171 Nakes RSHS Terpapar COVID-19, BOR Hampir 90 Persen

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 22 Juni 2021
171 Nakes RSHS Terpapar COVID-19, BOR Hampir 90 Persen

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. (Foto: MP/RSHS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lonjakan pasien COVID-19 membuat sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung turut terpapar COVID-19. Hingga pekan terakhir Juni 2021, sudah ada 171 nakes yang positif terpapar COVID-19.

Plh Direktur Pelayanan Medik, Perawatan, dan Penunjang RSHS Yana Akhmad Supriatna mengatakan, total ada 212 pegawai RSHS yang terpapar COVID-19. Rinciannya, 171 nakes dan 41 pegawai non-medis.

“Sampai 20 Juni, sudah tercatat 212 orang, ini cukup meningkat dibanding bulan sebelumnya. Mei sebanyak 61 orang, sekarang 212 orang,” kata Yana, Senin (21/6).

Baca Juga:

Catatkan Rekor, Sehari Kasus COVID-19 di Jakarta Tembus 5 Ribu

Dari 212 orang tersebut, 14 orang di antaranya harus menjalani perawatan. Sedangkan selebihnya mengalami gejala ringan dan hanya memerlukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Keterpaparan nakes dan pegawai non-medis RSHS tak lepas dari tingginya pasien COVID-19 yang terus berdatangan.

Plh Direktur Pelayanan Medik, Perawaan, dan Penunjang RSHS Yana Akhmad Supriatna. (Foto: MP/RSHS)
Plh Direktur Pelayanan Medik, Perawaan, dan Penunjang RSHS Yana Akhmad Supriatna. (Foto: MP/RSHS)

RSHS telah melakukan penambahan tempat tidur menjadi 231 unit, yang terdiri dari 48 ICU untuk pasen COVID-19 dengan gejala berat, dan 183 tempat tidur untuk pasien isolasi non-ICU atau bergejala sedang.

Bed occupancy rate (BOR) atau tempat tidur COVID-19 RSHS untuk ICU 91 persen. BOR non-ICU 89,6 persen. Total BOR RSHS 89 persen. Saat ini RSHS sudah merawat 207 pasien COVID-19,” ungkap Yana.

Baca Juga:

Rumah Sakit Bakal Difokuskan Rawat Pasien COVID-19 Komorbid

Dengan kondisi tersebut, tempat tidur COVID-19 RSHS masih sangat kurang. Dampak dari lonjakan pasien, terpaparnya tenaga medis, dan kurangnya tempat tidur menjadi beban fisik dan psikologis bagi tenaga medis RSHS.

Yana mengatakan, RSHS telah melakukan rekrutmen tenaga tambahan. Selain itu, pihaknya berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Kementerian Kesehatan segera mengirimkan SDM tambahan. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Seratus Lebih Pedagang dari Zona Merah Jualan di Solo, 4 Positif COVID-19

#Kota Bandung #COVID-19 #Tenaga Medis
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Dokter Magang Meninggal Kerja 3 Bulan Tanpa Libur, DPR Soroti Beban Kerja Tidak Manusiawi
Kasus meninggalkan dr. Myta Aprillia Azmy, peserta program magang yang dilaporkan bekerja selama tiga bulan tanpa libur di RS KH Daud Arif, Jambi, menjadi sorotan DPR.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Dokter Magang Meninggal Kerja 3 Bulan Tanpa Libur, DPR Soroti Beban Kerja Tidak Manusiawi
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
Saat ini tiga level pemerintahan masih intensif mendiskusikan arah kebijakan terbaik bagi Kebun Binatang Bandung, termasuk konsep pengelolaan dan fungsi kawasan ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
Olahraga
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
"Kita tunjukkan bahwa Bobotoh bisa tetap tertib, baik dalam kondisi senang maupun sedih, tanpa menyusahkan orang lain,” kata Farhan.
Frengky Aruan - Jumat, 09 Januari 2026
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Indonesia
Skandal Nakes di Sukabumi, Puan Maharani Tegaskan Dunia Kesehatan Tak Boleh Ternodai Narkoba
Puan menyebut, butuh komitmen bersama untuk memberantas narkoba, terutama di kalangan tenaga medis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Agustus 2025
Skandal Nakes di Sukabumi, Puan Maharani Tegaskan Dunia Kesehatan Tak Boleh Ternodai Narkoba
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Dugaan Malapratik Amputasi Tangah Bayi Arumi, Majelis Profesi Periksa 89 Tenaga Medis Bima
89 nakes yang diperiksa terdiri dari 27 orang yang bertugas di Puskesmas Bolo, 24 dari RS. Sondosia dan 38 dari RSUD Bima.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 Juli 2025
Dugaan Malapratik Amputasi Tangah Bayi Arumi, Majelis Profesi Periksa 89 Tenaga Medis Bima
Bagikan