1 SDN Diliburkan Imbas Kebakaran TPS Putri Cempo yang Tak Kunjung Padam

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 18 September 2023
1 SDN Diliburkan Imbas Kebakaran TPS Putri Cempo yang Tak Kunjung Padam

Kebakaran TPA Putri Cempo, Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot Solo, Jawa Tengah menutup sementara sekolah yang ada di sekitar lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, Senin (18/9). Penutupan dilakukan karena terdampak asap kebakaran dan antisipasi penyakit ispa.


Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan mengatakan kebakaran di TPA Putri Cempo belum bisa dipadamkan. Pihaknya mulai melakukan pemetaan lokasi yang terdampak.

Baca Juga:

Kebakaran 2 Hektare TPA Putri Cempo, Jateng Minta Bantuan Water Bombing

"Kita sudah petakan kawasan terdampak. Belum mendapat laporan warga Solo yang mengungsi terkait kebakaran sampah Tempat Pembuangan Akhir Putri Cempo," kata Gibran, Senin (18/9).


Dia mengatakan telah mengunjungi sejumlah sekolah yang terdampak baik itu sekolah di wilayah Karanganyar dan Solo. Hasil pengecekan ada satu sekolah diliburkan sementara karena terkena dampak kebakaran sampah TPA Putri Cempo.


"Saya tadi ke sekolah-sekolah yang masuknya Karanganyar. Ada beberapa sekolah yang ditutup," katanya


Gibran mengungkap, pemadaman sampah TPA Putri Cempo terus dilakukan. Untuk mempercepat pemadaman, pihaknya akan menerjunkan water bombing.

Baca Juga:

Gunungan Sampah di TPA Putri Cempo Solo Kebakaran

"Tanggal 19 September ada water bombing. Baru jalan dari Gunung Bromo, setelah itu ke Solo," katanya.


Ia memastikan wilayah Mojosongo yang dekat dengan TPA Putri Cempo kondisinya masih aman karena angin bertiup ke wilayah Karanganyar. Untuk arah angin asap kebakaran gunungan sampah mengarah ke wilayah Karanganyar.


"Anginnya arahnya ke Karanganyar. Saya mohon maaf kalau menjadi tidak nyaman," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

PLTSa Putri Cempo Solo Belum Lolos Uji Sertifikasi, Moeldoko: Lahannya Masih Kurang

#Sampah #PTPS #Solo #Gibran Rakabuming
Bagikan
Ditulis Oleh

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.

Berita Terkait

Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Indonesia
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Sementara, Prosesi sakral pengibaran Sang Merah Putih berlangsung mulai pukul 09.54 WIB, disusul amanat Inspektur Upacara pukul 10.16 WIB
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 Juni 2026
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Para pekerja transportasi daring saat ini berada dalam posisi dilematis yang serbatidak pasti.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Indonesia
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Pemprov DKI dan Banten akan berkolaborasi untuk mengatasi banjir. Nantinya, sampah akan diolah menjadi listrik.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Indonesia
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Tata kelola sampah di Indonesia tidak bisa lagi diselesaikan dengan metode konvensional.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Indonesia
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Tercatat, sebanyak 8 orang suporter terpaksa harus mendapatkan perawatan medis dari petugas P3K di lokasi karena mengalami sesak napas dan kepanikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Olahraga
Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
: Polresta Surakarta amankan 33 suporter Persis Solo karena membawa flare, smoke, petasan, dan miras saat laga kontra Dewa United di Stadion Manahan.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
 Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
Berita Foto
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Warga melakukan sortir sampah botol plastik untuk daur ulang di Bank Sampah Persatuan, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 16 Mei 2026
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Bagikan