115 Karyawan Perusahaan Telekomunikasi di DIY Positif COVID-19

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 20 Oktober 2020
115 Karyawan Perusahaan Telekomunikasi di DIY Positif COVID-19

Ilustrasi Rapid Test COVID-19. Foto: Pixabay

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 115 karyawan sebuah perusahaan telekomunikasi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terkonfirmasi positif COVID-19. Banyaknya karyawan yang terpapar Corona memunculkan kluster baru yakni kluster telekomunikasi di Kabupaten Sleman.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sleman, Shavitri Nurmala Dewi menjelaskan, ke-115 karyawan yang positif COVID-19 diketahui usai Pemkab Sleman melakukan rapid test pada 1.300-an karyawan perusahaan tersebut.

"Gak semuanya orang Sleman. Yang tinggal di Sleman sebanyak 69 orang. Sisanya karyawan tinggal tersebar di wilayah jawa Tengah seperti Magelang, Sukoharjo, dan Purwerejo," jelas wanita yang akrab disapa Evi ini di Yogyakarta, Senin (19/10).

Baca Juga

Vaksin Corona Diprioritaskan Kelompok Usia 18-59 Tahun dan tak Miliki Penyakit Bawaan

Pihaknya pun segera gerak cepat untuk mengisolasi ke 69 karyawan yang positif COVID-19. Sementara karyawan yang berasal dari luar Sleman mendapatkan perawatan di daerah masing-masing.

Pihaknya mendapatkan laporan kasus pertama muncul dua minggu lalu pada Kamis (8/10). Berdasarkan informasi dari perusahaan, pengelola sudah menutup dan menghentikan kegiatan operational kantor selama lima hari.

Selama penutupan, perusahaan melakukan sterilisasi penyemprotan disinfektan ke seluruh ruangan. Sejumlah karyawan juga sudah melakukan rapid test mandiri.

"Kami juga merekomendasikan agar yang sudah melalukan rapid tes, melakukan rapid tes ulang. Rekomendasi sudah satu minggu yang lalu, kami masih menunggu laporan dari perusahaan tersebut,"ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo mengatakan pihaknya sudah jauh-jauh hari menginstruksikan seluruh perusahaan dan badan usaha yang memiliki puluhan karyawan untuk membentuk Satgas Penanganan COVID-19.

Keberadaan Satgas di setiap perkantoran dan badan usaha ini bertugas untuk memonitor pelaksanaan prokes untuk mencegah penularan COVID-19 di lingkungan kerja.

"Jadi, kami mengingatkan kembali agar setiap perkantoran yang sudah menerapkan Work From Office (WFO) untuk membentuk dan atau lebih mengaktifkan Satgas COVID-19," tegas Koordinator Bidang Kesehatan Satgas COVID-19 Sleman Joko Hastaryo.

Pemkab Sleman selalu mengingatkan perusahaan untuk selalu menerapankan prokes Cita Mas Jajar (cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak) dalam kegiatan operational perusahaan sehari-hari.

Baca Juga

Paksa Bawa Pulang Jenazah Dalam Perda Penanganan COVID-19 Disanksi Denda Rp7,5 Juta

Management perusahaan juga diwajibkan melaporkan secara rutin hasil pengawasan protokol keaehatab kepada Satgas ditingkat kepanewon (kecamatan). (Teresa Ika/Yogyakarta)

#COVID-19
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Indonesia
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
KPK meminta bantuan BRI untuk memberikan informasi mengenai fasilitas kredit
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Juni 2025
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
Indonesia
KPK Periksa 4 Orang Terkait Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19, Ada Staf BRI
Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Juni 2025
KPK Periksa 4 Orang Terkait Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19, Ada Staf BRI
Indonesia
COVID-19 Melonjak, Ini Yang Dilakukan Menkes Budi Gunadi Sadikin
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/6), mengakui ada kenaikan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia yang terkonfirmasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Juni 2025
COVID-19 Melonjak, Ini Yang Dilakukan Menkes Budi Gunadi Sadikin
Bagikan