MerahPutih.com - Pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) belum mau menerima hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei yang memenangkan duet Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul dalam Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2018.
"Tidak ada yang bisa mengklaim kemenangan dalam Pilkada Jabar berdasarkan hasil quickcount," kata Sudrajat dalam jumpa pers di kantor kemenangan Asyik, Rabu (27/6).
Menurut Sudrajat, proses Pilkada Jabar masih terus berlangsung sampai ada keputusan resmi dari KPU Jawa Barat menempatkan pasangan pemenang. Dia pun menegaskan akan mendukung penuh penuh apapun hasil resmi yang ditetapkan KPU Jawa Barat nantinya. "Masih berlanjut sampai ada hasil final dari KPU," tegas dia.
Sebaliknya, Pasangan Deddy Mizwar dan Deddy Mulyadi sudah legawa menerima apapun hasil pencoblosan hari ini. Bahkan, Deddy sudah mengucapkan selamat kepada pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul atas kemenangannya mereka berdasarkan hasil hitung cepat sementara. "Selamat untuk Ridwan Kamil sebagai gubernur Jawa Barat," tegas dia.
Sementara itu, Ridwan Kamil masih melarang pendukungnya menggelar pawai kemenangan sampai ada keputusan KPU. Namun, dia meyakini hasil hitung cepat yang memenangkan dirinya tidak bakal berubah. "Jika angka (suara masuk hitung cepat) sudah 80 persen sudah masuk, hampir tidak ada perubahan yang berarti. Pasangan Rindu (Ridwan Kamil-Uu) menang," tandas dia.
Diberitakan sebelumnya, berdasarkan hasil hitung cepat LSI Denny JA hingga pukul 14.51 WIB, pasangan Ridwan Kamil-Uu unggul tipis di atas Pasangan Asyik dengan memperoleh 31,56 persen suara.
Sementara itu pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu memperoleh suara 28,24 persen, pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi memperoleh 27,11 persen, dan pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan dengan 13,09 persen suara.
Dalam data hitung cepat LSI Denny JA untuk Pilkada Jawa Barat hingga pukul 14.51 WIB, persentase data yang diterima sebesar 69,33 persen dengan "vote turnout" 64,64 persen dan "margin of error" satu persen. (*)