Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Vaksin Tak Kunjung Diluncurkan, Kasus COVID-19 Capai 421 Ribu

Zulfikar Sy - Rabu, 04 November 2020

MerahPutih.com - Satgas Penangan COVId-19, Rabu (4/11), mencatat kasus positif infeksi virus corona di Indonesia sebanyak 3.356 orang.

Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif hingga Senin menjadi 421.731 orang.

Sementara kasus sembuh pada hari ini tercatat sebanyak 3.785 orang, sehingga secara kumulatif menjadi 353.282 orang.

Baca Juga:

Warga yang Habis Liburan Panjang Diminta Tes COVID-19

Data menunjukkan pertambahan kasus positif dan kasus sembuh pada hari ini tidak berbeda jauh, sama-sama di kisaran 3.000-an.

Sementara kasus meninggal tercatat sebanyak 112 atau secara kumulatif menjadi 14.259 orang.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, rencana vaksinasi di Indonesia kemungkinan baru dapat dilaksanakan pada minggu ketiga Desember 2020.

Pengendara motor melintas di depan mural tentang pandemi COVID-19 di Bukit Duri, Jakarta, Ahad (18/10/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/pras
Pengendara motor melintas di depan mural tentang pandemi COVID-19 di Bukit Duri, Jakarta, Ahad (18/10/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/pras

Rencana ini mundur bila dibandingkan rencana awal yang disebut akan dimulai pada November 2020.

“Kami akan melakukan vaksinasi di minggu ketiga Desember,” kata Luhut saat menyampaikan paparan pada acara The 7th Singapore Dialogue on Sustainable World Resources (SDSWR) secara virtual, Rabu (4/11).

Luhut menambahkan, pemerintah tengah melakukan uji klinis fase ketiga terhadap vaksin yang dikembangkan Sinovac dan Bio Farma di Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga:

Perahu Evakuasi Hingga Tempat Pengungsi Korban Banjir Terpapar COVID-19 Dibedakan

Untuk dapat melaksanakan kegiatan vaksinasi, pemerintah akan menggunakan persetujuan penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Saya rasa (vaksinasi akan dilakukan pada) sekitar 9 juta orang di wilayah spesifik yang kami percaya berkontribusi besar pada tingginya kasus COVID-19. Di Jakarta, misalnya,” kata Luhut.

“Ada sejumlah area yang kami percaya berkontribusi besar pada kasus COVID-19 dan berikan mereka suntikan,” imbuh dia.

Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) itu menambahkan, pemerintah berencana menjadikan Bali sebagai wilayah zona hijau pada awal 2021, menyusul kegiatan vaksinasi mendatang. (Knu)

Baca Juga:

Tim Riset Unpad: Tidak Ada Hal Mengkhawatirkan Uji Klinis Fase 3 Vaksin COVID-19

Baca Artikel Asli