Kenakan Beskap dan Jarit, Wapres Gibran Hadiri Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Tingalan Jumenengan Kaping 4 KGPAA Mangkunagoro X di Pura Mangkunegaran, Selasa (27/1). (Merahputih.com/Ismail)
MerahPutih.com - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Tingalan Jumenengan Kaping 4 KGPAA Mangkunagoro X yang digelar di Pura Mangkunegaran, Solo, Selasa (27/1).
Gibran hadir mengenakan beskap hitam dan jarit, didampingi sang istri Selvi Ananda yang tampil anggun dengan kebaya merah jambu dan jarit. Keduanya tiba di lokasi sekitar pukul 10.08 WIB dan memasuki area Pura Mangkunegaran melalui pintu selatan.
Kehadiran Wapres dan istri disambut serta didampingi sejumlah pejabat daerah, antara lain Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno, Wali Kota Solo Respati Ardi, Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, serta Bupati Blora Arief Rohman.
Sejumlah tamu VIP turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya GKBRAA Paku Alam, Sekda Solo Budi Murtono, Ketua DPRD Solo Budi Prasetyo, politikus senior PDIP Bambang Wuryanto (Pacul), serta politikus Partai Golkar Sekar Tandjung.
Baca juga:
Jadi Pelaksana Keraton Solo, Tedjowulan Minta 2 Raja Kembar Serahkan Penguasaan Aset
Tingalan Jumenengan tahun ini mengusung tema dan penekanan yang mencerminkan visi Mangkunegaran yang selaras dengan perkembangan zaman, sebagaimana disampaikan melalui sabda dalem KGPAA Mangkunagoro X.
Rangkaian acara Tingalan Jumenengan merupakan ungkapan rasa syukur atas perjalanan satu tahun terakhir, sekaligus menjadi pembuka tahun kelima kepemimpinan KGPAA Mangkunagoro X di Mangkunegaran.
Prosesi Tingalan Wiyosan Jumenengan Dalem diawali dengan penampilan bergada prajurit (royal defile), dilanjutkan dengan tarian sakral Bedhaya Anglir Mendhung, serta klenengan gamelan. Dalam rangkaian acara tersebut, RNgt T Dr Peni Candra Rini juga memberikan persembahan khusus.
Bedhaya Anglir Mendhung merupakan tarian sakral pusaka Mangkunegaran yang diciptakan oleh KGPAA Mangkunagoro I. Tarian ini mengisahkan perjuangan dan pertempuran melawan penjajahan Belanda, serta sarat makna filosofis dan spiritual.
Baca juga:
Ketua Pelaksana Tingalan Jumenengan Dalem Kaping 4 SIJ KGPAA Mangkunagoro X, GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo, mengatakan peringatan kenaikan takhta Mangkunagoro X dipusatkan di Bangsal Pringgitan dan Pendapa Ageng Pura Mangkunegaran.
“Pura Mangkunegaran melibatkan sekitar 1.000 masyarakat, terdiri dari siswa sekolah menengah pertama, komunitas, serta warga sekitar Pura Mangkunegaran, untuk berpartisipasi dalam Tingalan Jumenengan KGPAA Mangkunagoro X,” ujar Ancillasura.
Ia menambahkan, Tingalan Jumenengan menjadi momentum penting sebagai bentuk syukur sekaligus refleksi perjalanan kepemimpinan Mangkunagoro X.
“Rangkaian prosesi ritual adat Tingalan Wiyosan Jumenengan Dalem dibuka dengan penampilan bergodo prajurit atau royal defile, Bedhaya Anglir Mendhung, hingga klenengan gamelan,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Kenakan Beskap dan Jarit, Wapres Gibran Hadiri Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Dana Hibah Dikirim ke Rekening Pribadi, Ini Pengakuan Keraton Surakarta
PB XIV Purbaya Curhat ke Dasco, Nyatakan Keberatan atas SK Kemenbud dan Harapkan Persatuan Keraton Solo
Jadi Pelaksana Keraton Solo, Tedjowulan Minta 2 Raja Kembar Serahkan Penguasaan Aset
Fadli Zon Ungkap Alasan Pemerintah Ikut Turun Tangan soal Konflik Keraton Solo
Satnarkoba Polresta Solo Sita 1 Kilogram Sabu dari Jaringan Lintas Provinsi
Menbud Fadli Zon Tunjuk Tedjowulan Jadi Pelaksana Keraton Solo, Singgung Sosok Senior Berpengalaman
Keluarkan SK Buat Tedjowulan, Kubu PB XIV Purbaya Ancam Gugat Menteri Fadli Zon di PTUN
GKR Timoer Ngamuk, Menteri Budaya Fadli Zon Tunjuk Tedjowulan Pelaksana Keraton