Ricuh Suporter Jadi Sorotan, Gibran Fasilitasi Nobar PSS Vs Persis di Balai Kota
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismail)
MerahPutih.com - Pemkot Solo menggelar nobar pekan kedua BRI Liga 1 antara PSS Sleman Vs Persis Solo di Videotron di Balai Kota Solo, Jumat (7/7) Diketahui pertandingan bertajuk derby Mataram itu digelar Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.
Ketua Panpel Persis Solo, Ginda Ferachtriawan menegaskan para suporter Persis harus mematuhi aturan larangan mendampingi tim saat away. Aturan itu sudah menjadi kesepakatan antara klub dan PSSI sebelum Liga 1 dimulai.
Baca Juga:
Stadion Manahan untuk Venue Piala Dunia U-20, Gibran Bertemu Menpora Rabu
"Kami minta suporter bisa mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Tidak perlu datang ke Stadion Maguwoharjo dan cukup menyaksikan pertandingan dari rumah atau nobar di Videotron di Balai Kota Solo," kata Ginda, Kamis (6/7).
Dia mengatakan nobar ini bisa menjadi pilihan bagi suporter agar tidak datang ke Sleman.
"Kami mengimbau untuk suporter Solo agar tidak datang ke Sleman karena kita tahu betul aturan PSSI," katanya
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Solo, Rini Kusumandari membenarkan perihal penyelenggaraan nonbar pada laga PSS Sleman Vs Persis Solo itu.
"Guna memperlancar jalannya kegiatan, kami telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait yang berhubungan dengan penyelenggaraan kegiatan nonton bareng tersebut," kata Rini.
Baca Juga:
Gibran Minta Persis Solo Blacklist Suporter yang Rusuh di Manahan
Dia menjelaskan nobar mulai pukul 15.00 sampai selesai. Selama pelaksanaan acara nobar, Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) ditutup.
"Sesuai keinginan Wali Kota Solo agar memfasilitasi suporter nobar supaya tidak datang ke Sleman," kata dia.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan kericuhan antar suporter menjadi sorotan publik. Atas dasar itu, Pemkot tidak ingin hal serupa terulang.
"Jangan ada suporter Persis datang ke Sleman. Karena kerusuhan suporter jadi sorotan. Kami fasilitasi nobar," kata Gibran. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga:
Tolak Desakan Undang Panda ke Solo, Gibran Berdalih Senior tidak Boleh Disuruh-suruh
Bagikan
Mula Akmal
Berita Terkait
PN Solo Kabulkan Perubahan Nama KGPH Puruboyo Jadi Pakubuwono XIV di KTP
Temui Dubes Belanda, Wali Kota Solo Minta Artefak Museum Radya Pustaka Dikembalikan
Kenakan Beskap dan Jarit, Wapres Gibran Hadiri Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Dana Hibah Dikirim ke Rekening Pribadi, Ini Pengakuan Keraton Surakarta
Jadi Pelaksana Keraton Solo, Tedjowulan Minta 2 Raja Kembar Serahkan Penguasaan Aset
Satnarkoba Polresta Solo Sita 1 Kilogram Sabu dari Jaringan Lintas Provinsi
Keluarkan SK Buat Tedjowulan, Kubu PB XIV Purbaya Ancam Gugat Menteri Fadli Zon di PTUN
GKR Timoer Ngamuk, Menteri Budaya Fadli Zon Tunjuk Tedjowulan Pelaksana Keraton
Banjir, Perjalanan KA Banyubiru Ekspres Solobalapan Dibatalkan