AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian (ANTARA/Anadolu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) akhirnya terpaksa resmi meloloskan permohonan visa bagi Presiden Iran Masoud Pezeshkian beserta rombongan pejabat senior Teheran untuk menghadiri rangkaian Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

Keputusan diplomatik meloloskan visa Presiden Iran ini diambil Washington di tengah eskalasi konflik yang masih membara antara kedua negara.

Meskipun dihantam gelombang protes keras dari sejumlah anggota parlemen internal AS yang mendesak pemblokiran total, AS terikat regulasi hukum internasional yang tidak bisa ditawar untuk meloloskan visa delegasi Iran.

Perjanjian Kantor Pusat PBB-AS tahun 1947 mengharuskan negara penerima untuk memberikan akses tanpa hambatan kepada seluruh perwakilan negara anggota organisasi,

Departemen Luar Negeri AS, dikutip, Jumat (18/9)

Baca juga:

Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser

Iran Baru Saja Keluarkan Ancaman Baru ke AS

Saat ini ketegangan geopolitik dan krisis energi dunia imbas eskalasi konflik di Selat Hormuz memasuki babak paling menggentarkan dan berpotensi makin panjang.

Sikap terbaru Iran itu sebagai bentuk manuver pembalasan atas agresi militer dan tekanan ekonomi yang dilancarkan AS dan Israel.

Pemerintah Iran menegaskan tidak akan membuka kembali akses pelayaran strategis Selat Hormuz selama Presiden AS Donald Trump dan PM Israel Benjamin Netanyahu masih memegang kekuasaan.

Para pejuang kami tidak akan membuka Selat Hormuz sampai Trump yang kriminal dan Netanyahu yang haus darah diturunkan dari kursi kekuasaan mereka, dan ini merupakan tahap pertama pembalasan bangsa Iran,

Mohammad Baqer Zolqadr, penasihat politik Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, dikutip dari kantor berita ISNA, Jumat (18/9).

Baca juga:

Terkonfirmasi! Presiden Prabowo Tidak Hadir Sidang ke-81 Majelis Umum PBB, Delegasi Dipimpin Menlu

Ajang Diplomasi Tensi Tinggi di Sidang Umum PBB Ke-81

Penerbitan visa ini memuluskan langkah delegasi Iran berlaga di panggung Debat Umum PBB ke-81 yang dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 28 September mendatang di markas besar New York. Dilansir Antara, Presiden Masoud Pezeshkian akan didamping Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi

Panggung diplomasi internasional di PBB juga bakal dihadiri Menlu Rusia Sergey Lavrov yang dijadwalkan menyampaikan pidato resminya pada 26 September mendatang. (*)

#Sidang PBB #Iran #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Benjamin Netanyahu Bela Aksi Militer Israel di Forum PBB, Sebut Delegasi yang Walkout sebagai Pengecut Moral
Saat menanggapi aksi walkout tersebut, ia malah mengejek para delegasi dengan sebutan pengecut moral.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Benjamin Netanyahu Bela Aksi Militer Israel di Forum PBB, Sebut Delegasi yang Walkout sebagai Pengecut Moral
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Indonesia
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Menlu Sugiono akan menyampaikan National Statement Indonesia di Sidang Umum PBB ke-81, membawa isu Palestina, multilateralisme hingga Global South.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Dunia
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Debat umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Bagikan