4 Penyakit yang Berisiko Menyerang Milenial dan Generasi Z Gaul Jakarta

annehsannehs - Selasa, 17 Maret 2020
4 Penyakit yang Berisiko Menyerang Milenial dan Generasi Z Gaul Jakarta

Milenial dan generasi Z rentan akan penyakit ini (Foto: wsj)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GENERASI milenial dan Z yang suka senang-senang biasanya memiliki agenda yang penuh. Mulai dari merayakan masuk kerja di awal minggu lewat mixed-drink monday, diikuti dengan men-distract pikiran dari kerjaan menumpuk di hari kedua kerja lewat trashed tuesday, menenggak segelas atau dua gelas anggur bersama teman-teman kerja pada wine wednesday, nonton live-music bersama teman-teman kuliah dengan merayakan thirsty thursday sampai akhirnya TGIF (Thank God it's Friday) di bar-bar Jaksel untuk melepas penat di hari terakhir kerja.

Untuk kegiatan akhir pekan, para milenial dan gen Z terkadang telah merencanakan short getaway bersama pasangan atau teman-teman dengan menghabiskan leisure time mereka di luar kota barang semalam atau dua malam.

Sibuknya kehidupan kerap membuat para generasi milenial dan Z ini rentan terserang penyakit.Tanda-tanda kejompoan mulai menggerayangi mereka di usia muda karena semangat mereka yang seolah tidak pernah redup. Berikut empat penyakit yang berisiko menyerang milenial dan Z yang doyan hiburan.

Baca juga:

Bukan Berkeluarga, Ini 3 Prioritas Gen Z dan Milenial Menurut Survei

1. Tifus

Pola makan yang tidak sehat dan tidak teratur sering dialami gen Z dan milenial. (Foto- evolyst.com)
Pola makan yang tidak sehat dan tidak teratur sering dialami gen Z dan milenial. (Foto: evolyst.com)

Short getaway yang sudah terencana biasanya memasukkan kegiatan-kegiatan seperti mengunjungi cafe hits serta fancy restaurant setempat agar bisa eksis di media sosial. Nah, karena kondisi finansial anak muda yang belum terlalu settled, akhirnya mereka harus mengorbankan salah satu, dan biasanya pola makan yang menjadi korbannya.

Ada yang mengakalinya dengan menyelipkan makanan instan setiap hari, berpuasa, atau makan-makanan sembarangan yang belum tentu sehat dan bersih. Pola makan yang tidak sehat dan kurang teratur bisa berdampak pada berbagai penyakit, tifus salah satunya.

Dilansir dari Halodoc, tifus adalah penyakit yang terjadi karena infeksi bakteri Salmonella typhi yang menyebar melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi. Berbagai faktor pemicu tifus terjadi karena buruknya sanitasi, kurang bersih mencuci tangan, mengonsumsi sayur yang menggunakan pupuk dari kotoran manusia yang terinfeksi, mengonsumsi produk susu atau olahannya yang telah terkontaminasi, menggunakan toilet yang sudah terkontaminasi, serta melakukan seks oral dengan mereka yang membawa bakteri salmonella typhi.

Baca juga:

"Pagi Kerja, Malam Party" Starter Pack

2. Mental health

Faktor lingkungan, pola pikir, dan gaya hidup menjadi alasan mengapa kesehatan mental mereka terancam.  (Foto: Everyday Health)
Faktor lingkungan, pola pikir, dan gaya hidup menjadi alasan mengapa kesehatan mental mereka terancam. (Foto- Everyday Health)

Dilansir dari Blue Cross Blue Shield Associaton (BCBSA), Dr. Vincent Nelson mengatakan bahwa milenial merupakan generasi yang paling banyak terkena gangguan kesehatan mental ketimbang gangguan fisik dibandingkan generasi baby boomers.

Menurut laman healthline, sepuluh kondisi yang paling mempengaruhi generasi milenial adalah depresi berat, kecanduan zat serta alkohol, hipertensi, hiperaktif, kondisi psikotik, penyakit Crohn dan kolitis ulserativa, kolesterol tinggi, kecanduan tembakau, serta diabetes tipe 2.

Deborah Serani, Professor Adelphi University serta penulis buku Living With Depression menjelaskan beberapa faktor yang menjadi penyebab milenial menjadi generasi yang paling rentan terkena gangguan mental, antara lain kecanggihan teknologi, pemberitaan berlebihan yang diterima, pandangan terhadap mentalitas, serta jam kerja yang tidak jelas.

Baca juga:

Gangguan Mental Paling Banyak Menyerang Generasi Milenial, Apa Penyebabnya?

3. Kolesterol tinggi

Kolesterol tinggi disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. (Foto  (Foto My Heart)
Kolesterol tinggi disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. (Foto (Foto My Heart)

Karena keseringan makan-makanan tidak sehat, kolesterol tinggi juga sering menjadi penyakit yang lazim dialami milenial dan Gen Z.

Dilansir dari Solinea.pl, kolesterol tinggi menjadi masalah kesehatan kedua tertinggi dari milenial setelah depresi. Kolesterol tinggi dimiliki oleh 11,6% generasi milenial, 7% lebih banyak daripada para generasi pendahulu.

Dilansir dari Mayo Clinic, untuk mencegah kolesterol tinggi kamu bisa melakukan diet garam, yaitu dengan cara mengonsumsi makanan yang tidak mengandung garam terlalu banyak. Kamu juga bisa memperbanyak konsumsi buah, sayur, dan mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak hewani.

Baca juga:

Liburan Hype 'Starter Pack' Ala Generasi Z

4. Kecanduan zat psikoaktif

Kecanduan zat psikoaktif menjadi salah satu ancaman kesehatan gen Z dan milenial.  (Foto Harvard Business Review) .png
Kecanduan zat psikoaktif menjadi salah satu ancaman kesehatan gen Z dan milenial. (Foto: Harvard Business Review)

Dilansir dari Blue Cross Blue Shield (BCBS), kecanduan zat psikoaktif menjadi salah satu masalah yang dialami oleh generasi milenial. Dilansir dari cancer.gov, zat psikoaktif termasuk alkohol, kafein, nikotin, marijuana, serta beberapa obat penahan rasa sakit. Obat-obatan yang illegal seperti hoerin, LSD, kokain, dan metamfetamin juga termasuk dalam zat psikoaktif.

Dilansir dari Solinea.pl, kecanduan zat psikoaktif ini dialami oleh 1,8% milenial di Amerika Serikat, jumlah penderitanya meningkat 12% daripada generasi pendahulunya. (Shn)

Baca juga:

Generasi Z: Pekerja Keras, Peka, dan Suka dengan Orisinalitas

#Hypeburan #Generasi Z #Milenial #Anak Muda #Penyakit #Info Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

annehs

Berita Terkait

Olahraga
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Wabah Ebola mengacaukan persiapan Piala Dunia 2026. Laga RD Kongo vs Chili pun harus dibatalkan akibat wabah tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Dunia
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Data terbaru otoritas DRC mencatat 131 kematian akibat virus tersebut terjadi di negara tetangga Uganda
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Lifestyle
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Dokter Tirta buka suara soal Hantavirus. Ia menyebutkan, bahwa penularannya sangat sulit.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Indonesia
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Dua jemaah calon haji Indonesia wafat di Arab Saudi. Kini, total calon haji yang meninggal dunia mencapai 12 orang.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Indonesia
Cara Menangani Paparan Hantavirus Sejak Dini, Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus
Kenali cara menangani paparan hantavirus sejak dini, mulai dari membersihkan area terkontaminasi hingga mengenali gejala awal yang mirip flu biasa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cara Menangani Paparan Hantavirus Sejak Dini, Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus
Dunia
WHO Ungkap Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar, Ketahui Cara Penularan hingga Risikonya
WHO melaporkan kasus hantavirus di kapal MV Hondius. 3 penumpang tewas, satu pasien dirawat intensif. Simak penjelasan pakar soal penularan dan bahayanya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
WHO Ungkap Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar, Ketahui Cara Penularan hingga Risikonya
Indonesia
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
DPR meminta pengawasan ketat terhadap hewan kurban menjelang Idul Adha 2026. Sebab, penyakit PMK mulai mengintai.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
Indonesia
Cak Imin Ingin Reflikasi Mbloc Space Buat Anak Muda di Daerah Berdaya
Mbloc menjadi salah satu rujukan dan contoh yang positif, salah satu kolaborasi pemanfaatan fasilitas publik yang akhirnya memberikan ruang, ruang berkumpul para anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Cak Imin Ingin Reflikasi Mbloc Space Buat Anak Muda di Daerah Berdaya
Bagikan