Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Viral Video Sejoli Nekat Mesum di Pinggir Rel Jatinegara, Satpol PP Tutup Akses Masuk Liar

Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026

MerahPutih.com - Belakangan ini heboh video viral di media sosial Instagram @info.jakartatimurr, memperlihatkan perbuatan tidak senonoh dilakukan laki-laki dan perempuan di perlintasan rel kereta api di Jalan Bekasi Timur, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur.

Imbasnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur bergerak cepat menutup akses liar menuju kawasan rel kereta api di Jatinegara untuk mencegah kejadian serupa terulang lagi.

“Langkah yang dilakukan, salah satunya menutup kembali pagar dan tembok yang menjadi akses keluar masuk ke wilayah rel,” kata Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Muhammadong, saat dikonfirmasi media, dikutip Jumat (8/5).

Menurutnya, akses liar selama ini dimanfaatkan masyarakat secara bebas, padahal area rel merupakan kawasan terbatas yang tidak semestinya dijadikan tempat beraktivitas. Selain membahayakan keselamatan, keberadaan akses liar juga memicu aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.

Penerangan dan Patroli Gabungan

Tak hanya penutupan akses, Pemerintah Kota Jakarta Timur bersama PT KAI akan menambah penerangan di sekitar lokasi. Penambahan lampu dilakukan untuk mengurangi titik gelap yang rawan dijadikan tempat berkumpul maupun aktivitas negatif.

“Kawasan yang minim penerangan memang berpotensi disalahgunakan. Karena itu, penerangan akan ditambah agar pengawasan lebih optimal,” ujar Muhammadong, dilansir Antara.

Patroli gabungan rutin juga akan digelar mulai malam hari, melibatkan unsur Tiga Pilar Kecamatan Jatinegara bersama petugas pengamanan internal PT KAI.

Peran Aktif Masyarakat Setempat Jaga Keamanan

Muhammadong berharap penataan akses dan penguatan pengawasan sekitar pinggir rel Jatinegara itu dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib.

“Masyarakat juga kami minta ikut menjaga lingkungan dan tidak memasuki area rel sembarangan karena sangat berbahaya,” tandasnya. (*)

Baca Artikel Asli