Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Yuk Divaksin Demi Mencegah Kematian Saat Terpapar COVID-19

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Juli 2021
Yuk Divaksin Demi Mencegah Kematian Saat Terpapar COVID-19

Wisma Atlet. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Vaksin COVID-19 diyakini memiliki peran sangat baik untuk meredam dampak penyebaran virus. Tercatat, 94 persen kematian yang diakibatkan virus Corona (COVID-19) terjadi pada pasien belum divaksinasi.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono menyebut, vaksinasi sejatinya memberikan respons imun yang baik bagi tubuh manusia. Vaksinasi sangat penting untuk memproteksi diri. Dari data yang dihimpun Kemenkes, vaksinasi ini dapat turut serta menurunkan angka kematian akibat virus Corona.

"Setelah divaksinasi apabila kemudian terkena vaksinasi, maka angka kematiannya akan menurun," ujarnya dalam sambutan di acara Vaksinasi Kadin Indonesia Bersama TNI Polri yang disiarkan langsung di kanal YouTube Kadin Indonesia, Minggu (25/7).

Baca Juga:

Gelar Vaksinasi COVID-19, Unpad Tidak Layani Masyarakat Umum

Dante menjelaskan, saat ini pihaknya mengubah diksi program vaksinasi menjadi gerakan vaksinasi dan berharap, dengan perubahan diksi ini, masyarakat dapat turun langsung terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi.

Dante menuturkan kegiatan vaksinasi sangat penting untuk memproteksi diri. Dari data yang dihimpun Kemenkes, vaksinasi ini dapat turut serta menurunkan angka kematian akibat virus Corona.

Dante, vaksinasi COVID-19 ini sangat penting bagi masyarakat karena mampu memberikan respons imun yang baik bagi tubuh.

"Mereka yang belum divaksinasi, dengan adanya kegiatan vaksinasi ini akan memberikan respons imun tubuh yang lebih baik," imbuhnya.

Dante yakin, vaksin membantu memperkuat imun tubuh. Baik pada saat terinfeksi maupun ketika sudah terjangkit COVID-19.

"Dengan adanya vaksinasi akan memberikan respon imun tubuh yang lebih baik. Baik itu apabila belum terinfeksi maupun setelah terinfeksi," katanya.

Vaksinasi di Bandung. (Foto: Humas Kota Bandung)
Vaksinasi di Bandung. (Foto: Humas Kota Bandung)

Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian COVID-19 di Indonesia pada hari ini, Minggu (25/7) hingga pukul 12.00 WIB, bertambah sebanyak 38.679. Dengan penambahan tersebut, maka total kasus positif COVID-19 di Indonesia menjadi 3.166.505. 1Penambahan ini jelang putusan akhir penentuan PPKM 'Level' yang berakhir 25 Juli ini.

Pertambahan kasus positif ini lebih rendah dibanding kemarin, Sabtu (24/7) sebanyak 45.416. Salah satu penyebabnya adalah turunnya jumlah orang yang dites. Jumlah tes yang dilakukan hari ini kembali mengalami penurunan dengan jumlah 124.139 orang, sementara itu positivity rate harian mencapai 31,16 persen.

Angka tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan jumlah tes yang dilakukan Sabtu (24/7) sebanyak 179.953 orang dengan positivity rate harian tercatat 25,24 persen. Untuk kasus meninggal dunia bertambah 1.266 sehingga total meninggal menjadi 83.279. Sementara itu kasus sembuh bertambah 37.640 sehingga total yang sembuh menjadi 2.509.318.

Data vaksinasi COVID-19 pada hari ini mencatatkan penambahan 362.048 untuk vaksinasi pertama sehingga jumlah total menjadi 44.469.974. Untuk vaksinasi dosis lengkap terjadi penambahan 430.508 dengan total 17.906.504. Pemerintah menetapkan target sasaran vaksinasi sebanyak 208.265.720.

Saat ini kasus COVID-19 di Indonesia sudah tercatat di lebih dari 99 persen wilayah. Penularan virus corona sudah tercatat di 510 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang ada di Tanah Air. (Knu)

Baca Juga:

Vaksinasi COVID-19 Anak di Kota Bandung Masih Rendah

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19 #COVID-19 #Kasus Covid #Kemenkes
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Indonesia
Menkes Buka-Bukaan Penghasilan Dokter Ada yang Setara Tukang Parkir, Cuma Ratusan Ribu
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap fakta mengejutkan soal ketimpangan penghasilan dokter di Indonesia yang bagaikan bumi dengan langit.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Menkes Buka-Bukaan Penghasilan Dokter Ada yang Setara Tukang Parkir, Cuma Ratusan Ribu
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Indonesia
Perempuan Korban Penyekapan dan Penyiksaan 3 Tahun di Bandung Bakal Alami Rekonstruksi Wajah
Korban dugaan kekerasan dan penyekapan oleh kekasihnya di Kabupaten Bandung, Jawa Barat dirawat hingga mendapatkan rekonstruksi wajah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Perempuan Korban Penyekapan dan Penyiksaan 3 Tahun di Bandung Bakal Alami Rekonstruksi Wajah
Berita Foto
Raker Menteri Kesehatan dengan Komisi IX DPR Bahas Capaian Imunisasi Nasional
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (tengah) menyampaikan paparan dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 23 Juni 2026
Raker Menteri Kesehatan dengan Komisi IX DPR Bahas Capaian Imunisasi Nasional
Indonesia
Cegah Perokok Muda, Kemenkes Seragamkan Desain Bungkus Rokok Konvensional dan Elektrik
Kebijakan baru ini bertujuan menekan daya tarik produk bagi anak dan remaja serta menekan prevalensi perokok muda.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Cegah Perokok Muda, Kemenkes Seragamkan Desain Bungkus Rokok Konvensional dan Elektrik
Indonesia
Imbas Dokter Magang Meninggal, Tata Kelola Dokter Muda Bakal Diubah
Kemenkes akan menetapkan standar minimal remunerasi yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah dan wahana magang dokter guna mengurangi ketimpangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Imbas Dokter Magang Meninggal, Tata Kelola Dokter Muda Bakal Diubah
Indonesia
Imbas Kasus Kematian dr Myta, Menkes Rombak 4 Aturan Program Dokter Magang. Ini Detailnya!
Perubahan aturan program mencakup jam kerja, kesejahteraan, hak cuti, hingga evaluasi akhir periode magang dokter.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Imbas Kasus Kematian dr Myta, Menkes Rombak 4 Aturan Program Dokter Magang. Ini Detailnya!
Indonesia
Investigasi Kematian dr Myta: Dokter Pendamping Piket Malam IGD Lepas Tangan Malah Pergi Merokok
Hasil investigasi Kemenkes ungkap oknum dokter pendamping di IGD RSUD KH Daud Arif sering melepas tanggung jawab, bahkan merokok di kantin, saat dokter magang menangani pasien sendiri.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Investigasi Kematian dr Myta: Dokter Pendamping Piket Malam IGD Lepas Tangan Malah Pergi Merokok
Indonesia
Investigasi Kematian dr. Myta, Kemenkes Temukan Dokter Pendamping Manipulasi Laporan Jam Kerja Magang
Investigasi juga menemukan praktik tidak etis di stase IGD, terdapat oknum dokter pendamping lebih banyak menyerahkan penanganan pasien kepada dokter magang dengan alasan agar mereka belajar.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Investigasi Kematian dr. Myta, Kemenkes Temukan Dokter Pendamping Manipulasi Laporan Jam Kerja Magang
Bagikan