Viral di Medsos! Pelaku Buang Sampah Sembarangan di Jaksel Akhirnya Terungkap, Didenda Rp 500 Ribu

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Viral di Medsos! Pelaku Buang Sampah Sembarangan di Jaksel Akhirnya Terungkap, Didenda Rp 500 Ribu

Ilustrasi Sampah. (Foto: MP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Video rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan aksi pembuangan sampah liar di Jalan Cidodol Raya, Grogol Selatan, Jakarta Selatan, viral di media sosial dan menjadi perhatian publik.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta bergerak melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi pelaku. Yang bersangkutan kemudian dikenakan sanksi administratif berupa uang paksa sebesar Rp 500 ribu.

Penindakan dilakukan oleh Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup (Satpel LH) Kecamatan Kebayoran Lama bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan dan Bidang Pengawasan dan Penaatan Hukum (PPH) DLH DKI Jakarta.

Petugas melakukan pengecekan lokasi, menelusuri rekaman CCTV, serta meminta keterangan dari sejumlah pihak setelah menerima laporan masyarakat dan informasi yang beredar di media sosial.

Baca juga:

Pasar Jaya Luncurkan Gerakan GEBER di 146 Pasar, Jadi Solusi Pembatasan Sampah ke Bantargebang

Pelaku Merupakan Pegawai Tempat Usaha

Kepala Satpel LH Kecamatan Kebayoran Lama Ian Septyana mengatakan, Jumat (17/7), verifikasi lapangan dilakukan bersama perwakilan Kelurahan Grogol Selatan.

Dari hasil penelusuran dan klarifikasi, pelaku diketahui merupakan salah satu pegawai tempat usaha yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Setelah laporan diterima, kami langsung melakukan penelusuran dan verifikasi di lapangan. Berdasarkan bukti rekaman CCTV serta hasil klarifikasi, pelaku telah mengakui perbuatannya dan dikenakan sanksi administratif berupa uang paksa sebesar Rp 500 ribu,

Kepala Satpel LH Kecamatan Kebayoran Lama, Ian Septyana.

Sanksi Mengacu Perda Pengelolaan Sampah

Ian menjelaskan, sanksi tersebut diberikan berdasarkan Pasal 130 ayat (1) huruf b Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah.

Menurutnya, penegakan aturan dilakukan untuk memberikan efek jera sekaligus meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

"Setiap laporan masyarakat, termasuk informasi yang berkembang di media sosial, akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur. Pemerintah tidak membiarkan pelanggaran yang mengganggu kebersihan dan kenyamanan lingkungan," tegasnya.

Pelaku Diedukasi, Pegiat Usaha Diingatkan

Selain menjatuhkan sanksi administratif, petugas juga memberikan edukasi kepada pelaku mengenai kewajiban membuang dan mengelola sampah secara bertanggung jawab.

DLH turut mengingatkan pemilik dan pengelola tempat usaha di sekitar lokasi agar memastikan sampah dari aktivitas usahanya tidak dibuang sembarangan.

Ian juga mengapresiasi masyarakat yang aktif merekam, melaporkan, dan menyampaikan informasi terkait pelanggaran kebersihan.

Menurutnya, partisipasi warga menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pengawasan dan penegakan hukum.

"Viralnya video tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungannya. Kepedulian ini perlu terus dijaga karena pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mengawasi seluruh wilayah Jakarta," katanya.

Baca juga:

Jakarta Ecotourism Festival 2026 Ajak Siswa SMKN 33 Belajar Kelola Sampah Berkelanjutan

Warga Diajak Disiplin Mengelola Sampah

Ian mengajak masyarakat tidak hanya melaporkan pelanggaran, tetapi juga membangun kebiasaan mengelola sampah secara bertanggung jawab, mulai dari tidak membuang sampah sembarangan hingga memilah sampah sejak dari rumah maupun tempat usaha.

Menurutnya, pemilahan sampah sejak dari sumber akan mempermudah proses pengolahan sekaligus mengurangi jumlah residu yang dikirim ke TPST Bantargebang.

"Pemilahan sampah dari sumber akan memudahkan proses pengolahan sekaligus mengurangi jumlah residu yang dikirim ke TPST Bantargebang. Dengan kedisiplinan dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta pelaku usaha, Jakarta dapat menjadi lebih bersih, tertib, dan nyaman," tutupnya. (Asp)

#Sampah #Dinas Lingkungan Hidup #Denda #Viral
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah 'PULANG' KHW Part 400 Nadia Omara Bikin Merinding, Bawa Misteri Kematian hingga Pesugihan
Video PULANG - KHW Part 400 Nadia Omara ramai ditonton. Simak sinopsis kisah horor tentang misteri kematian, rahasia keluarga, dan pesugihan.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
Kisah 'PULANG' KHW Part 400 Nadia Omara Bikin Merinding, Bawa Misteri Kematian hingga Pesugihan
Indonesia
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Racun Serangga, Ini Risiko Residu Kimianya
Dugaan penyemprotan racun serangga pada ikan asin menjadi sorotan. Simak penjelasan ahli pangan, respons BPOM, dan risiko residu kimia bagi konsumen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Racun Serangga, Ini Risiko Residu Kimianya
Indonesia
Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf usai Video Dorong Mahasiswa Viral di Medsos
Ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Briptu Asky Rizal Toding, meminta maaf usai videonya viral saat mendorong mahasiswa.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf usai Video Dorong Mahasiswa Viral di Medsos
Indonesia
Polisi Usut Cara Aktivis Greenpeace Panjat Patung Selamat Datang Bundaran HI, CCTV Bakal Dipelototi
Enam aktivis Greenpeace nekat memanjat Patung Selamat Datang di Bundaran HI untuk memprotes krisis iklim. Polisi kini menyelidiki akses dan menelusuri CCTV.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Oktober 2026
Polisi Usut Cara Aktivis Greenpeace Panjat Patung Selamat Datang Bundaran HI, CCTV Bakal Dipelototi
Indonesia
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Pelaku pembunuhan satu keluarga di Tulang Bawang tewas ditembak polisi karena melawan. Simak juga kisah haru sang anak yang terpaksa menikah di depan jenazah orang tuanya.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Oktober 2026
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Indonesia
12 Fasilitas Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik Ditargetkan Groundbreaking Sampai Akhir Tahun
Fasilitas pengolahan sampah menjadi energi tersebut juga dikembangkan dengan mengacu pada standar emisi Eropa sebagai bagian dari penerapan prinsip keberlanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
12 Fasilitas Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik Ditargetkan Groundbreaking Sampai Akhir Tahun
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
SMA Negeri 68 Jakarta Pusat menjadi titik awal pelaksanaan program E-Waste School Movement.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
Indonesia
Koridor 8 Dikeluhkan karena Bau dan Penumpang Tidur, Transjakarta Minta Maaf
Transjakarta meminta maaf atas keluhan soal Koridor 8. Sebelumnya, viral di media sosial mengenai bau tak sedap hingga warga tidur di koridor tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Koridor 8 Dikeluhkan karena Bau dan Penumpang Tidur, Transjakarta Minta Maaf
Indonesia
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Menyambut World Cleanup Day 2026, JHL Group dan Banksasuci menggelar aksi bersih-bersih Sungai Cisadane lewat program Impactful Ecosystem. Simak aksi selengkapnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Bagikan