29 Juta Orang Ditindak karena Langgar Protokol Kesehatan selama PPKM I dan II

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 08 Februari 2021
29 Juta Orang Ditindak karena Langgar Protokol Kesehatan selama PPKM I dan II

Ilustrasi - Warga Kelurahan Tebet Barat dikenai sanksi sosial karena tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, Selasa (26/1/2021). ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Selatan/am.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hasil evaluasi pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tahap I dan II, terdapat hampir 29 juta orang yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan.

Sanksi berupa teguran, denda, dan lainnya telah diberikan kepada para pelanggar.

“Memang jumlah tindakan ini tidak akan bermakna signifikan jika tidak semua pihak ikut berpartisipasi di dalam menegakkan protokol kesehatan,” kata Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Safrizal kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/2).

Baca Juga:

PPKM Mikro, Ganjar Instruksikan RT/RW Bikin Tempat Khusus Isolasi Mandiri

Safrizal menuturkan, 29 juta orang yang ditindak rata-rata berada di jalan dan pertokoan.

Sesuai evaluasi kasus pandemi yang menunjukkan penyebaran COVID-19 sudah menyeluruh di wilayah Jawa dan Bali, maka pemerintah mulai 9 Februari 2021 menerapkan PPKM berskala mikro.

Penegakan protokol kesehatan diharapkan dapat dilakukan hingga level RT dan RW.

“Nanti kita akan turunkan sampai level terbawah untuk penegakan protokol kesehatan, dan tidak lelah-lelahnya terus menegakkan imbauan dan menyosialisasikan protokol kesehatan,” tegas Safrizal.

PPKM skala mikro merupakan kelanjutan dari PPKM jilid I (11 Januari - 25 Januari) dan PPKM jilid II (26 Januari - 9 Februari 2021) di Jawa dan Bali.

Polisi menggelar Operasi Yustisi dalam rangka Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jalan Ir H Djuanda (Dago atas), Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (ANTARA/HO-Polresta Bandung)
Polisi menggelar Operasi Yustisi dalam rangka Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jalan Ir H Djuanda (Dago atas), Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (ANTARA/HO-Polresta Bandung)

Safrizal mengatakan, PPKM mikro ini memiliki beberapa perbedaan dengan dua PPKM sebelumnya.

"PPKM I dan II lebih banyak menyasar kepada aktivitas publik, perkantoran, mal, bandara, dan tempat kegiatan umum lainnya," kata Safrizal.

Padahal dari realisasinya, Safrizal mengatakan, tempat-tempat tersebut disebut secara disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Sementara, ia mengatakan, penyebaran penyakit justru juga terjadi di level komunitas

"Oleh karena itu, akan kita lakukan bersama (PPKM) di tempat umum dan juga di komunitas (lewat PPKM mikro)," kata Safrizal.

Baca Juga:

Pemkot Solo Longgarkan Aturan PPKM Mikro, Anak 5 Tahun Boleh Ngemal

Nantinya, ia mengatakan, wilayah-wilayah di daerah, khususnya di Jawa dan Bali, akan diberi zonasi kerawanan.

Zonasi itu terdiri dari merah, oranye, kuning, dan hijau dengan indikator yang lebih sederhana.

Hal ini diharapkan dapat membuat pemerintah dapat mendekati, mengisolasi, dan melakukan 3T (testing, tracing, dan treatment) dengan lebih rinci. (Knu)

Baca Juga:

Aturan PPKM Mikro, Mal Buka Sampai Jam 9 Malam, WFH Bisa 50 Persen

#PPKM #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Bagikan