Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Vaksin Nusantara Diminati Turki, Ketua DPD Berharap Pemerintah Bergerak Cepat

Zulfikar Sy - Kamis, 26 Agustus 2021

MerahPutih.com - Ketua DPD La Nyalla Mattalitti menyambut positif kabar mengenai diminatinya vaksin Nusantara oleh Turki.

La Nyalla berharap pemerintah dan masyarakat memberikan dukungan agar kabar tersebut benar-benar bisa terealisasi. Vaksin Nusantara adalah gagasan Terawan Agus Putranto.

Dalam kanal Youtube Siti Fadilah Supari, bertema Siti Fadilah & Nidom: Vaksin Nusantara, Harapan Yang Tertunda, Guru Besar Ilmu Biokimia dan Biologi Molekular Unair Prof drh Chairul Anwar Nidom mengungkapkan, Turki sudah memesan Vaksin Nusantara sebanyak 5,2 juta dosis.

Baca Juga:

Ketua DPD Optimistis Vaksin Nusantara Mampu Atasi Pandemi COVID-19

"Ini kabar yang sangat baik untuk kita. Dukungan harus diberikan. Indonesia harus segera bersiap dengan rencana ekspor vaksin Nusantara ke Turki sebanyak 5,2 juta dosis. Vaksin ini harus segera diproduksi massal untuk memenuhi permintaan Turki," tutur La Nyalla, Kamis (26/8).

Vaksin Nusantara diketahui juga berguna untuk penyakit-penyakit lainnya selain COVID-19 dan telah lolos uji dan telah dikaji terkait titer antibodi protektifitasnya.

Mantan Menteri Kesehatan Terawan didampingi sejumlah tim medis RSUP Persahabatan Jakarta Timur dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (12/3/2020). ANTARA/Andi Firdaus/pri.
Mantan Menteri Kesehatan Terawan didampingi sejumlah tim medis RSUP Persahabatan Jakarta Timur dalam konferensi pers terkait vaksin Nusantara, di Jakarta, Kamis (12/3/2020). ANTARA/Andi Firdaus/pri.

"Kabar yang kita dapat, vaksin Nusantara disebutkan telah diakui oleh Organisasi kesehatan dunia atau WHO. Tetapi penggunaan vaksin ini masih menunggu izin resmi Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM)," tutur Senator asal Jawa Timur itu.

Baca Juga:

BEM Nusantara Tolak Komersialisasi Vaksin COVID-19

Menurut La Nyalla, jika WHO telah mengakui vaksin ini dan Turki terbukti telah memesan, pemerintah seharusnya bisa bergerak cepat mengeluarkan
izin BPOM.

"Jangan sampai masalah ini menjadi kontroversi dan minim dukungan terhadap hasil karya anak bangsa. Lewat vaksin ini, kita dapat menyelamatkan jutaan jiwa manusia dari potensi terpapar virus dan penyakit," katanya. (Pon)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Akhirnya, Dunia Menyetujui Vaksin Nusantara Buatan Terawan

Baca Artikel Asli