Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Usut Hoaks Ratna Sarumpaet, Kombes Nico: Polisi Didesak, Kami Lidik

Wisnu Cipto - Rabu, 03 Oktober 2018

MerahPutih.com - Polri menjelaskan alasan akhirnya mengusut dugaan pemberitaan bohong pengeroyokan aktivis Ratna Sarumpaet. Penyelidikan kasus ini ditangani tim gabungan Polda Metro Jaya bersama Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri

"Polisi didesak ungkap, kami lidik (selidiki)," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta dalam jumpa pers di Jakarta Rabu (3/10).

Menurut Nico, Polda Metro Jaya menerima tiga laporan polisi dan Bareskrim Mabes Polri menerima satu laporan polisi terkait informasi bohong pengeroyokan Ratna.

Ratna Sarumpaet yang diduga jadi korban penganiayaan. (Facebook)

Nico menuturkan laporan tersebut meminta polisi menyelidiki penberitaan tanpa fakta dengan jeratan Pasal 28 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Tim gabungan Bareskrim Mabes Polri dan Polda Metro Jaya telah bekerja mencari bukti yuridis guna menyelidiki laporan polisi terkait pemberitaan Ratna Sarumpaet dikeroyok orang tidak dikenal.

Sebelumnya, Ratna mengaku menjadi korban pengeroyokan sejumlah orang tidak dikenal pada 21 September 2018, usai menghadiri pertemuan internasional bersama dua rekannya warga negara asing saat menuju Bandara Husein Sastranegara. Namun aparat kepolisian tidak menemukan fakta, saksi maupun informasi terkait penganiayaan yang dialami Ratna Sarumpaet.

polis
Aparat Kepolisian mendatangi Rumah Sakit khusus Bina Estetika (Bedah Plastik dan Umum), Menteng, Jakarta Pusat. MP/Asropih

Sebaliknya, Ratna diduga berada di Jakarta selama periode itu. Adapun anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu terdeteksi tengah menjalani perawat di Rumah Sakit khusus Bina Estetika (Bedah Plastik dan Umum), Menteng, Jakarta Pusat.

Pagi tadi, aparat kepolisian dari Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya mendatangi Rumah Sakit untuk mengumpulkan bukti-bukti dugaan pemberitaan hoaks.

Hasil deteksi posisi telepon genggam Ratna dan rekaman CCTV. Ratna tercatat masuk rumah sakit pada Jumat 21 September pukul 17.00 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV, dia keluar RS Bina Estetika pada Senin (24/9) pukul 21.28 WIB menggunakan taksi bersama asisten pribadinya. (Pon)

Baca Artikel Asli