MerahPutih.com - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) meminta seluruh negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di kawasan Timur Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi provokasi yang dapat memicu konflik.
Menurut HNW, negara-negara OKI perlu mewaspadai kemungkinan adanya operasi false flag atau operasi bendera palsu yang berpotensi mengadu domba negara-negara di kawasan tersebut.
Ia mengingatkan bahwa provokasi semacam itu dapat menyeret negara-negara Teluk ke dalam konflik terbuka dengan Iran serta melemahkan persatuan negara-negara anggota OKI.
HNW menilai, situasi tersebut berpotensi menguntungkan pihak tertentu yang memiliki agenda geopolitik di kawasan Timur Tengah.
“Adu domba dan penyerangan terhadap target sipil, ekonomi, dan nonmiliter merupakan pola yang selama ini dilakukan oleh Israel terhadap bangsa Palestina di Gaza dan lainnya,” kata HNW dalam keterangan persnya, dikutip Kamis (5/3).
Baca juga:
Ia menambahkan bahwa konflik yang melibatkan negara-negara Timur Tengah dapat membuka peluang bagi agenda ekspansi untuk mewujudkan gagasan berdirinya Israel Raya.
HNW juga menyinggung pernyataan aktivis dan pengamat politik konservatif asal Amerika Serikat, Tucker Carlson, yang menyampaikan dugaan keterlibatan agen Mossad Israel dalam operasi penanaman bom di Arab Saudi dan Qatar melalui skenario false flag.
Selain itu, ia menyebut adanya pola operasi serupa yang terlihat dari pernyataan Rabbi Yahudi Yousef Mizrahi terkait penyerangan terhadap Masjid Al Aqsha.
Di sisi lain, pemerintah Qatar juga dilaporkan telah menangkap dua kelompok jaringan yang mengaku sebagai pendukung Garda Revolusi Iran yang beroperasi di wilayah negara tersebut. Menurut HNW, kondisi ini semakin menegaskan pentingnya kewaspadaan negara-negara di kawasan.
Baca juga:
Iran Hentikan Ekspor Pangan, DPR Ingatkan Dampaknya Bisa Merembet ke Indonesia
Oleh karena itu, HNW berharap organisasi internasional yang berwenang, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), segera mengambil langkah nyata untuk mencegah konflik yang lebih luas.
“Termasuk tegas untuk menghentikan perang,” ujar HNW.
Ia juga meminta PBB dan OKI menjatuhkan sanksi kepada pihak yang terbukti menyerang target ekonomi vital nonmiliter di Arab Saudi maupun Qatar, serta pihak yang menargetkan warga sipil di Iran.
Menurutnya, langkah tegas diperlukan baik terhadap serangan yang dilakukan secara terbuka maupun melalui operasi bendera palsu. (Knu)