MerahPutih.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa impresif pada perdagangan Selasa pagi (18/8).
IHSG dibuka menguat 46,94 poin atau 0,73 persen ke posisi 6.448,83. Sementara itu, Indeks LQ45 naik 2,83 poin atau 0,45 persen ke level 635,11.
Baca juga:
IHSG Terbang Tinggi Tembus Level 6.400, Pidato Ekonomi Prabowo Bikin Bursa Efek Bergairah
Proyeksi Penguatan IHSG
Dalam keterangannya, Tim Analis MNC Sekuritas menilai IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan menuju 6.544. dalam perdagangan hari ini
Dalam skenario terbaik, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [iv], sehingga berpeluang menguat,
Tim Analis MNC Sekuritas
Level Support dan Resistance ISHG
Secara teknikal, level support IHSG berada di kisaran 6.201 dan 6.029, sementara level resistance terdekat dipatok pada 6.454 dan 6.599.
Penguatan IHSG juga didukung oleh peningkatan volume pembelian pada perdagangan sebelumnya, dengan indeks ditutup menguat 1,59% ke 6.401.
Pergerakan indeks tercatat masih berada di atas garis Moving Average 20 (MA20), menandakan tren positif jangka pendek.
Baca juga:
IHSG Terbang ke Zona Hijau pada Sesi 1, Efek Pidato Prabowo Sentil Tambang Ilegal?
4 Saham Pilihan Hari Ini
MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang layak dipantau investor:
-
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI)
-
Buy on Weakness: 9.225–9.350
-
Target Price: 9.575, 9.975
-
Stoploss: di bawah 9.150
-
-
PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM)
-
Trading Buy: 2.810–2.960
-
Target Price: 3.140, 3.190
-
Stoploss: di bawah 2.750
-
-
PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS)
-
Buy on Weakness: 1.440–1.465
-
Target Price: 1.555, 1.620
-
Stoploss: di bawah 1.425
-
-
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR)
-
Trading Buy: 850–880
-
Target Price: 935, 975
-
Stoploss: di bawah 835
-
Baca juga:
IHSG Dibuka Melemah Tipis! Sentimen Nota Keuangan RAPBN 2027 Bayangi Pergerakan Saham BEI
Catatan untuk Investor: Waspadai Skenario Terburuk
Meski peluang penguatan terbuka lebar, investor tetap disarankan berhati-hati dengan volatilitas pasar. Dilansir Antara,
kKombinasi strategi buy on weakness dan trading buy bisa menjadi opsi untuk memaksimalkan momentum.
Investor juga tetap diingatkan untuk mewaspadai skenario terburuk apabila IHSG sudah menyelesaikan wave (a) pada pola diagonal, yang bisa memicu koreksi ke 5.890–6.192 untuk membentuk wave (b).