Kebakaran 2 Hektare TPA Putri Cempo, Jateng Minta Bantuan Water Bombing
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Pj Gubernur Jateng meninjau TPA Putri Cempo yang terbakar, Minggu (17/9). (MP/Ismail)
MerahPutih.com - Sebanyak 2 hektare gunungan sampah di Blok B Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Solo terbakar sejak Sabtu-Minggu (16-17/8).
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengajukan pemadaman dengan cara water bombing kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengatakan, Pemprov Jateng sudah berkoordinasi dengan BNPB untuk mempercepat pemadaman api di TPA Putri Cempo. Tidak hanya itu, mobil pemadam kebakaran dari Magelang sampai Yogyakarta dikerahkan ikut membantu pemadaman.
Baca Juga:
Gibran Tindak Lanjuti Suporter Bakar Sepeda Motor Warga Usai Laga Persis Vs PSIS
"Kami dari Pemprov Jateng mengharapkan pemadaman dengan water bombing segera dilakukan," kata Nana seusai meninjau TPA Putri Cempo Solo, Minggu (17/9).
Dia mengatakan, pihaknya sudah mengajukan pada pusat water bombing. Bahkan, proses administrasi sudah dilakukan bantuan water bombing.
Dia juga tidak menutup kemungkinan melakukan modifikasi cuaca untuk memadamkan api. Namun, hal itu dilakukan menyesuaikan situasi di lapangan.
"Apabila dengan cara water bombing bisa padam tidak perlu modifikasi cuaca. Kita lihat situasi di lapangan tiga hari ke depan," katanya.
Baca Juga:
20 Persen Objek Terbakar, Polisi Belum Temukan Penyebab Kebakaran Museum Nasional
Menurut Nana, ada 17 hektare kawasan TPA Putri Cempo dan kawasan yang terbakar hampir 2 hektare di Blok B. Pemprov bersyukur Pemkot Solo membuat sejumlah blok sehingga api di Blok B tidak merembet ke blok-blok lainnya.
"Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solo juga mendapatkan bantuan armada dan personel dari berbagai pemda, antara lain Soloraya, Yogyakarta, Semarang. Sejumlah mobil water cannon polisi ikut diterjunkan sejak Sabtu," papar dia.
Dia mengatakan, pengamanan banyak terdiri dari 350 petugas gabungan. Dan, puluhan mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan, posko kesehatan dibuka. Warga yang merasa ada gangguan kesehatan segera melapor.
"Kami meyakini kebakaran akan padam tiga hari ke depan. Asap kebakaran mengarah ke mana-mana dan banyak warga terganggu," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga:
Mendikbudristek Apresiasi Gerak Cepat Aparat Atasi Kebakaran Museum Nasional
Bagikan
Berita Terkait
Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi
RS Bhayangkara Polda Sulut Lakukan Identifikasi 16 Korban Kebakaran Panti Werda Damai