Kebakaran 2 Hektare TPA Putri Cempo, Jateng Minta Bantuan Water Bombing

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 17 September 2023
Kebakaran 2 Hektare TPA Putri Cempo, Jateng Minta Bantuan Water Bombing

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Pj Gubernur Jateng meninjau TPA Putri Cempo yang terbakar, Minggu (17/9). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 2 hektare gunungan sampah di Blok B Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Solo terbakar sejak Sabtu-Minggu (16-17/8).

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengajukan pemadaman dengan cara water bombing kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengatakan, Pemprov Jateng sudah berkoordinasi dengan BNPB untuk mempercepat pemadaman api di TPA Putri Cempo. Tidak hanya itu, mobil pemadam kebakaran dari Magelang sampai Yogyakarta dikerahkan ikut membantu pemadaman.

Baca Juga:

Gibran Tindak Lanjuti Suporter Bakar Sepeda Motor Warga Usai Laga Persis Vs PSIS

"Kami dari Pemprov Jateng mengharapkan pemadaman dengan water bombing segera dilakukan," kata Nana seusai meninjau TPA Putri Cempo Solo, Minggu (17/9).

Dia mengatakan, pihaknya sudah mengajukan pada pusat water bombing. Bahkan, proses administrasi sudah dilakukan bantuan water bombing.

Dia juga tidak menutup kemungkinan melakukan modifikasi cuaca untuk memadamkan api. Namun, hal itu dilakukan menyesuaikan situasi di lapangan.

"Apabila dengan cara water bombing bisa padam tidak perlu modifikasi cuaca. Kita lihat situasi di lapangan tiga hari ke depan," katanya.

Baca Juga:

20 Persen Objek Terbakar, Polisi Belum Temukan Penyebab Kebakaran Museum Nasional

Menurut Nana, ada 17 hektare kawasan TPA Putri Cempo dan kawasan yang terbakar hampir 2 hektare di Blok B. Pemprov bersyukur Pemkot Solo membuat sejumlah blok sehingga api di Blok B tidak merembet ke blok-blok lainnya.

"Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solo juga mendapatkan bantuan armada dan personel dari berbagai pemda, antara lain Soloraya, Yogyakarta, Semarang. Sejumlah mobil water cannon polisi ikut diterjunkan sejak Sabtu," papar dia.

Dia mengatakan, pengamanan banyak terdiri dari 350 petugas gabungan. Dan, puluhan mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan, posko kesehatan dibuka. Warga yang merasa ada gangguan kesehatan segera melapor.

"Kami meyakini kebakaran akan padam tiga hari ke depan. Asap kebakaran mengarah ke mana-mana dan banyak warga terganggu," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Mendikbudristek Apresiasi Gerak Cepat Aparat Atasi Kebakaran Museum Nasional

#Kebakaran #Gibran Rakabuming
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
20 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Penyidik Bareskrim Polri juga merekomendasikan pencabutan izin usaha terhadap 23 korporasi yang diduga terkait karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
20 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Berita Foto
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran di Permukiman Padat Menteng, Jakarta
Warga mencari barang berharga yang masih tersisa pascakebakaran di permukiman padat penduduk kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Oktober 2026
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran di Permukiman Padat Menteng, Jakarta
Indonesia
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Asap mengurangi jarak pandang di sekitar bandar udara. Kondisi ini mempengaruhi proses lepas landas, pendaratan, dan pergerakan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Berita Foto
Dua Tahun Prabowo-Gibran Kebijakan Ekonomi dan Kemandirian Nasional Jadi Sorotan DPR
Anggota DPR dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade dalam diskusi Dialektika Demokrasi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 22 Oktober 2026
Dua Tahun Prabowo-Gibran Kebijakan Ekonomi dan Kemandirian Nasional Jadi Sorotan DPR
Indonesia
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
warga juga diminta memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
Indonesia
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
BNPB akan memetakan kemampuan dan sumber daya yang tersedia di pemerintah pusat maupun daerah sebelum menentukan kebutuhan bantuan tambahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
Indonesia
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
Dudung turut merespons pertanyaan mengenai dampak karhutla yang saat ini turut dialami negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
City Property
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memprioritaskan berbagai upaya preventif terhadap potensi kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Indonesia
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Objek yang terbakar rumah tinggal dengan kategori bangunan rendah.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Indonesia
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Konsentrasi Partikulat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara sejak Kamis dini hari masuk kategori sangat tidak sehat di atas 200 mikrogram per meter kubik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Bagikan