345 Orang Anggota DPR dan DPD Anyar Wajib Ikut Pemantapan Nilai Nilai Kebangsaan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 02 September 2024
345 Orang Anggota DPR dan DPD Anyar Wajib Ikut Pemantapan Nilai Nilai Kebangsaan

Sidang Paripurna DPR. (Foto: MP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lemhannas RI telah melakukan rapat dengan Sekretariat Jenderal DPR RI dan KPU RI guna menyepakati penyelenggaraan kegiatan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Bagi Anggota DPR RI dan DPD RI Terpilih Periode 2024-2029.

Anggaran Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Bagi Anggota DPR RI dan DPD RI Terpilih Periode 2024-2029 sebesar Rp 10 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Letjen TNI Eko Margiyono mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan kegiatan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Bagi Anggota DPR RI Terpilih Periode 2024-2029 yang merupakan pendatang baru sejumlah 345 orang.

Rencananya kegiatan tersebut akan diselenggarakan selama kurang lebih satu pekan, mulai 21-28 September 2024.

Baca juga:

Demi Indonesia Raya Berkumandang, NOC Indonesia dan Lemhannas Kerja Sama Peningkatan Prestasi Atlet

"Oleh karena itu, kami hanya akan memberikan kepada yang newcomer (pendatang baru), kemarin dari Sekjen DPR sudah menyampaikan kepada kami jumlahnya 345 orang," kata Eko Margiyono di Jakarta, Senin.

Dalam hal anggaran, dia menyebut bahwa kegiatan tersebut akan diselenggarakan oleh Lemhannas RI bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

"Kegiatan ini berbagi beban karena kalau dibebankan Lemhannas sendiri, kami tidak sanggup, anggarannya tidak cukup. Oleh karena itu, kami sudah komunikasi kekurangan beban ini ditanggung dibantu oleh KPU pusat," ujarnya.

#Lemhannas
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Gubernur Lemhannas Dampingi Peserta P4N Pelajari Pencegahan Korupsi di KPK
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily (tengah) saat kunjungan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 23 April 2026
Gubernur Lemhannas Dampingi Peserta P4N Pelajari Pencegahan Korupsi di KPK
Indonesia
KPK–Lemhannas Gembleng 110 Calon Pemimpin, Ditekankan Integritas di Tengah Risiko Konflik Kepentingan
KPK dan Lemhannas gembleng 110 calon pemimpin nasional, fokus pada integritas dan risiko konflik kepentingan. Ini tujuannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
KPK–Lemhannas Gembleng 110 Calon Pemimpin, Ditekankan Integritas di Tengah Risiko Konflik Kepentingan
Indonesia
Gubernur Lemhannas Ungkap Rencana Pemanfaatan Apartemen Hibah Senilai Rp 3,52 M dari KPK
KPK menghibahkan dua apartemen senilai Rp 3,52 miliar ke Lemhannas. Ace Hasan memastikan proses sesuai aturan dan tercatat sebagai aset negara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Gubernur Lemhannas Ungkap Rencana Pemanfaatan Apartemen Hibah Senilai Rp 3,52 M dari KPK
Indonesia
Lemhannas Gandeng KPK, Calon Pimpinan Nasional Ditempa Integritas Antikorupsi
Lemhannas bersama KPK memperkuat pendidikan antikorupsi bagi peserta P4N. Ace Hasan Syadzily menegaskan pentingnya integritas calon pemimpin nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Lemhannas Gandeng KPK, Calon Pimpinan Nasional Ditempa Integritas Antikorupsi
Indonesia
KPK Serahkan Aset Rampasan Rp 3,52 Miliar ke Lemhannas
KPK serahkan dua apartemen hasil korupsi senilai Rp3,52 miliar ke Lemhannas sebagai bagian strategi asset recovery dan pencegahan korupsi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
KPK Serahkan Aset Rampasan Rp 3,52 Miliar ke Lemhannas
Indonesia
Penghormatan Terakhir Bagi Intelektual Militer dan Reformasi TNI Agus Widjojo
Agus Widjojo, mantan Gubernur Lemhannas RI periode 2016-2022, meninggal pada Minggu (8/2) malam pukul 20.15 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Februari 2026
Penghormatan Terakhir Bagi Intelektual Militer dan Reformasi TNI Agus Widjojo
Indonesia
Gubernur Pramono: Jangan Hanya Andalkan APBD, ASN DKI Jakarta Harus Lebih Kreatif
Pramono Anung menekankan pentingnya transformasi ekonomi untuk menjadikan birokrasi Jakarta lebih transparan dan fleksibel.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 September 2025
Gubernur Pramono: Jangan Hanya Andalkan APBD, ASN DKI Jakarta Harus Lebih Kreatif
Indonesia
Gibran Sudah Final Dipilih Rakyat, Usulan Pemakzulan Dianggap Tak Layak Dikaji
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily menyatakan bahwa usulan tersebut tidak perlu dikaji.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Mei 2025
Gibran Sudah Final Dipilih Rakyat, Usulan Pemakzulan Dianggap Tak Layak Dikaji
Indonesia
Kena Imbas Efisiensi Anggaran, Diklat Kemendagri dan Lemhannas untuk Kepala Daerah Disatukan
Kepala daerah tidak perlu mengikuti 2 diklat secara terpisah, melainkan cukup satu yang diadakan bersama oleh Lemhannas dan Kementerian Dalam Negeri di Magelang.
Frengky Aruan - Jumat, 14 Februari 2025
Kena Imbas Efisiensi Anggaran, Diklat Kemendagri dan Lemhannas untuk Kepala Daerah Disatukan
Indonesia
Profil Ace Hasan Syadzily, Anak Pondok Pimpin Lemhannas
Sosok Ace sendiri bukan berasal dari kalangan militer atau Polri seperti umumnya sosok Gubernur Lemhannas terdahulu.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 Oktober 2024
Profil Ace Hasan Syadzily, Anak Pondok Pimpin Lemhannas
Bagikan