Dana Hibah Dikirim ke Rekening Pribadi, Ini Pengakuan Keraton Surakarta

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Dana Hibah Dikirim ke Rekening Pribadi, Ini Pengakuan Keraton Surakarta

Raja Kasunanan Surakarta Hadiningkrat PB XIV Purbayo. (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menyinggung aliran dana hibah dari pemerintah daerah hingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diterima oleh pihak pribadi di Keraton Solo saat gelar pendapat bersama Komisi X DPR RI, Rabu (21/1).

Raja Kasunanan Surakarta Hadiningkrat PB XIV Purbayo buka suara terkait ramainya dana hibah Keraton Surakarta yang selama ini diberikan pusat masuk rekening pribadi.

Menurut Purboyo penyaluran dana hibah ke Keraton Solo sesuai dengan arahan pemerintah.

“Iya kita ngikut arahan pemerintah ya. Jadi itu sudah sesuai arahan pusat,” kata Purbaya, Sabtu (24/1).

Baca juga:

Traktir Makan 2 Raja Kembar Keraton Surakarta, Wapres Gibran Titip Jaga Solo

Dana hibah yang disalurkan dari pemerintah bukan atas permintaan keraton. Pihaknya tidak mempersoalkan pemerintah mau menyalurkan dana hibah atau tidak ke Keraton Solo.

"Ya memang anggaran turun kan bukan permintaan kita, arahan pemerintah. Diturunkan ya monggo, nggak ya monggo," tegas dia.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dinilai paham terkait dana hibah keraton. Penyaluran dana hibah dari pemerintah ke Keraton Solo melalui rekening Raja sudah sesuai aturan.

"Saya kira sudah (sesuai aturan). Itu kan kita ikut arahan pemerintah. Jadi sudah sesuai aturan,” kataanya.

Juru Bicara PB XIV Purboyo, KPA Singonagoro, mengatakan, dana hibah yang diterima Keraton Solo ada dua jenis, yaknin ada hibah fisik dan hibah dana atau keuangan.

"Kalau untuk hibah keuangan, kami hanya menerima dari Pemkot dan juga Pemprov Jawa Tengah. Dan itu nilainya hanya 1 sekian miliar dari Pemprov," kata Singonagoro.

Sedangkan dana hibah yang diterima Pemkot Solo dibawah Rp 200 juta. Sementara hibah fisik dari pemerintah pusat atau APBN biasanya untuk perbaikan dan revitalisasi bangunan di Keraton Solo.

“Kalau dilihat nilai uangnya itu besar tapi tidak kami terima dalam bentuk uang. Jadi mekanismenya semuanya dikerjakan oleh kementerian dan juga lembaga atau instansi terkait termasuk penunjukan kontraktornya, pemilihan kontraktornya, terus proses LPJ-nya itu semuanya ada di kementerian untuk fisik," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah).

#Keraton Surakarta #Solo #Dana Hibah
Bagikan

Berita Terkait

Tradisi
Jelang Kirab 1 Suro, Keraton Surakarta Keluarkan 5 Kerbau Bule
Lima kerbau bule menjalani latihan dengan mengitari Kompleks Keraton Solo, rute yang ditempuh bukan rute kirab malam 1 Suro.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jelang Kirab 1 Suro, Keraton Surakarta Keluarkan 5 Kerbau Bule
Indonesia
Harga Pertamax Naik, Walkot Solo Putar Otak Tekan Penggunaan BBM Mobdin ASN
Efisiensi yang dilakukan Pemkot Solo ini dipastikan tidak akan mengganggu pelayanan publik di Kota Solo.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, Walkot Solo Putar Otak Tekan Penggunaan BBM Mobdin ASN
Indonesia
Polresta Solo Tangkap 3 Pelaku Teror Pocong, Minta Maaf Telah Bikin Gaduh
Sebelumnya, viral video teror pocong berdurasi 30 detik gegerkan warga Solo.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Polresta Solo Tangkap 3 Pelaku Teror Pocong, Minta Maaf Telah Bikin Gaduh
Indonesia
Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi
Dana SPPG sepenuhnya berada di tangan BGN dan bukan tanggung jawab daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi
Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Para pekerja transportasi daring saat ini berada dalam posisi dilematis yang serbatidak pasti.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Indonesia
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Tercatat, sebanyak 8 orang suporter terpaksa harus mendapatkan perawatan medis dari petugas P3K di lokasi karena mengalami sesak napas dan kepanikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Olahraga
Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
: Polresta Surakarta amankan 33 suporter Persis Solo karena membawa flare, smoke, petasan, dan miras saat laga kontra Dewa United di Stadion Manahan.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
 Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Bagikan