPOM proaktif mengusut kasus keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
DPR Desak Penyidik PNS Kemenkes dan BPOM Aktif Usut Keracunan MBG
Indonesia
Kemenkes Buka Beban Kesehatan Erupsi Anak Krakatau, 3,3 Juta Lansia Terancam Abu Vulkanik
Kemenkes ungkap 3,3 juta lansia rawan terdampak abu vulkanik Anak Krakatau. Abu silika tajam berbahaya bagi paru-paru, mata, kulit, dan memicu risiko ISPA, stroke, hingga depresi.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Kemenkes Buka Beban Kesehatan Erupsi Anak Krakatau, 3,3 Juta Lansia Terancam Abu Vulkanik
Indonesia
Ini Tipe Masker Yang Direkomendasikan Hindari Paparan Abu Vulkanik
PVMBG menetapkan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau tetap pada Level III (Siaga).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Ini Tipe Masker Yang Direkomendasikan Hindari Paparan Abu Vulkanik
Indonesia
Pemerintah Genjot Pembangunan Puskesmas, 1.988 Unit Baru Mulai Dibangun 2027
Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan dasar sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 04 September 2026
Pemerintah Genjot Pembangunan Puskesmas, 1.988 Unit Baru Mulai Dibangun 2027
Indonesia
Pemerintah Buka 25 Prodi Dokter Spesialis Baru, bakal Disebar di Daerah Tertinggal
Program tersebut menjadi salah satu bentuk afirmasi bagi dokter, khususnya putra-putri daerah.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Pemerintah Buka 25 Prodi Dokter Spesialis Baru, bakal Disebar di Daerah Tertinggal
Indonesia
9.668 Kasus ISPA Muncul Usai Gempa NTT, Kemenkes Ungkap Kondisi Warga di Pengungsian
Kemenkes mencatat 9.668 kasus ISPA pada warga terdampak gempa NTT sejak 15-26 Agustus 2026. Lebih dari 185 ribu warga masih berada di pengungsian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
9.668 Kasus ISPA Muncul Usai Gempa NTT, Kemenkes Ungkap Kondisi Warga di Pengungsian
Indonesia
Kemenkes Dirikan 2 RS Lapangan Tangani Korban Gempa NTT, Stok Obat Cukup Dalam 5 Hari
Total jumlah korban jiwa akibat gempa bumi yang menimpa Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 91 jiwa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Kemenkes Dirikan 2 RS Lapangan Tangani Korban Gempa NTT, Stok Obat Cukup Dalam 5 Hari
Bagikan