Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Vaksin Kedua di Bawah 50 Persen, Pemprov Sulteng 'Disemprit' Jokowi

Wisnu Cipto - Jumat, 18 Februari 2022

MerahPutih.com - Realisasi Vaksinasi COVID-19 dosis kedua Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) masih di bawah 50 persen. Kondisi ini mendapat perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur pelaksanaan vaksinasi di Sulteng yang baru menyasar sekitar 48 persen. Untuk itu, Presiden memerintahkan seluruh jajaran Pemprov Sulteng dengan dukungan TNI-Polri, mempercepat vaksinasi dosis kedua.

Baca Juga:

Kenali Penerima Vaksin COVID-19 yang Kena Stempel 'Drop Out'

"Dosis pertama 86 persen, dosis kedua 48 persen. Jadi tolong yang dosis kedua dikejar betul, agar bisa mendekati angka yang dosis pertama," kata Jokowi, saat meninjau vaksinasi COVID-19 di 17 provinsi melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/2).

Jokowi juga berpesan agar Pemprov Sulteng dan TNI-Polri mengutamakan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau dosis penguat (booster) di tempat-tempat dengan interaksi sosial tinggi.

Jokowi
Arsip. Presiden Jokowi meninjau pelaksanaan Vaksinasi COVID-19. (Foto: Sekretariat Presiden))

"Terutama untuk yang tempat-tempat yang interaksi tinggi agar didahulukan, utamanya untuk yang suntikan ketiga, suntikan booster," tegas Kepala Negara.

Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulteng Brigjen Pol. Hery Santoso melaporkan pelaksanaan vaksinasi di Sulteng telah dilaksanakan dengan menyelenggarakan penyuntikan vaksin di tempat-tempat keramaian.

Baca Juga:

Data Vaksinasi COVID-19 Masih Tidak Sinkron

Menurut Wakapolda, vaksinasi COVID-19 di Sulteng juga bekerja sama dengan komunitas masyarakat, seperti organisasi profesi, serta melakukan sistem dari pintu ke pintu yang menyasar kelompok lanjut usia. Vaksinasi digencarkan ke daerah pegunungan untuk menjangkau lebih luas masyarakat.

Hingga 18 Februari 2022, pencapaian vaksinasi di Sulteng sebesar 86,6 persen dari target penerima untuk suntikan dosis pertama, sementara untuk dosis kedua sebesar 48,15 persen, dan dosis penguat baru 1,5 persen

Untuk stok dosis vaksin di Sulteng masih tersedia sebanyak 221.101 dosis. Jumlah itu ditambah vaksin yang akan tiba pada Sabtu (19/2) esok sebanyak 88 ribu vaksin. Jajaran pemerintah dan TNI-Polri menargetkan penyuntikan vaksin dilakukan sebanyak 21.350 dosis setiap harinya. (Knu)

Baca Juga:

Vaksinasi Anak di Indonesia Belum Mencapai Target

Baca Artikel Asli