MerahPutih.com - Update One UI 9 (Android 17) kini mulai digulirkan untuk seri Samsung Galaxy S24.
Sebagian besar pengguna tampaknya tidak mengalami masalah. Namun, beberapa pemilik melaporkan konsumsi baterai yang jauh lebih boros pada model-model tertentu, termasuk Samsung Galaxy S24 Ultra.
Salah satu kasus yang cukup ramai dibicarakan melibatkan S24 Ultra yang baterainya terkuras hingga 95 persen hanya dalam waktu 5 jam 20 menit, dengan durasi layar aktif selama 3 jam 15 menit.
Baca juga:
One UI 9.5 Mulai Diuji di Samsung Galaxy A57 dan Galaxy A17 5G, ini Detailnya
Penyebab Baterai Samsung Galaxy S24 Ultra Boros
Selama penggunaan tersebut, smartphone tersebut diatur pada resolusi QHD dan terus terhubung ke jaringan seluler (LTE+), tanpa akses Wi-Fi.
Padahal, pemiliknya hanya menggunakan aplikasi media dan jejaring sosial, seperti YouTube, Instagram, Snapchat, serta layanan streaming tanpa menjalankan aktivitas berat, seperti bermain gim, menyunting konten, atau menggunakan kamera.
Saat pertama kali diluncurkan, Samsung Galaxy S24 Ultra menuai banyak pujian berkat daya tahan baterainya, yang biasanya mampu memberikan waktu layar aktif (screen-on time) selama 6–8 jam atau lebih, dalam penggunaan sehari-hari yang bervariasi.
Baca juga:
Samsung Galaxy S27 Bakal Rilis Lebih Cepat? Ini Bocoran Terbarunya
Meski demikian, penurunan performa yang signifikan setelah update sistem operasi (OS) besar bukanlah hal yang belum pernah terjadi sebelumnya.
One UI 9 sudah tersedia di beberapa model Galaxy. Laporan mengenai konsumsi daya yang sangat boros tampaknya masih bersifat kasus terisolasi, bukan masalah yang meluas.
Cara Mengatasi Baterai Samsung Galaxy S24 Ultra Boros
Sementara itu, tim Samsung di India telah menanggapi setidaknya satu pelanggan yang terdampak dan menyarankan untuk mengunjungi pusat layanan resmi guna pemeriksaan lebih lanjut.
Langkah-langkah praktis yang lazim dilakukan adalah memperbarui semua aplikasi, menghapus partisi cache sistem, membatasi aktivitas latar belakang untuk aplikasi yang jarang digunakan, beralih ke profil performa "Ringan" (Light), serta mengaktifkan fitur perlindungan baterai (Battery protection), yang membatasi pengisian daya hingga 80–85 persen.
Baca juga:
Samsung Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Beralih ke Exynos 2700, ini Alasannya
Memberikan waktu beberapa hari lagi untuk penggunaan HP seperti biasa sering kali memungkinkan proses optimalisasi pascapembaruan untuk stabil.
Jika baterai tetap terkuras secara drastis atau kondisi kesehatan baterai tampak lemah, langkah selanjutnya adalah mengikuti saran Samsung dengan menjadwalkan janji temu untuk layanan perbaikan. (sof)