7 Suporter Persis Solo yang Ricuh Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 07 Juli 2023
7 Suporter Persis Solo yang Ricuh Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi menunjukan barang bukti kasus rusuh suporter, Jumat (7/7). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polresta Surakarta, Jawa Tengah menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus perampasan dan penganiayaan saat terjadi kericuhan antar pendukung Persis Solo usai melawan Persebaya, Sabtu (1/7). Ketujuh tersangka tersebut dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan kasus ini bermula dari gesekan yang terjadi sebelumnya. Kemudian mereka bertemu di tribun laga Persis Vs Persebaya hingga terjadi gesekan yang membuat polisi turun tangan.

Baca Juga:

Ricuh Suporter Jadi Sorotan, Gibran Fasilitasi Nobar PSS Vs Persis di Balai Kota

"Gesekan berlanjut di luar stadion stadion saat mereka pulang. Suporter ini merampas sepeda motor di tiga lokasi," kata Iwan.


Dia mengatakan mereka langsung ditangkap di dekat Solo Safari. Sebelum ditangkap mereka mengelak telah melakukan penganiayaan dan perampasan sepeda motor.


"Kami mempunya barang bukti dan diperkuat dengan keterangan saksi untuk ditangkap serta ditetapkan tersangka," kata dia.


Dia mengatakan barang bukti diamankan berupa kaos bertuliskan 'Garis Keras', sepeda motor hasil rampasan, dan lainnya. Dia menyangka suporter tersebut berbuat melanggar hukum karena bisa berdampak pada nama suporter Persis Solo.

Baca Juga:

Bentrok Suporter Persis Solo, Polisi Tetapkan 7 Orang Tersangka


"Sangat disayangkan apalagi mereka ini sama-sama mendukung Persis Solo. Mereka layak dihukum (blacklist) kiat koordinasikan panpel karena kami tidak ingin hal serupa terjadi di kemudian hari," kata dia.


Dia menambahkan pelaku dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Dari salah satu pelaku juga terbukti melakukan penyalahgunaan narkotika jenis ganja.


"Yang terlibat penyalahgunaan narkotika dilakukan rehabilitasi. Evaluasi panpel akan diperketat lagi karena masih ditemukan benda berbahaya yang dibawa suporter," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Gibran Minta Persis Solo Blacklist Suporter yang Rusuh di Manahan

#Suporter Sepak Bola #Persis #Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
PSSI membuka kemungkinan menjatuhkan sanksi pengurangan poin kepada klub yang gagal menjaga perilaku suporternya.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Oktober 2026
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
Indonesia
Penyerang Bus Persib Ditangkap Pakai Baju Persija, Hasil Tes Urine Positif Sabu dan Ganja
Fakta baru penyerangan bus Persib U-18 di Tol Batang! Pelaku BPA positif sabu dan ganja, polisi temukan bong alat isap sabu dan miras di tasnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Penyerang Bus Persib Ditangkap Pakai Baju Persija, Hasil Tes Urine Positif Sabu dan Ganja
Indonesia
Pelaku Utama Penyerangan Bus Tim Akademi Persib Ditangkap, Botol Miras dan Sajam Ikut Disita
Polresta Batang tangkap pelaku pelemparan bus Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360 Tol Batang. Polisi sita batu bata, botol miras, dan senjata tajam!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Pelaku Utama Penyerangan Bus Tim Akademi Persib Ditangkap, Botol Miras dan Sajam Ikut Disita
Olahraga
Penyerang Bus Tim Akademi Persib Diduga Suporter Persija, Jakmania Buka Suara
Pengurus Pusat Jakmania mengecam keras aksi penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Jakmania dukung kepolisian usut tuntas pelaku penyerangan!
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
Penyerang Bus Tim Akademi Persib Diduga Suporter Persija, Jakmania Buka Suara
Indonesia
Persija Kutuk Penyerangan Bus Akademi Persib, Jangan Bunuh Talenta Muda dengan Trauma!
Persija Jakarta mengutuk aksi penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Macan Kemayoran desak polisi usut tuntas dan ingatkan rivalitas bukan alasan melukai!
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
 Persija Kutuk Penyerangan Bus Akademi Persib, Jangan Bunuh Talenta Muda dengan Trauma!
Olahraga
Bus Tim Akademi Persib Diserang, Bobotoh Diultimatim Jangan Lakukan Aksi Balas Dendam
Manajemen Persib mengimbau Bobotoh tidak melakukan aksi balas dendam usai bus tim U-18 diserang di Batang. Kasus resmi diseret ke jalur hukum!
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
Bus Tim Akademi Persib Diserang, Bobotoh Diultimatim Jangan Lakukan Aksi Balas Dendam
Olahraga
Bus Persib Diserang di Rest Area Batang, Official Terluka Hingga Sembunyi di Tukang Tambal Ban
Bus Persib U-18 diserang di Rest Area Batang KM 360! Koper dijarah dan official terluka hingga sembunyi di lapak tambal ban. Cek kronologi resminya!
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
Bus Persib Diserang di Rest Area Batang, Official Terluka Hingga Sembunyi di Tukang Tambal Ban
Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Dinas Perhubungan (Dishub) Solo berencana mensterilkan aktivitas parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Bagikan