Psikolog Sarankan Orangtua Bikin Aturan Penggunaan Ponsel untuk Anak

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 24 April 2024
Psikolog Sarankan Orangtua Bikin Aturan Penggunaan Ponsel untuk Anak

Penggunaan waktu layar yang berlebihan dapat menghambat perkembangan anak. (Foto: Pixabay/Anviere)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penggunaan ponsel pada anak tak terelakkan lagi mengingat kebutuhan dan perkembangan zaman. Namun, penggunaannya pun tak bisa sesuka anak. Orangtua perlu membuat aturan jelas penggunaannya.

Demikian dikatakan oleh psikolog klinis anak dan remaja dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia Vera Itabiliana Hadiwidjojo.

"Ada aturan jelas dan konsisten yang disepakati bersama anak tentang kapan, di mana, berapa lama dan apa konten atau game yang dikonsumsi," kata Vera seperti dikutip ANTARA (24/4).

Baca juga:

Kelamaan Main Gawai Picu Anak jadi Tantrum

Vera juga mengatakan orang tua adalah garda utama untuk memberikan contoh penggunaan ponsel dan aplikasi yang baik.

Orangtua berperan penting dalam memilih dan menentukan mana aplikasi yang cocok digunakan anak sesuai dengan usianya. Ia menyarankan orang tua untuk jeli melihat batasan usia yang direkomendasikan pada aplikasi yang akan digunakan.

Idealnya, usia 13 tahun ada waktu yang tepat untuk anak bisa dengan bijak menggunakan internet atau memiliki akun media sosial sendiri untuk tujuan yang positif.

Namun, sering kali anak berinternet kurang dari usia tersebut lantaran kebutuhan tugas sekolah dan belajar.

"Oleh karena itu, butuh pengawasan dan pendampingan dari orang tua khususnya untuk anak-anak di bawah usia tersebut sehingga internet tetap berdampak positif untuk anak," sebut Vera.

Baca juga:

Data Internal Bocor, Samsung Larang Penggunaan AI di Gawai Pekerjanya



Vera berharap pemerintah bisa pula ikut andil dalam menetapkan regulasi agar jika ada aplikasi atau konten yang membahayakan bagi anak bisa ditindak tegas.

"Meskipun tugas utama ada di orangtua, tapi orangtua akan terbantu sekali jika pemerintah mau memberikan perlindungan lewat regulasi," tutup Vera. (*)

Baca juga:

Komnas PA Miris Anak Anak Sudah Dicekoki Konten kekerasan Melalui Gawai

#Anak #Anak-anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Ibu di Solo 2 Kali Jual Anak Rp 15 Juta dan 6 Juta Buat Bayar Hutang dan Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Sebelumnya tersangka juga berniat menjual anak pertamanya R p15 juta. Tetapi batal dan saat ini bayi telah berusia sekitar satu tahun
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Ibu di Solo 2 Kali Jual Anak Rp 15 Juta dan 6 Juta Buat Bayar Hutang dan Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Berita Foto
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Sejumlah anak mengikuti pertandingan padel dalam ajang Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026 di Tangerang, Banten, Sabtu (29/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Foto Essay
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Gio dan Hamzah berlatih tinju dengan alat seadanya di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 19 Agustus 2026
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Indonesia
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Kemkomdigi melayangkan teguran ke YouTube, setelah menemukan konten vape yang melibatkan anak-anak.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Bagikan