Wamendagri Bima Arya Bertemu Pj Teguh di Balai Kota, Bahas Konsep Aglomerasi hingga Transportasi
Senin, 20 Januari 2025 -
MerahPutih.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Bima Arya menyambangi Balai Kota DKI Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Senin (20/1). Kedatangan Bima Arya diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi.
Bima mengatakan, pertemuan ini membicarakan berbagai macam hal, termasuk soal konsep aglomerasi setelah Jakarta tidak lagi menjadi ibu kota Indonesia.
"Tadi kita banyak berdiskusi tentang konsep aglomerasi ke depan, pasca Jakarta tidak lagi menjadi ibu kota, seperti apa, dan koordinasinya dengan daerah-daerah penyangga yang lain-lain, kira-kira begitu ya," kata Bima.
Baca juga:
Pemprov DKI Dukung MRT Jakarta untuk Perluas Integrasi Wilayah Aglomerasi
Eks Walikota Bogor ini menambahkan, silaturahmi ini juga membahas layanan transportasi integrasi antara Jakarta dengan daerah peyangga.
"Jadi kami banyak berdiskusi soal itu tadi, terutama layanan transportasi, supaya Jakarta juga bisa membantu menguatkan konsep integrasi transportasi Jabodetabek ke depan," terangnya.
Sebab, menurut Bima, APBD Jakarta merupakan yang terkuat dibanding daerah lain. Untuk itu, ia menyebut mempertimbangkan agar Jakarta memberikan subsidi untuk daerah lainnya.
"Jadi karena APBD-nya kuat Jakarta ini, yang lain kalau bisa dibantu, kalau belum bisa mandiri, anggaran pusat juga tidak ada misalnya, saya lihat perlu dikaji kemungkinan Jakarta memberikan subsidi untuk daerah-daerah sekelilingnya. Bisa melalui Jakarta atau nantinya Dewan Aglomerasi tadi," tutur dia.
Baca juga:
Pegawai Pemprov Jakarta Dibolehkan Berpoligami, Pj Teguh: Semangatnya Melindungi Keluarga ASN
Bima menerangkan, sekarang ini Kementerian Dalam Negeri masih terus berkoordinasi dengan Pemprov Jakarta untuk menyusun regulasi Daerah Khusus Jakarta (DKJ).
"Kami juga meminta masukan dari pemerintah DKI, karena yang paham secara teknis seperti apa. Jadi kita menyusun regulasi, aturan turunannya itu, untuk memastikan dewan aglomerasi ini nanti efektif untuk mengkoordinasikan pembangunan lintas Jakarta dan sekitarnya," pungkasnya. (Asp)