Tepis Isu Pagar Tinggi Mal Antisipasi Potensi Rusuh, Manajemen: Pakuwon Itu Bukan Peramal

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Tepis Isu Pagar Tinggi Mal Antisipasi Potensi Rusuh, Manajemen: Pakuwon Itu Bukan Peramal

: Pakuwon Mall Solo Baru dipasangi pagar pembatas, Minggu (2/8). (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gelombang pemasangan pagar tinggi yang sebelumnya marak di Jakarta dan Surabaya kini merambah ke Solo Baru, Sukoharjo. Pakuwon Mall, pusat perbelanjaan megah di Jalan Ir. Soekarno, menjadi sorotan publik setelah pekerja terlihat memasang pagar besi setinggi 2,5 meter di sisi kiri area mall.

Baca juga:

Carstenz Mall Gandeng PMI Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah

Fenomena ini langsung viral di media sosial, memicu beragam spekulasi dari masyarakat termasuk potensi kerusuhan. Namun, Pakuwon Group menegaskan langkah tersebut bukan karena prediksi ancaman keamanan.

Pakuwon itu bukan peramal. Kita enggak tahu mau terjadi apa,

Direktur Marketing Pakuwon, Sutandi, kepada media, Minggu (2/8)

Penataan Akses, Bukan Ramalan

Menanggapi kekhawatiran publik soal kemungkinan kerusuhan atau penjarahan, Pakuwon berharap situasi tetap kondusif.

“Kita berharap semua baik-baik saja. Memang ekonomi kenapa? Ekonomi baik-baik saja," Direktur Marketing Pakuwon, Sutandi.

Sebaliknya, Sutandi menjelaskan konsep Pakuwon Mall yang terbuka membuat pengunjung bisa masuk dari berbagai arah. Kondisi itu justru berpotensi membahayakan keselamatan karena banyak orang menyeberang sembarangan.

Baca juga:

CCTV Mall Ungkap Kronologis Detik-Detik Pria Bekasi Bunuh Diri di PIM 2

Pemasangan pagar, lanjut dia, adalah bagian dari penataan akses agar arus keluar-masuk pengunjung lebih teratur dan aman.

“Awalnya kita berpikir Pakuwon Mall itu kan terbukanya lebar sekali. Kalau semua orang nyebrang masuk sembarangan, ini kan bahaya buat mereka sendiri nyebrang,” paparnya.

Tradisi Lama Pakuwon Group

Menurut Sutandi, kebijakan pemasangan pagar bukan hal baru di lingkungan Pakuwon Group. Royal Plaza Surabaya, misalnya, sudah menggunakan pagar sejak pertama kali beroperasi pada 2006.

Blok M Plaza di Jakarta juga telah lebih dulu menerapkan pagar keliling dan menjadi salah satu acuan desain pagar di mal-mal Pakuwon.

Baca juga:

Fried Chicken Master, Cita Rasa Ayam Goreng Tepung Khas Taiwan Hadir di Blok M Plaza

“Setiap mal menggunakan jenis pagar berbeda, mulai dari besi, kaca, hingga pagar kawat, sesuai kebutuhan masing-masing lokasi,” Direktur Marketing Pakuwon, Sutandi.

(Ismail/Jawa Tengah)

#Mall #Keamanan Nasional #Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Indonesia
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Indonesia
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Kebijakan tersebut berlaku bagi rumah ibadah yang mengalami peralihan hak untuk kepentingan keagamaan dan sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Indonesia
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Budi mengaku tujuannya datang ke Solo untuk mengundang ke acara podcast The Johan Budi Untold Stories.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Salat istisqa tersebut dilakukan di tengah musim kemarau panjang dan kebakaran TPA Putri Cempo yang belum padam
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Indonesia
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
PB XIV Hangabehi resmi dikukuhkan sebagai penerus PB XIII lewat upacara jumenengan. Sebelumnya Purbaya sudah mendeklarasikan diri sebagai PB XIV. Konflik daualisme kepemimpinan makin rumit.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
Indonesia
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Pelaksanaan water bombing difokuskan pada sisi timur TPA Putri Cempo yang masih mengeluarkan asap.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Indonesia
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Pemadaman dibantu menggunakan water bombing yang akan dilakukan mulai Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Bagikan