Luhut Puji Kekompakan SBY, Jokowi Hingga Prabowo di Tengah Ketidakhadiran Megawati
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Instagram/luhut.pandjaitan
Merahputih.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memuji kekompakan tiga presiden terpilih, yakni Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Ke-7 Joko Widodo, dan Presiden Prabowo Subianto yang hadir pada Upacara Detik-Detik Proklamasi.
Pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) tersebut menanggapi pertanyaan awak media tentang ketidakhadiran Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri pada Upacara Detik-Detik Proklamasi dalam memperingati HUT Ke-80 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu.
"Saya pikir seperti yang sudah katakan tadi, kekompakan itu menjadi kunci. Jadi, ada Pak SBY, ada Pak Jokowi, kan ini tiga Presiden yang terpilih. Yang pertama dulu, saya kira Pak SBY, kedua Pak Jokowi, yang ketiga sekarang Pak Prabowo," kata Luhut dikutip Antara, Minggu (17/8).
Baca juga:
Jokowi dan SBY Bersebelahan Saat Upacara HUT RI di Istana, Puan di Belakang
Menurut Luhut, momen kehadiran SBY, Jokowi, dan Prabowo pada upacara menunjukkan kepada rakyat bahwa Indonesia satu.
Saat ditanya lebih lanjut soal kehadiran Megawati yang dapat menyempurnakan kesatuan tersebut, Luhut menjawab singkat.
"Ya memang kita berharap lengkap, tapi mungkin Ibu Mega berhalangan, enggak apa-apa," kata Luhut.
Baca juga:
Jokowi ‘Terpukau’, Langsung Kasih Dua Jempol untuk Prabowo Pasca Pidato Kenegaraan
Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dalam rangka HUT Ke-80 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.
Sementara itu, pada saat yang sama, Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum Partai PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri merayakan HUT ke-80 RI di Sekolah Partai PDIP.
Megawati yang menjadi inspektur upacara di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Minggu, menjelaskan kemerdekaan Indonesia merupakan hasil darah, keringat, dan air mata dari para pendiri bangsa hingga pejuang kemerdekaan yang mengorbankan segalanya demi Merah Putih.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu
Gelar Perkara Khusus Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Kubu Jokowi Minta Tersangka Segera Disidang
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
[HOAKS atau FAKTA]: Ingin Dicap sebagai Pahlawan, Jokowi Datangi Lokasi Bencana di Sumatra