Trump Ancam Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik, Iran Bersiap Gelapkan Sekutu AS

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Trump Ancam Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik, Iran Bersiap Gelapkan Sekutu AS

Perang AS-Iran di kawasan Timur Tengah. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Serangan dan perang ancaman terus meningkat di Timur Tengah, semenjak Amerika Serikat (AS) menyerang Iran, di tengah prosesi pemakaman pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Terkini, Iran mengancam jika pembangkit listrik dan jembatan dihancurkan, sekutu-sekutu Washington di kawasan Timur Tengah juga akan dibuat gelap gulita.

Jika jembatan-jembatan dan pembangkit-pembangkit listrik kami diserang, terputusnya aliran listrik di negara-negara sekutu (AS) tak akan terhindarkan,

kata kata Panglima Angkatan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Seyed Majid Mousavi.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk menanggapi Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan menghancurkan satu jembatan atau pembangkit listrik di Iran untuk setiap kapal yang diserang Iran di Selat Hormuz.

Baca juga:

Trump Usulkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Sementara itu, Komando Pusat Khatam Al-Anbiya Iran mengatakan, jika ancaman AS terhadap infrastruktur Iran benar-benar dilakukan, Teheran akan melakukan lebih dari sekadar memblokade ekspor minyak di kawasan.

Iran juga akan menyerang infrastruktur minyak, gas, ekonomi, dan pembangkit listrik di seantero Timur Tengah.

Ancaman berulang dari kriminal AS dan militernya hanya akan memperluas perang di kawasan dan lebih luas lagi,

kata badan tersebut dalam pernyataan yang disiarkan televisi nasional Iran.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada Rabu mengatakan bahwa berlanjutnya permusuhan di Timur Tengah tidak memberi keuntungan, baik bagi pihak Amerika Serikat maupun Iran.

Namun, saya merasa bahwa berlanjutnya permusuhan tidaklah menguntungkan baik bagi Amerika Serikat maupun Iran,

kata Lavrov dalam konferensi pers usai Pertemuan Tingkat Menteri Rusia-ASEAN. Ada pihak-pihak yang ingin memprovokasi kedua belah pihak untuk melanjutkan konflik ini. Kami bukan salah satu dari mereka," katanya.
#Donald Trump #Timur Tengah #Iran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
ShowBiz
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Video yang memperlihatkan tindakan penggerebekan penegakan hukum imigrasi itu menggunakan lagu Midnight Sun milik Larsson.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Dunia
Aljazair Putus Hubungan dengan Uni Emirat Arab, Ruang Udara Ditutup
Pernyataan itu menyebutkan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai respons atas eskalasi tindakan provokatif UEA yang tidak lagi dapat ditoleransi karena mengusik kedaulatan dan urusan dalam negeri Aljazair.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Aljazair Putus Hubungan dengan Uni Emirat Arab, Ruang Udara Ditutup
Dunia
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
“Sekarang kami adalah yang terbesar di dunia, dan itu belum termasuk Venezuela, yang baru saja kami tambahkan ke dalam cadangan kecil kami,” kata Trump.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
Bagikan