5 Pose Yoga Untuk Membantu Berhenti Merokok

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 14 Juni 2019
5 Pose Yoga Untuk Membantu Berhenti Merokok

Pose yoga untuk berhenti merokok (Sumber: Pixabay/OpenClipart-Vectors)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUKAN rahasia lagi kalau yoga memiliki segudang manfaat. Yoga membantu membangun kekuatan, kesadaran serta keharmonisan dalam pikiran dan tubuh. Ia juga membantu mengurangi nyeri punggung bawah, radang sendi, sakit kepala hingga menurunkan tekanan darah.

Tapi tahukah kamu, dari sederet manfaat yoga, ia bisa membantumu menghilangkan kebiasaan merokok. Merokok dapat menenangkan pikiran, menghilangkan stres dan kegelisahan orang, yang sering dijadikan salah satu alasan orang untuk merokok.

Dilansir dari Boldsky.com, berikut ini pose yoga yang bisa membantu kamu untuk berhenti merokok.

1. Kapalbhati pranayama

Kapalbhati pranayama (Sumber: Boldsky)
Kapalbhati pranayama (Sumber: Boldsky)

Istilah ini berarti dahi yang bersinar, yang merupakan tanda tubuh sehat. Mempraktikkan pose ini membantu tubuh mendetoksifikasi diri dengan mengeluarkan racun melalui napas. Selain meningkatkan sirkulasi darah, bentuk yoga ini meremajakan sistem saraf dan sel-sel otak. Pada akhirnya bisa menenangkan pikiran dan membantu menahan keinginan untuk merokok.

2. Bhujangasana

Bhujangasana (Sumber: Boldsky)
Bhujangasana (Sumber: Boldsky)

Dikenal sebagai pose kobra, bhujangasana adalah pose yang biasanya direkomendasikan untuk penderita penyakit pernapasan. Postur ini membantu memperluas dada, mengurangi kelelahan dan meningkatkan sirkulasi darah. Dengan demikian membantu menghilangkan stres dan menurunkan keinginan untuk merokok.

3. Sarvangasana

Sarvangasana (Sumber: Boldsky)
Sarvangasana (Sumber: Boldsky)

Ini adalah salah satu pose paling bermanfaat. Sarvangasana dapat menghilangkan stres dan memerangi depresi, yang pada akhirnya mengurangi keinginan untuk merokok. Ini membantu sel-sel otak dengan meningkatkan sirkulasi darah.

4. Shishuasana

Shishuasana (Sumber: Boldsky)
Shishuasana (Sumber: Boldsky)

Juga dikenal sebagai pose anak. Pose ini membantu merilekskan tubuh, menenangkan sistem saraf dan mengurangi ketegangan serta stres. Dengan merelaksasikan seluruh tubuh dan pikiran, keinginan untuk merokok secara alami berkurang.

5. Shavasana

Shavasana (Sumber: Boldsky)
Shavasana (Sumber: Boldsky)

Pose mayat adalah keadaan meditasi yang mendalam dan dilakukan pada akhir setiap sesi yoga. Ini mungkin terlihat paling sederhana, tetapi membutuhkan banyak konsentrasi. Shavasana membantu mengurangi kecemasan dan tekanan darah tinggi. Shavasana juga bermanfaat dalam meremajakan tubuh dan pada gilirannya membantu mengurangi kebiasaan merokok.

#Tips Kesehatan #Yoga #Berhenti Merokok
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Fun
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Berapa kalori makanan Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan kue kering? Simak tips mengatur pola makan agar tetap sehat saat Lebaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Fun
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Simak 6 tips menjaga berat badan saat Lebaran tanpa harus menahan makan. Tetap bisa menikmati opor, rendang, dan kue kering dengan bijak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Indonesia
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Gangguan irama jantung atau aritmia menjadi aktor intelektual di balik sekitar 26,3 persen kasus kematian jantung
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Lifestyle
Ladies, Kenali Tubuh, Siklus, dan Ritme Alami Diri untuk Bekal Menyusun Resolusi Tahun Baru
Pengujung tahun menjadi momen bagi perempuan untuk terkoneksi kembali ke dalam diri kamu.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Ladies, Kenali Tubuh, Siklus, dan Ritme Alami Diri untuk Bekal Menyusun Resolusi Tahun Baru
Indonesia
Raperda KTR DKI Final: Merokok Indoor Dilarang Total, Jual Rokok Dibatasi 200 Meter dari Sekolah
Dalam Raperda KTR ini tidak diatur mengenai area merokok di ruang tertutup (indoor smoking area)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 31 Oktober 2025
Raperda KTR DKI Final: Merokok Indoor Dilarang Total, Jual Rokok Dibatasi 200 Meter dari Sekolah
Indonesia
Raperda Larangan Merokok Hampir Final, Pelanggar Perda KTR Jakarta Bisa Dikenai Sanksi Lebih dari Denda Rp 250 Ribu
Raperda KTR juga mengatur sanksi bagi para pelanggar, termasuk individu, perusahaan, dan sponsor
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 September 2025
Raperda Larangan Merokok Hampir Final, Pelanggar Perda KTR Jakarta Bisa Dikenai Sanksi Lebih dari Denda Rp 250 Ribu
Indonesia
Penelitian Klaim Rokok Elektrik Jadi Jawaban Ampuh Berhenti Merokok, Tingkat Keberhasilan Hampir Tiga Kali Lipat dari Terapi NRT
Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (Akvindo), Paido Siahaan, menekankan bahwa temuan ini konsisten dengan penelitian lain
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Agustus 2025
Penelitian Klaim Rokok Elektrik Jadi Jawaban Ampuh Berhenti Merokok, Tingkat Keberhasilan Hampir Tiga Kali Lipat dari Terapi NRT
Indonesia
Gerakan Berhenti Merokok Prioritaskan Turunnya Angka Perokok Pemula di Indonesia
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dari tahun ke tahun menunjukkan usia anak yang merokok mengalami percepatan usia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Juni 2025
Gerakan Berhenti Merokok Prioritaskan Turunnya Angka Perokok Pemula di Indonesia
Indonesia
PDPI: Keberhasilan Berhenti Merokok di Indonesia Hanya 10 Persen
Jumlah perokok aktif di Indonesia mencapai 70 juta orang, hanya sedikit yang berhasil berhenti.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Juni 2025
PDPI: Keberhasilan Berhenti Merokok di Indonesia Hanya 10 Persen
Bagikan