Lowongan Kerja Padat Karya Diserbu Pelamar, Pramono Pastikan Tak Ada Jalur 'Orang Dalam'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Lowongan Kerja Padat Karya Diserbu Pelamar, Pramono Pastikan Tak Ada Jalur 'Orang Dalam'

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan proses rekrutmen program padat karya yang membuka 2.843 lowongan kerja terus dipantau agar berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Program tersebut disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebagai bantalan sosial untuk membantu warga di tengah tekanan ekonomi yang masih berlangsung.

"Kenapa dilakukan ini? Untuk membuat bantalan sosial. Karena kemudian memang ekonomi dunia kan tekanannya sekarang ini makin keras," ujar Pramono di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (21/6).

Pramono Larang Praktik 'Orang Dalam' dalam Seleksi

Pramono menegaskan proses pendaftaran dan seleksi program padat karya harus berlangsung secara transparan serta bebas dari praktik kecurangan.

Ia mengaku telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menjaga keterbukaan informasi selama tahapan rekrutmen berlangsung.

Menurutnya, program tersebut mendapat perhatian besar dari masyarakat sehingga seluruh proses harus dapat dipertanggungjawabkan.

Kekhawatiran untuk 'orang dalam' main-main, saya sudah sampaikan tidak boleh ada. Transparan, terbuka, karena ini dijaga dan ditunggu oleh masyarakat Jakarta,

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Ratusan Ribu Pelamar Sudah Mendaftar

Antusiasme masyarakat terhadap program padat karya terbilang tinggi. Hingga saat ini, tercatat sudah ada ratusan ribu pelamar yang mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi.

Pemprov DKI Jakarta menjadwalkan penutupan pendaftaran tahap pertama pada 25 dan 26 Juni 2026.

Selanjutnya, hasil seleksi tahap pertama akan diumumkan pada 27 Juni 2026. Pada tanggal yang sama, Pemprov DKI juga akan membuka pendaftaran lowongan kerja tahap kedua.

Baca juga:

Pemprov Buka 2.843 Lowongan Program Padat Karya, Gajinya UMP DKI

Sebagai informasi, Program Padat Karya Pemprov DKI Jakarta merupakan inisiatif ketenagakerjaan yang membuka sebanyak 2.843 lowongan kerja secara bertahap sepanjang tahun.

Program yang digagas Gubernur Pramono Anung tersebut ditujukan untuk membantu warga yang belum bekerja maupun masyarakat yang terdampak tekanan ekonomi.

Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh gaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta, yakni Rp5,7 juta per bulan. Selain itu, pekerja akan dikontrak selama tiga bulan pada tahap awal penugasan.

Adapun jenis pekerjaan dalam program ini difokuskan pada kegiatan perawatan, penataan, serta pemeliharaan lingkungan kota di berbagai wilayah Jakarta. (Knu)

#Padat Karya #Pemprov DKI Jakarta #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pramono: Tarif MRT, LRT, dan Transjakarta Cuma Rp 1 pada 17 Agustus 2026
Pemprov DKI Jakarta menetapkan tarif khusus Rp 1 untuk MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta pada 17 Agustus 2026 dalam rangka HUT RI ke-81.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 39 menit lalu
Pramono: Tarif MRT, LRT, dan Transjakarta Cuma Rp 1 pada 17 Agustus 2026
Indonesia
Jakarta Kejar Target Zero Dumping 2028, Pramono Ubah Total Pola Pengelolaan Sampah
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pengelolaan sampah Jakarta mencapai 100 persen pada 2028 dengan sistem pilah, angkut, dan olah.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Jakarta Kejar Target Zero Dumping 2028, Pramono Ubah Total Pola Pengelolaan Sampah
Indonesia
Transjakarta Bakal Kelola Transportasi Laut ke Kepulauan Seribu Mulai 2027, Tarifnya Lebih Murah?
Transjakarta akan mengelola transportasi menuju Kepulauan Seribu. Tarifnya pun disebut lebih murah.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Transjakarta Bakal Kelola Transportasi Laut ke Kepulauan Seribu Mulai 2027, Tarifnya Lebih Murah?
Indonesia
Gedung Bapenda DKI Terbakar, Rano Karno: Layanan Pajak Masih Tetap Berjalan
Gedung Bapenda DKI terbakar pada Sabtu (8/8) lalu. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, layanan pajak tetap berjalan.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gedung Bapenda DKI Terbakar, Rano Karno: Layanan Pajak Masih Tetap Berjalan
Indonesia
Pramono Ingin Persija Juara, Trofi Liga Jadi Kado HUT ke-500 Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, ingin Persija juara liga. Momentum itu menjadi kado ulang tahun Jakarta ke-500.
Soffi Amira - Minggu, 09 Agustus 2026
Pramono Ingin Persija Juara, Trofi Liga Jadi Kado HUT ke-500 Jakarta
Indonesia
Bank Jakarta Kolaborasi Bareng Persija, Macan Kemayoran Bidik Trofi Liga
Persija membidik trofi liga musim ini. Bank Jakarta pun memberikan dukungan untuk Macan Kemayoran.
Soffi Amira - Minggu, 09 Agustus 2026
Bank Jakarta Kolaborasi Bareng Persija, Macan Kemayoran Bidik Trofi Liga
Indonesia
Ribuan ASN Terdampak Kebakaran Bapenda, DKI Siapkan Kantor Sementara Gedung di Cikini
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan gedung di Cikini untuk relokasi ASN terdampak kebakaran Bapenda.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Ribuan ASN Terdampak Kebakaran Bapenda, DKI Siapkan Kantor Sementara Gedung di Cikini
Indonesia
Akhir Polemik Viral 2 JPO 'Love-Hate Relationship' Rasuna Said, Milik Pemprov DKI Dibongkar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memutuskan membongkar JPO lama di Kuningan yang viral sebagai ‘Love-Hate Relationship’. JPO baru integrasi LRT akan dipertahankan dan diperbaiki.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Akhir Polemik Viral 2 JPO 'Love-Hate Relationship' Rasuna Said, Milik Pemprov DKI Dibongkar
Indonesia
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Gubernur Pramono: Polisi masih Selidiki
Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses investigasi.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Gubernur Pramono: Polisi masih Selidiki
Indonesia
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Gubernur Pramono Sebut tak Ada Korban Jiwa dan Data Perpajakan Aman
Gubernur menegaskan bahwa data perpajakan DKI Jakarta aman karena sudah ter-back up secara digital sehingga layanan perpajakan tidak terganggu.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Gubernur Pramono Sebut tak Ada Korban Jiwa dan Data Perpajakan Aman
Bagikan