MerahPutih.com - Vaksin COVID-19 diyakini memiliki peran sangat baik untuk meredam dampak penyebaran virus. Tercatat, 94 persen kematian yang diakibatkan virus Corona (COVID-19) terjadi pada pasien belum divaksinasi.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono menyebut, vaksinasi sejatinya memberikan respons imun yang baik bagi tubuh manusia. Vaksinasi sangat penting untuk memproteksi diri. Dari data yang dihimpun Kemenkes, vaksinasi ini dapat turut serta menurunkan angka kematian akibat virus Corona.
"Setelah divaksinasi apabila kemudian terkena vaksinasi, maka angka kematiannya akan menurun," ujarnya dalam sambutan di acara Vaksinasi Kadin Indonesia Bersama TNI Polri yang disiarkan langsung di kanal YouTube Kadin Indonesia, Minggu (25/7).
Baca Juga:
Gelar Vaksinasi COVID-19, Unpad Tidak Layani Masyarakat Umum
Dante menjelaskan, saat ini pihaknya mengubah diksi program vaksinasi menjadi gerakan vaksinasi dan berharap, dengan perubahan diksi ini, masyarakat dapat turun langsung terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi.
Dante menuturkan kegiatan vaksinasi sangat penting untuk memproteksi diri. Dari data yang dihimpun Kemenkes, vaksinasi ini dapat turut serta menurunkan angka kematian akibat virus Corona.
Dante, vaksinasi COVID-19 ini sangat penting bagi masyarakat karena mampu memberikan respons imun yang baik bagi tubuh.
"Mereka yang belum divaksinasi, dengan adanya kegiatan vaksinasi ini akan memberikan respons imun tubuh yang lebih baik," imbuhnya.
Dante yakin, vaksin membantu memperkuat imun tubuh. Baik pada saat terinfeksi maupun ketika sudah terjangkit COVID-19.
"Dengan adanya vaksinasi akan memberikan respon imun tubuh yang lebih baik. Baik itu apabila belum terinfeksi maupun setelah terinfeksi," katanya.
Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian COVID-19 di Indonesia pada hari ini, Minggu (25/7) hingga pukul 12.00 WIB, bertambah sebanyak 38.679. Dengan penambahan tersebut, maka total kasus positif COVID-19 di Indonesia menjadi 3.166.505. 1Penambahan ini jelang putusan akhir penentuan PPKM 'Level' yang berakhir 25 Juli ini.
Pertambahan kasus positif ini lebih rendah dibanding kemarin, Sabtu (24/7) sebanyak 45.416. Salah satu penyebabnya adalah turunnya jumlah orang yang dites. Jumlah tes yang dilakukan hari ini kembali mengalami penurunan dengan jumlah 124.139 orang, sementara itu positivity rate harian mencapai 31,16 persen.
Angka tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan jumlah tes yang dilakukan Sabtu (24/7) sebanyak 179.953 orang dengan positivity rate harian tercatat 25,24 persen. Untuk kasus meninggal dunia bertambah 1.266 sehingga total meninggal menjadi 83.279. Sementara itu kasus sembuh bertambah 37.640 sehingga total yang sembuh menjadi 2.509.318.
Data vaksinasi COVID-19 pada hari ini mencatatkan penambahan 362.048 untuk vaksinasi pertama sehingga jumlah total menjadi 44.469.974. Untuk vaksinasi dosis lengkap terjadi penambahan 430.508 dengan total 17.906.504. Pemerintah menetapkan target sasaran vaksinasi sebanyak 208.265.720.
Saat ini kasus COVID-19 di Indonesia sudah tercatat di lebih dari 99 persen wilayah. Penularan virus corona sudah tercatat di 510 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang ada di Tanah Air. (Knu)
Baca Juga:
Vaksinasi COVID-19 Anak di Kota Bandung Masih Rendah