Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing

Petugas pemadam melakukan Water Bombing kebakaran TPA Putri Cempo Solo, Jumat (4/9). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH Kota (Pemkot) Surakarta menetapkan status tanggap darurat kebakaran TPA Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Jebres, Solo. Pemadaman dibantu menggunakan water bombing yang akan dilakukan mulai Jumat (4/9).

Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan pihakmya menetapkan kebakaran TPA Putri Cempo sebagai status tanggap darurat. Penetapan tersebut berlangsung 14 hari mendatang dan berlaku mulai Rabu (14/9).

“Kebakaran TPA Putri Cempo kami tetapkan sebagai status tanggap darurat selama 14 hari mendatang. Terhitung mulai tanggal 3 September,” ujar Respati, Jumat (4/9).

Ia mengatakan penetapan status tanggap darurat ini sekaligus menyiapkan pemadaman melalui udara atau water bombing untuk menangani kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo.

Ia mengaku, sebelum menetapkan status tanggap darurat ini, pihaknya menggelar rakor bersama TNI, Polri, Danrem, Polda Jawa Tengah, Damkar, BPBD, serta unsur terkait lainnya untuk membahas perkembangan dan langkah penanganan kebakaran. Respati menyebut Pemkot akan menambah personel dari TNI, Polri, dan relawan untuk memperkuat penanganan kebakaran.

Baca juga:

KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB



Selain itu, bantuan armada dan personel pemadam kebakaran juga datang dari sejumlah daerah di Jawa Tengah, di antaranya Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Sragen, Wonogiri, dan Karanganyar.

Untuk mempercepat pemadaman, kata dia, pemkot menyiapkan water bombing yang rencananya dilakukan Jumat (4/9) pagi dengan dukungan Polda Jawa Tengah, apabila kondisi cuaca memungkinkan.

“Jumat pagi, kita akan coba menggunakan water bombing bantuan dari Polda Jateng. Saya ucapkan terima kasih kepada Polda dan seluruh stakeholder yang ikut terlibat,” kata dia.

Ia menyebut metode tersebut dipilih karena sebagian titik api berada di bagian dalam TPA dan sulit dijangkau secara langsung oleh armada pemadam kebakaran. “Api ini ada di dalam dan sulit dijangkau. Menurut laporan rekan-rekan Damkar dan BPBD, akan lebih efektif menggunakan cairan khusus yang dimiliki Damkar,” katanya.

Ia menambahkan keterbatasan jangkauan armada menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman TPA Putri Cempo yang belum padam sampai sekarang. Respati mengatakan data pemerintah kelurahan terdapat 75 warga sempat mengungsi di Pendopo Kelurahan Mojosongo akibat kebakaran. Namun, sebagian warga telah kembali ke rumah sehingga saat ini tersisa belasan pengungsi.

“Total terdapat 75 warga yang mengungsi, namun ada beberapa sudah kembali, sehingga kini tinggal belasan warga,” kata Respati.

Ia menambahkan dapur umum tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan makanan para pengungsi dan warga terdampak.

“Kita buatkan dapur umum untuk suplai makanan buat warga terdampak kebakaran TPA Putri Cempo,” tandasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang

#Solo #TPA #Kebakaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Masih banyak bangunan di Jakarta yang belum sepenuhnya memperhatikan standar keselamatan bencana kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Kapolri Diperintah All Out Tindak Perusahaan Pelaku Karhutla, Pencabutan Izin Tidak Bikin Jera
"Saya minta tidak usah lagi ada macam-macam, kalau memang sudah jelas bahwa dia bertanggung jawab,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Kapolri Diperintah All Out Tindak Perusahaan Pelaku Karhutla, Pencabutan Izin Tidak Bikin Jera
Indonesia
Karhutla Masih Belum Dijinakkan, Kesehatan Warga Makin Buruk
Keterpaparan kabut asap berbulan-bulan yang dialami warga bukan sekadar masalah kenyamanan biasa, melainkan ancaman langsung terhadap keselamatan jiwa
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Karhutla Masih Belum Dijinakkan, Kesehatan Warga Makin Buruk
Indonesia
Kebakaran Pabrik Mebel Jokowi, 2 Jam Padamkan Sendiri Gagal Baru Panggil Damkar
Pabrik mebel PT Rakabu Sejahtera milik Presiden ke-7 Jokowi di Sragen terbakar akibat kebocoran pipa oli. Simak kronologi dan penanganannya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Kebakaran Pabrik Mebel Jokowi, 2 Jam Padamkan Sendiri Gagal Baru Panggil Damkar
Indonesia
Asap Hitam Membubung Dekat Bandara Soetta, Operasional Penerbangan Tak Terganggu
Kebakaran terjadi di sejumlah kawasan sekitar Bandara Soetta, Tangerang. Asap hitam membubung, namun operasional penerbangan tetap normal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Asap Hitam Membubung Dekat Bandara Soetta, Operasional Penerbangan Tak Terganggu
Bagikan