Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

IHSG Mengamuk di Sesi I, Sektor Energi dan Emas Terbang Bebas Disulut Konflik Panas Timur Tengah

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
IHSG Mengamuk di Sesi I, Sektor Energi dan Emas Terbang Bebas Disulut Konflik Panas Timur Tengah

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan lonjakan signifikan pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (23/7).

Penguatan laju indeks mendapat topangan kuat dari emiten sektor komoditas energi, barang baku, serta saham kelompok konglomerasi.

Baca juga:

Sinyal Hijau Sektor Keuangan, IHSG Melesat Bersama Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS

Kenaikan harga minyak mentah dan aset emas di pasar internasional menjadi pemicu utama gairah transaksi para pemodal.

IHSG mengunci posisi level 6.430,15 setelah melonjak 95,67 poin atau naik 1,51 persen. Laju positif ini turut mengerek indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 6,20 poin atau 0,98 persen menuju posisi 638,75.

Penguatan IHSG didorong penguatan emiten konglomerasi serta emiten komoditas energi dan emas, seiring lonjakan harga minyak mentah dan emas akibat gejolak geopolitik Timur Tengah,

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana.

Lonjakan Sektor Komoditas dan Proyeksi Indeks

Kenaikan harga komoditas global memberikan dampak instan pada pergerakan sektoral di bursa domestik. Laju sektor energi (IDXEnergy) mencatatkan kenaikan tertinggi hingga 4,32 persen, disusul performa sektor barang baku (IDXBasic) menguat sebesar 2,71 persen.

Berikut deretan data dan indikator penting perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia:

  • Capaian Indeks Utama: IHSG menguat ke level 6.430,15 dan Indeks LQ45 menguat ke level 638,75.

  • Sektor Pemimpin Kenaikan: Sektor Energi (IDXEnergy) naik 4,32 persen dan Sektor Barang Baku (IDXBasic) naik 2,71 persen.

  • Target Penguatan Indeks: Proyeksi pergerakan IHSG berpeluang menguji rentang level 6.447 hingga 6.476.

  • Total Nilai Transaksi: Volume perdagangan mencapai 32,18 miliar lembar saham senilai Rp11,86 triliun.

  • Frekuensi Transaksi: Aktivitas perdagangan mencatatkan 1.728.000 kali transaksi di seluruh papan perdagangan.

  • Sebaran Pergerakan Saham: Sebanyak 470 saham menguat, 175 saham melemah, serta 320 saham stagnan.

Sensitivitas Komoditas Global dan Bursa Regional

Lonjakan harga minyak mentah dunia menyentuh level tertinggi dalam kurun enam pekan terakhir pasca-serangan terhadap kapal tanker di kawasan Laut Merah.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran pasar atas potensi gangguan pasokan energi global. Minyak mentah jenis WTI terangkat 1,37 persen menuju kisaran 88,02 dolar AS per barel, sementara jenis Brent terkerek 2,01 persen menuju level 95,96 dolar AS per barel.

Baca juga:

IHSG Bergerak Galau Menanti Keputusan Suku Bunga BI Saat Pemerintah dan DPR Matangkan Regulasi Pusat Finansial Internasional

Di saat bersamaan, harga komoditas emas melesat ke level 4.130 dolar AS per troy ounce akibat tingginya aksi perburuan aset safe haven. Sentimen positif pasar modal turut menjangkiti seluruh bursa saham kawasan Asia:

  • Indeks Nikkei (Jepang): Menguat 0,83 persen menuju posisi 66.684,00.

  • Indeks Kospi (Korea Selatan): Melonjak paling tinggi sebesar 4,33 persen menuju posisi 7.092,54.

  • Indeks Hang Seng (Hong Kong): Melesat 1,23 persen menuju posisi 25.198,72.

  • Indeks Shanghai (Tiongkok): Naik 0,24 persen menuju posisi 3.876,88.

  • Indeks Shenzhen (Tiongkok): Terangkat 0,12 persen menuju posisi 14.077,36.

“Pasar memperkirakan IHSG masih memiliki ruang melanjutkan tren kenaikan,” tutur Herditya Wicaksana.

#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Mengamuk di Sesi I, Sektor Energi dan Emas Terbang Bebas Disulut Konflik Panas Timur Tengah
Kenaikan harga minyak mentah dan aset emas di pasar internasional menjadi pemicu utama gairah transaksi para pemodal
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
IHSG Mengamuk di Sesi I, Sektor Energi dan Emas Terbang Bebas Disulut Konflik Panas Timur Tengah
Indonesia
Sinyal Hijau Sektor Keuangan, IHSG Melesat Bersama Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS
Penguatan IHSG berjalan selaras dengan pergerakan kelompok saham unggulan pada papan utama perdagangan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
Sinyal Hijau Sektor Keuangan, IHSG Melesat Bersama Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS
Olahraga
Konsorsium Investor Ajak Jeff Bezos Akuisisi Saham Liverpool, FSG Buka Peluang?
Bos Amazon, Jeff Bezos, ditawari untuk membeli saham Liverpool. Namun, hal ini masih dalam kajian.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Konsorsium Investor Ajak Jeff Bezos Akuisisi Saham Liverpool, FSG Buka Peluang?
Indonesia
IHSG Bergerak Galau Menanti Keputusan Suku Bunga BI Saat Pemerintah dan DPR Matangkan Regulasi Pusat Finansial Internasional
Pada saat bersamaan, DPR RI bersama pemerintah mematangkan pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) guna menarik dana family office global
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2026
IHSG Bergerak Galau Menanti Keputusan Suku Bunga BI Saat Pemerintah dan DPR Matangkan Regulasi Pusat Finansial Internasional
Indonesia
IHSG Mengamuk Kejar Level 6.300, Penguatan Saham LQ45 Jadi Penyelamat Pasar Modal di Tengah Ketidakpastian
Ancaman eskalasi konflik Amerika Serikat kontra Iran memperkeruh stabilitas harga minyak mentah dunia
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
IHSG Mengamuk Kejar Level 6.300, Penguatan Saham LQ45 Jadi Penyelamat Pasar Modal di Tengah Ketidakpastian
Indonesia
IHSG Hari Ini Menguat 41 Poin, Rupiah Naik Ke Rp17.937 Per Dolar
Penguatan tajam pergerakan indeks melengkapi gairah pasar uang setelah mata uang Garuda turut bergerak menguat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
IHSG Hari Ini Menguat 41 Poin, Rupiah Naik Ke Rp17.937 Per Dolar
Indonesia
IHSG Menguat Pagi Ini Akibat Guyuran Aksi Beli Asing, Investor Bersiap Panen Cuan
Panggung investasi global turut mencermati rilis kinerja keuangan korporasi raksasa penyedia infrastruktur kecerdasan buatan atau AI
Angga Yudha Pratama - Senin, 20 Juli 2026
IHSG Menguat Pagi Ini Akibat Guyuran Aksi Beli Asing, Investor Bersiap Panen Cuan
Indonesia
IHSG Mengamuk Naik 1,10 Persen Hari Ini, Saham Perbankan Big Caps Jadi Mesin Pencetak Cuan
Berbagai bursa utama kawasan Asia justru menderita koreksi tajam hingga beberapa persen pada waktu bersamaan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 Juli 2026
IHSG Mengamuk Naik 1,10 Persen Hari Ini, Saham Perbankan Big Caps Jadi Mesin Pencetak Cuan
Indonesia
Aturan Baru MSCI Siap Jegal Saham Gorengan, Bakal Pengaruhi Aliran Dana Asing di Bursa Efek
Emiten berkategori EPI namun memiliki rasio FIF tinggi mendapatkan perlakuan istimewa sehingga tetap berpeluang masuk ke dalam radar indeks utama
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 Juli 2026
Aturan Baru MSCI Siap Jegal Saham Gorengan, Bakal Pengaruhi Aliran Dana Asing di Bursa Efek
Indonesia
IHSG Hari Ini Terancam Longsor Akibat Aksi Ambil Untung,Kenaikan Suku Bunga The Fed Intai Pasar Obligasi
Selain itu, blokade Selat Hormuz oleh kelompok Houthi Yaman memperparah jalur logistik minyak mentah global
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 Juli 2026
IHSG Hari Ini Terancam Longsor Akibat Aksi Ambil Untung,Kenaikan Suku Bunga The Fed Intai Pasar Obligasi
Bagikan