3 Dampak Buruk Memarahi Anak, Orang Tua Harus Waspada

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 25 April 2024
3 Dampak Buruk Memarahi Anak, Orang Tua Harus Waspada

Hati-hati saat memarahi anak. (Foto: Unsplash/Caleb Woods)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mengatasi berbagai macam tingkah laku anak memang dapat membuat orang tua kehabisan banyak akal saat mengatasinya. Namun, terkadang sebagian orang tua juga memberikan nasihat atau teguran dengan cara yang salah kepada anak seperti memarahinya.

Menurut Dokter Spesialis Anak, dr Hendra Sp.A, ada tiga kemungkinan yang akan terjadi pada anak saat orang tua mendidiknya terlalu keras, sehingga kondisi ini bisa berdampak kepada perkembangan anak di masa mendatang.

Baca juga:

Ciptakan Lingkungan Positif dengan Authoritative Parenting

“Yang pertama, anak akan mengikuti sikap agresif atau sikap marah orang tua ke orang lain, mungkin tidak ke orang tua melainkan ke teman, saudara atau orang lain disekitarnya,” kata dr Hendra dikutip dalam akun TikTok miliknya @bicaraasikecil, Kamis (25/4).

Faktor kedua, anak menjadi lebih takut kepada orang tua karena sering dimarahi. Akibatnya, ia lebih suka berbohong dibandingkan berbicara jujur. Sebab, menurutnya berbicara jujur pun akan mendapat amarah dari orang tuanya.

“Yang ketiga ini nih jangan sampe deh, kalau kita semakin keras kepada Si Kecil maka semakin keras juga hatinya Si Kecil, yang nantinya Si Kecil akan menjadi pribadi yang ngeyel, susah dinasehati, atau susah untuk dikontrol, emang mau punya anak yang kayak gitu?” ucap dr Hendra.

Baca juga:

Pentingnya Peran Orang Tua agar Anak Aman Manfaatkan Teknologi

Maka dari itu, dr Hendra mengingatkan kepada para orang tua agar kembali intropeksi diri dan dapat mengatur diri ketika sedang menghadapi berbagai macam tingkah laku anak. Karena setiap apa yang dilakukan orang tua akan dicontoh kembali oleh anak di kemudian hari.

Penting bagi orang tua memiliki kesabaran saat mendidik anak, tentunya ditambah dengan memberikan informasi atau komunikasi yang baik pada anak.

“Nah coba introspeksi diri dan banyak bersabar supaya memberitahu Si Kecil dengan cara yang lebih tepat,” tuturnya. (chn)

Baca juga:

Psikolog Sarankan Orangtua Bikin Aturan Penggunaan Ponsel untuk Anak

#Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Indonesia
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Perlu diiringi dengan edukasi yang mencakup tiga elemen kunci yakni anak, orangtua, dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Bagikan